BLITAR - Bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026 mendadak memanas, bukan hanya soal perpindahan pemain, tetapi juga aksi kontroversial yang memicu amarah publik Jawa Barat. Mantan bek Persib Bandung, Gustavo Franca, tengah menjadi sorotan tajam setelah videonya yang mencoret tulisan "Bandung" viral di media sosial. Di tengah tensi yang meninggi, manajemen Maung Bandung justru dikabarkan sedang menyiapkan kejutan besar dengan membidik pemain baru berinisial D untuk memperkuat kedalaman skuad di putaran kedua.
Aksi Gustavo Franca yang mencoret identitas Bandung dan menggantinya dengan tulisan "Malut" dinilai banyak pihak sebagai tindakan yang tidak profesional. Meski diklaim hanya bercanda, langkah tersebut dianggap melukai hati warga Jawa Barat karena Bandung bukan sekadar nama klub, melainkan identitas daerah. "Seorang pemain profesional, apalagi yang namanya dibesarkan oleh Persib, tidak pantas melakukan hal seperti itu. Seolah air susu dibalas air tuba," ujar pengamat sepak bola dalam kanal Rio Rio Hasport.
Gejolak di Internal Persib: Dilema Ramon Tanke dan Kedatangan Pemain Baru
Kabar mengenai fokus pada berita Persib tidak berhenti pada kontroversi Gustavo. Di internal tim, masa depan Ramon Tanke kini berada di ujung tanduk. Meskipun Boyan Hodak menyebut sang pemain tengah mengalami cedera, fakta bahwa Ramon telah menghapus biodata "Persib" di akun Instagram pribadinya memicu spekulasi kuat bahwa ia akan segera angkat kaki. Jika Ramon benar-benar hengkang, manajemen diprediksi akan bergerak cepat mendatangkan pengganti yang lebih klinis di lini depan.
Persib Bandung juga dipastikan kehilangan Febri Haryadi yang resmi merapat ke Persis Solo hingga akhir musim. Kehilangan satu winger lokal potensial ini membuat tim pelatih harus memutar otak. Nama-nama seperti Irfan Margono dan pemain diaspora Ragnar Oratmangun mulai mencuat ke permukaan sebagai kandidat kuat pengisi slot yang ditinggalkan Febri. Namun, yang paling membuat Bobotoh penasaran adalah munculnya inisial "D" yang disebut-sebut sebagai calon pemain baru Persib berikutnya.
Teka-teki Pemain Berinisial D dan Strategi Transfer Maung Bandung
Inisial "D" ini memicu perdebatan di kalangan suporter. Apakah pemain tersebut adalah sosok mantan yang kembali pulang, atau justru bintang baru yang selama ini dirahasiakan? Nama-nama seperti Dimas Drajat hingga kembalinya David da Silva ke performa terbaik menjadi bahan spekulasi. Manajemen Persib sendiri dikabarkan baru akan mengumumkan rekrutan anyar ini setelah pertandingan melawan Malut United pada pekan ke-20 mendatang.
Sejauh ini, Persib sudah mengamankan tiga nama, yaitu dua pemain asing Kurzawa dan Sergio Castel, serta satu pemain naturalisasi Dion Mark. Jika melihat pergerakan manajemen, target mendatangkan 4 hingga 5 pemain baru di putaran kedua ini tampaknya bukan sekadar isapan jempol. Hal ini menjadi bukti keseriusan manajemen untuk menjaga peluang juara di tengah persaingan ketat papan atas klasemen.
Dinamika Klub Lain: Arema FC dan Persis Solo Berbenah
Tidak hanya Persib, rival mereka Arema FC juga baru saja memperkenalkan Walison Maya sebagai suksesor Odivan Kurik. Dengan kehadiran bek jangkung tersebut, komposisi 11 pemain asing Singo Edan untuk putaran kedua telah lengkap. Di sisi lain, Persis Solo melakukan perombakan radikal dengan melepas seluruh pemain asing lama mereka di bawah arahan Milomir Seslija demi menghindari zona degradasi.
Dinamika transfer ini menunjukkan betapa krusialnya putaran kedua bagi setiap tim. Namun, bagi para pendukung setia Maung Bandung, fokus utama tetap tertuju pada bagaimana klub menangani provokasi mantan pemain dan siapa sosok misterius berinisial D yang akan segera diperkenalkan di Graha Persib. Menarik untuk dinantikan apakah pemain baru ini mampu memberikan dampak instan bagi performa tim di sisa musim. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly