Dinamika bursa transfer Januari 2026 ini resmi ditutup pada 3 Februari pukul 02.00 WIB dengan menyisakan kejutan besar. Tekanan tenggat waktu yang sempit justru memicu negosiasi alot yang berujung pada kesepakatan bernilai triliunan rupiah. Fenomena ini menandai pergeseran strategi klub modern yang tidak lagi ragu berinvestasi besar di tengah musim kompetisi.
Sorotan utama dalam bursa transfer Januari 2026 kali ini tertuju pada dua raksasa Inggris, Manchester City dan Liverpool, yang menempati urutan teratas dalam daftar pembelian termahal. Berikut adalah rekapitulasi lengkap 10 transfer paling fenomenal yang mengguncang dunia sepak bola awal tahun ini.
Manchester City dan Liverpool Dominasi Puncak
Di posisi pertama, Manchester City kembali menunjukkan kekuatan finansialnya dengan memboyong Antoine Semenyo dari Bournemouth. Winger berusia 26 tahun tersebut ditebus dengan mahar 62,5 juta Poundsterling. Pep Guardiola tampaknya kepincut dengan eksplosivitas Semenyo yang langsung dibuktikan dengan torehan empat gol dan satu assist dari lima laga perdananya. City mengikatnya hingga tahun 2031, menjadikannya pembelian tersukses di jendela transfer kali ini.
Menyusul di posisi kedua, Liverpool membuat langkah mengejutkan dengan mengamankan bek muda berbakat, Jeremy Jacquet, dari Rennes. The Reds sepakat membayar 60 juta Poundsterling (sekitar Rp 1,3 triliun) untuk pemain berusia 20 tahun tersebut. Uniknya, meski transaksi rampung di Januari, Jacquet baru akan mendarat di Anfield pada Juli mendatang. Langkah berani ini sempat menuai kritik dari pengamat sepak bola Christophe Dugarry yang menilai harganya terlalu mahal untuk pemain yang masih dalam tahap perkembangan, namun manajemen Liverpool bergeming demi investasi jangka panjang.
Ambisi Besar Crystal Palace dan Perputaran di London
Kejutan besar lainnya datang dari Crystal Palace yang tampil sangat "boros" demi mendongkrak performa tim. The Eagles memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Brennan Johnson dari Tottenham Hotspur seharga 35 juta Poundsterling. Johnson, yang sebelumnya menjadi pahlawan Spurs di final Liga Eropa 2025, memilih pindah demi menit bermain dan proyeksi baru di Selhurst Park.
Tak berhenti di situ, Palace juga mengamankan penyerang Wolverhampton, Jorgen Strand Larsen, dengan nilai transfer mencapai 48 juta Poundsterling. Striker Norwegia ini ditebus dengan pembayaran di muka yang besar setelah Leeds United mundur dari perburuan. Dua rekrutan mahal ini menempatkan Palace sebagai salah satu klub paling agresif di pasar transfer.
Sementara itu, Tottenham Hotspur bergerak cepat mencari pengganti dengan memulangkan Conor Gallagher ke Premier League. Gelandang energik ini dibeli dari Atletico Madrid seharga 34,6 juta Poundsterling, mengalahkan tawaran Aston Villa.
Eksodus ke Luar Inggris dan Kepulangan Emosional
Dinamika transfer juga terjadi di luar Inggris. Lucas Paqueta mencatatkan rekor transfer di Amerika Selatan setelah West Ham United melepasnya ke Flamengo seharga 36,4 juta Poundsterling. Kepulangan Paqueta ke klub masa kecilnya ini sarat emosi dan diikat kontrak hingga 2030.
Di Spanyol, Atletico Madrid memperkuat lini serang dengan merekrut Ademola Lookman dari Atalanta senilai 30,2 juta Poundsterling. Performa konsisten Lookman di Serie A dengan 55 gol meyakinkan Diego Simeone untuk membawanya ke Wanda Metropolitano.
Investasi Masa Depan dan Liga Arab
Daftar transfer termahal juga diwarnai oleh kepindahan talenta muda Oscar Bobb dari Manchester City ke Fulham seharga 27 juta Poundsterling. Bobb mencari menit bermain reguler dan menandatangani kontrak hingga 2031.
Kejutan juga datang dari Liga Arab Saudi. Al-Hilal berhasil membajak pemain muda potensial Muhammed Kader Maite dari Rennes dengan nilai 26 juta Poundsterling. Transfer ini membuktikan bahwa daya tarik Liga Saudi kini tidak hanya menyasar pemain veteran, tetapi juga wonderkid Eropa.
Daftar ini ditutup oleh West Ham United yang merekrut Taty Castellanos dari Lazio seharga 25,2 juta Poundsterling sebagai pengganti Niclas Fullkrug yang dipinjamkan ke AC Milan. Dengan deretan transaksi jumbo ini, Januari 2026 resmi menjadi salah satu periode transfer paling sibuk dan mahal dalam sejarah sepak bola modern. (*)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar