Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persija Jakarta Kalah dari Arema FC di GBK: Mauricio Souza Bongkar Biang Kerok Kekalahan hingga Cekcok Panas dengan Marcos Santos!

Vicky Hernanda • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:40 WIB
Persija Jakarta kalah dari Arema FC 0-2 di GBK! Mauricio Souza ungkap biang kerok kekalahan dan terlibat cekcok panas dengan Marcos Santos. Cek di sini!
Persija Jakarta kalah dari Arema FC 0-2 di GBK! Mauricio Souza ungkap biang kerok kekalahan dan terlibat cekcok panas dengan Marcos Santos. Cek di sini!

BLITAR – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) yang dipadati lebih dari 50.000 suporter setianya justru menjadi saksi bisu kepedihan Macan Kemayoran. Dalam laga krusial pekan ke-20 Super League 2025/2026, Persija Jakarta kalah dari Arema FC dengan skor menyakitkan 0-2. Kekalahan ini tidak hanya memangkas asa Persija merapat ke puncak klasemen, tetapi juga diwarnai insiden keributan panas di pinggir lapangan yang melibatkan kedua pelatih.

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tampak tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah peluit panjang dibunyikan. Meski sempat mendominasi jalannya pertandingan, lini pertahanan Persija terbukti rapuh saat menghadapi serangan kilat Singo Edan. Dua gol kemenangan Arema FC diborong oleh Gabriel Silva di penghujung laga, sebuah "hukuman" bagi tim tuan rumah yang tampil kurang disiplin dalam transisi.

Dalih Mauricio Souza dan Analisis Kegagalan Strategi

Berbicara dalam sesi konferensi pers usai laga, Mauricio Souza secara blak-blakan mengungkapkan faktor utama mengapa Persija Jakarta kalah dari Arema FC. Souza menilai anak asuhnya tampil mengecewakan, terutama pada babak pertama yang dianggapnya jauh dari harapan. Ia sempat melakukan perubahan taktik di babak kedua dengan menukar posisi Maxwell dan Alaedin Ajaray untuk meningkatkan daya gedor.

"Di babak kedua, kami sebenarnya berkembang pesat dan mengontrol penuh jalannya laga. Arema FC hanya mengandalkan bola panjang untuk skema serangan balik," kata Souza. Namun, dominasi tersebut justru menjadi bumerang. Menurutnya, asyiknya menyerang membuat para pemain lupa akan tugas bertahan. "Sayangnya, saat kami asyik menyerang, posisi transisi tidak siap untuk bertahan sehingga mereka bisa mencetak gol lewat serangan balik," tegas pelatih asal Brazil tersebut.

Dampak Klasemen dan Jarak dengan Persib Bandung

Hasil minor ini membuat posisi Persija di papan atas semakin terjepit. Dengan kekalahan ini, Macan Kemayoran kini tertinggal enam poin dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 47 poin. Persaingan memperebutkan gelar juara dipastikan akan semakin terjal bagi Persija jika tidak segera melakukan evaluasi total pada laga-laga berikutnya.

Ketidakmampuan menjaga konsistensi di hadapan puluhan ribu The Jakmania menjadi catatan merah bagi manajemen. Kekalahan di kandang sendiri selalu memberikan tekanan psikologis yang lebih besar, apalagi terjadi di saat tim sedang membutuhkan poin penuh untuk menjaga persaingan di jalur juara.

Insiden Panas: Cekcok Mauricio Souza dan Marcos Santos

Ketegangan tidak hanya terjadi di dalam kotak penalti, tetapi juga menjalar hingga ke pinggir lapangan setelah pertandingan usai. Suasana mencekam terlihat saat Mauricio Souza terlibat adu argumen sengit dengan winger Arema FC, Gabi. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan keduanya saling melempar kata-kata pedas yang memicu emosi.

Situasi semakin memanas ketika pelatih Arema FC, Marcos Santos, turun tangan untuk melindungi pemainnya. Bukannya mereda, adu mulut justru bergeser menjadi perselisihan antar-pelatih. Aksi saling dorong antara Mauricio Souza dan Marcos Santos tak terhindarkan di depan bench pemain. Winger Arema, Gabi, juga tampak masih emosional kepada Souza sebelum akhirnya dilerai.

Wasit Thariq Alkatiri yang memimpin pertandingan langsung bertindak tegas. Ia menghampiri titik keributan dan menghujani beberapa pihak yang terlibat dengan kartu kuning sebagai bentuk peringatan keras. Insiden ini menambah daftar panjang drama pertandingan besar yang selalu menyajikan tensi tinggi hingga detik terakhir.

Kini, Persija Jakarta harus segera melupakan memori buruk di GBK ini. Evaluasi terhadap transisi negatif yang menjadi "biang kerok" utama harus segera dibenahi sebelum mereka kembali melakoni laga berat di pekan depan. Bagi Arema FC, kemenangan ini menjadi suntikan motivasi luar biasa untuk terus menjauh dari papan bawah dan membuktikan bahwa strategi serangan balik mereka masih menjadi salah satu yang paling mematikan di liga. (*)

Editor : Vicky Hernanda
#persija jakarta #mauricio souza #Super League Indonesia #Arema FC #Marcos Santos