Laga krusial di leg pertama babak 16 besar ini dipastikan akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional, RCTI. Berdasarkan jadwal siaran langsung Persib yang telah ditetapkan, anak asuh Bojan Hodak akan meladeni perlawanan tuan rumah Ratchaburi FC pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Pertandingan rencananya akan kick-off pada pukul 19.15 WIB, waktu yang sangat prime time bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Pertandingan ini akan digelar di kandang lawan, yakni Stadion Ratchaburi, Namuang, Thailand. Bagi Persib, laga ini bukan sekadar formalitas fase gugur, melainkan misi besar untuk mencuri poin atau minimal gol tandang. Mengetahui jadwal siaran langsung Persib ini sejak dini tentu penting bagi Bobotoh untuk mempersiapkan dukungan moral dari layar kaca, mengingat hasil leg pertama akan sangat menentukan langkah David da Silva dan kawan-kawan menuju babak perempat final.
Tantangan Kebugaran dan Waktu Recovery
Meski datang dengan motivasi tinggi, Persib Bandung dihadapkan pada tantangan non-teknis yang cukup berat, yakni masalah kebugaran fisik. Dalam analisis pra-pertandingan, terungkap fakta bahwa tim tuan rumah memiliki waktu istirahat yang jauh lebih panjang dibandingkan wakil Indonesia tersebut.
Ratchaburi FC tercatat terakhir kali melakoni pertandingan kompetitif pada Minggu, 1 Februari 2026, saat mereka menang dramatis 3-2 atas Muangthong United. Artinya, tim asal Thailand ini memiliki waktu istirahat dan persiapan efektif selama kurang lebih 10 hari sebelum menjamu Persib. Waktu yang sangat cukup untuk memulihkan kondisi fisik pemain dan mematangkan strategi 3-5-2 atau skema high pressing yang mungkin akan mereka terapkan.
Sebaliknya, Persib Bandung memiliki waktu recovery yang sangat mepet. Skuad Maung Bandung baru saja menyelesaikan laga domestik melawan Malut United pada Jumat, 6 Februari 2026. Dengan kemenangan 2-0 di laga tersebut, Persib praktis hanya memiliki waktu kurang dari lima hari untuk pemulihan, itu pun harus dipotong dengan waktu perjalanan udara yang melelahkan dari Indonesia menuju Thailand. Faktor kelelahan ini menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi tim pelatih untuk merotasi pemain agar tetap tampil spartan selama 90 menit.
Modal Pengalaman Menaklukkan Klub Thailand
Walaupun terkendala fisik, Persib Bandung bukan tanpa modal. Kemenangan 2-0 atas Malut United menjadi bukti solidnya pertahanan dan efektifnya lini serang mereka saat ini. Selain itu, Persib memiliki rekam jejak manis saat bermain di Negeri Gajah Putih pada musim ini.
Pada fase grup lalu, Persib pernah bertandang ke markas Bangkok United dan sukses mempermalukan tuan rumah dengan skor 2-0. Pengalaman tersebut menjadi bukti valid bahwa mentalitas Ciro Alves cs tidak ciut meski bermain di bawah tekanan suporter lawan. Atmosfer sepak bola Thailand yang dikenal intimidatif terbukti bisa diatasi oleh kedalaman skuad Persib yang memiliki jam terbang internasional.
Kepercayaan diri ini menjadi senjata utama untuk menutupi celah fisik. Jika mampu bermain disiplin dan memanfaatkan serangan balik cepat lewat sisi sayap—seperti pergerakan eksplosif dari Berguinho atau umpan silang akurat—Persib berpeluang besar mencuri gol tandang.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Curah Hujan Tinggi 8-13 Februari 2026, Wilayah Jawa hingga NTT Berpotensi Cuaca EkstremInside Timnas
Prediksi Skor dan Jalannya Pertandingan
Melihat performa kedua tim yang sedang on fire, pertandingan diprediksi akan berjalan ketat dan sengit. Ratchaburi FC yang menang 3-2 di laga terakhir menunjukkan lini serang mereka tajam, namun juga menyisakan celah di lini belakang yang bisa dieksploitasi.
Banyak pengamat memprediksi laga ini akan berakhir imbang dengan skor 1-1. Hasil seri dengan gol tandang sudah menjadi keuntungan besar bagi Persib untuk menatap leg kedua di Bandung. Namun, jika Persib mampu tampil cerdik dalam transisi bertahan ke menyerang, bukan tidak mungkin kemenangan tipis bisa dibawa pulang ke Jawa Barat.
Bagi Anda yang tidak ingin melewatkan momen bersejarah ini, pastikan mencatat jam tayangnya. Dukungan doa dari Bobotoh sangat diharapkan agar Persib bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung Asia. (*)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar