BLITAR - Laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC pada babak 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025-2026 langsung menyedot perhatian luas, tak hanya di Indonesia tetapi juga di Thailand. Kedatangan skuad Maung Bandung ke Negeri Gajah Putih memicu sorotan besar media lokal, terutama karena kehadiran pemain berlabel bintang dunia, Levin Kurzawa, yang menjadi magnet utama perhatian publik sepak bola Thailand.
Sejumlah media Thailand bahkan memviralkan momen kedatangan Persib Bandung. Pelatih Persib, Bojan Hodak, secara terbuka mengakui telah mengantongi kekuatan Ratchaburi FC jelang pertemuan leg pertama yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Februari, di Stadion Ratchaburi. Duel Persib Bandung vs Ratchaburi FC pun disebut sebagai salah satu laga paling menarik di fase gugur AFC Champions League 2.
Kericuhan Persija vs Arema Bayangi Persaingan Papan Atas
Sementara perhatian tertuju ke kompetisi Asia, Liga domestik Indonesia baru saja diwarnai insiden panas. Persija Jakarta harus menelan kekalahan 0-2 dari Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dua gol kemenangan Singo Edan dicetak winger anyar mereka, Gabriel Silva, pada menit ke-82 dan 99.
Kericuhan terjadi usai laga, melibatkan pelatih Persija Mauricio Souza dan Gabriel Silva. Situasi memanas ketika pelatih Arema FC, Marco Santos, berusaha melindungi anak asuhnya. Aksi saling dorong tak terhindarkan hingga wasit Thariq Alkatiri mengeluarkan beberapa kartu kuning. Insiden ini membuat Komdis PSSI diprediksi akan menjatuhkan sanksi berat bagi kedua klub.
Kekalahan tersebut membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 41 poin, tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang kini kokoh di puncak, serta lima poin dari Borneo FC di posisi kedua.
Persib Bandung Kian Percaya Diri
Situasi ini jelas menguntungkan Persib Bandung. Kemenangan 2-0 atas Malut United pada pekan ke-20 BRI Super League menjadi modal berharga jelang laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC. Kepercayaan diri tim asuhan Bojan Hodak pun kian meningkat meski beberapa pemain pilar masih dalam proses pemulihan cedera.
Tambahan amunisi baru seperti Levin Kurzawa, Dion Marx, dan Sergio Castel semakin memperkuat kedalaman skuad. Khusus Kurzawa, eks pemain top Eropa tersebut diprediksi bakal mendapat pengawalan ketat dari Ratchaburi FC karena reputasinya yang sudah mendunia.
Imade Kembali Terdaftar, Febri Haryadi Menikah
Di sisi lain, Persib juga membuat keputusan mengejutkan dengan mendaftarkan kembali I Made Wirawan sebagai pemain. Padahal, kiper senior tersebut sempat menyatakan pensiun dan kini berstatus pelatih penjaga gawang. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi karena Adam Przybek tidak didaftarkan di BRI Super League dan difokuskan untuk AFC Champions League 2.
Imade menegaskan dirinya berharap tidak perlu turun bermain dan percaya Teja Paku Alam serta Fitrah Maulana mampu menjaga konsistensi dan clean sheet hingga akhir musim.
Kabar bahagia datang dari gelandang Persib, Febri Haryadi. Pemain yang akrab disapa Bow itu resmi menikah dengan Marsya Hamra di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pernikahan tersebut turut dihadiri Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, yang menjadi saksi akad nikah.
Media Thailand Akui Kekuatan Persib
Menjelang laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC, media Thailand mulai melontarkan pujian. Media Sakersak menyebut Persib sebagai tim papan atas Indonesia yang sulit dikalahkan. Mereka menilai laga ini akan menjadi ujian besar bagi Ratchaburi FC sekaligus ajang pembuktian kekuatan di level Asia Tenggara.
Bojan Hodak menyebut Ratchaburi FC sebagai tim dengan penguasaan bola kuat, kerap menggunakan formasi 4-4-2 atau 4-3-3. Sejumlah pemain seperti Daniel Ting, Jakapan Kaewprom, dan Denilson Junior menjadi fokus pengamatan tim pelatih Persib.
Tanpa aturan gol tandang, hasil positif di Thailand menjadi target utama agar Persib lebih ringan melangkah di leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari mendatang, dengan dukungan penuh Bobotoh sebagai faktor pembeda. (*)
Editor : Vicky Hernanda