Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hasil Persib vs Ratchaburi FC ACL2: Debut Pahit Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, Maung Bandung Tumbang di Thailand!

Muhammad Adib Falih Rifly • Kamis, 12 Februari 2026 | 13:55 WIB
Hasil Persib vs Ratchaburi FC ACL2: Maung Bandung kalah telak 3-0. Debut Layvin Kurzawa belum mampu selamatkan Persib dari kekalahan pahit.
Hasil Persib vs Ratchaburi FC ACL2: Maung Bandung kalah telak 3-0. Debut Layvin Kurzawa belum mampu selamatkan Persib dari kekalahan pahit.

BLITAR - Langkah Persib Bandung untuk berbicara lebih jauh di kancah Asia menemui jalan terjal yang amat mendaki. Dalam laga leg pertama babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL2) yang berlangsung tadi malam, skuad asuhan Bojan Hodak harus mengakui keunggulan tuan rumah Ratchaburi FC. Hasil Persib vs Ratchaburi FC ACL2 berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan tim berjuluk The Dragons.

Kekalahan ini terasa kian menyesakkan karena menjadi panggung debut bagi dua penggawa anyar kelas dunia, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel. Meski kehadiran eks bintang PSG, Layvin Kurzawa, sempat memberikan angin segar di menit-menit akhir, performa kolektif Maung Bandung belum mampu membendung dominasi wakil Thailand tersebut. Sejak peluit awal dibunyikan, Persib tampak kesulitan beradaptasi dengan atmosfer pertandingan di Stadion Ratchaburi.

Konsentrasi lini belakang menjadi catatan merah dalam Hasil Persib vs Ratchaburi FC ACL2 kali ini. Baru lima menit laga berjalan, gawang Teja Paku Alam sudah jebol melalui sontekan terukur Pedro Tanasai. Gol cepat ini lahir dari kurang padunya koordinasi pemain bertahan Persib dalam mengantisipasi kerja sama apik antara Tanasai dan Denilson. Tertinggal satu gol, Persib mencoba merespons lewat aksi Tyronne del Pino dan serangan balik cepat, namun rapatnya pertahanan Ratchaburi membuat peluang emas sulit dikonversi menjadi gol.

Baca Juga: ⁠Polisi Ingatkan Masyarakat Bahaya Motor Ditinggal Dipersawahan dengan Kunci Masih Tertinggal

Kontroversi Wasit dan Peluang yang Hilang

Pertandingan tidak hanya menyajikan adu taktik, tetapi juga diwarnai keputusan wasit yang kontroversial. Menjelang akhir babak pertama, Mailson Lima dijatuhkan secara kasar oleh Daniel Ting di dalam kotak penalti. Meski gestur wasit sempat menunjukkan akan meniup peluit pelanggaran, keputusan tersebut secara misterius dianulir, yang memicu protes keras dari para pemain Persib.

Memasuki babak kedua, alih-alih bangkit, gawang Persib justru kembali bobol di menit ke-53 lewat aksi Mutombo. Skor 2-0 membuat Bojan Hodak melakukan perjudian dengan memasukkan tenaga baru, termasuk Sergio Castel dan Adam Alis. Sayangnya, kehadiran mereka belum memberikan dampak instan pada ketajaman lini serang Maung Bandung.

Debut Layvin Kurzawa: Singkat Namun Berkelas

Momen yang paling dinanti Bobotoh terjadi pada menit ke-83 saat Layvin Kurzawa masuk menggantikan Alfeandra Dewangga. Meski hanya bermain sekitar 7 menit, kualitas Kurzawa terlihat jelas. Ia hampir saja mencatatkan assist saat eksekusi tendangan bebasnya meluncur akurat ke arah Sergio Castel. Sayangnya, sundulan Castel masih melambung tipis di atas mistar gawang.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan ASN 2026 dan Rapel Otomatis Ramai Dibahas, Taspen Buka Suara soal PP 8/2024 dan Autentikasi Jelang Maret

Tak berselang lama setelah Kurzawa masuk, Ratchaburi justru mengunci kemenangan menjadi 3-0 kembali melalui Pedro Tanasai. Kekalahan telak ini membuat misi Persib di leg kedua menjadi sangat berat. Maung Bandung wajib menang dengan margin minimal empat gol saat menjamu Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari mendatang.

Dominasi Ratchaburi FC dan Tantangan Leg Kedua

Ratchaburi FC membuktikan bahwa status mereka sebagai runner-up Grup F bukan sekadar keberuntungan. Tim yang diperkuat 11 pemain asing dan pilar Timnas Thailand seperti Tanawat Suengchitthawon ini tampil sangat solid. Tanawat sendiri sebelumnya sudah menebar ancaman dengan menyebut timnya dalam kepercayaan diri tinggi untuk mengalahkan Persib.

Kini, beban berat ada di pundak Bojan Hodak. Meskipun secara matematis peluang masih ada, membalikkan keadaan setelah tertinggal tiga gol bukanlah perkara mudah. Bobotoh diharapkan tetap memberikan dukungan penuh di Bandung nanti, mengingat "bola itu bundar" dan keajaiban seringkali tercipta di rumput GBLA. Persib harus segera membenahi koordinasi lini belakang jika tidak ingin perjalanan mereka di Asia terhenti lebih awal. (*)

Baca Juga: Resmi dari Taspen! Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Cair 1 Maret, Bisa Capai Rp4,9 Juta – Waspada Penipuan dan Batas Akhir 13 Februari

Editor : Muhammad Adib Falih Rifly
#ratchaburi fc #layvin kurzawa #bojan hodak #acl 2 #persib bandung