Sorotan utama tertuju pada Manchester United yang tengah menyusun rencana besar untuk meremajakan lini tengah mereka. Setan Merah dikabarkan serius membidik Ruben Neves, gelandang Al-Hilal yang pernah bersinar bersama Wolverhampton Wanderers. Setelah dua musim merumput di Liga Arab Saudi, pemain berusia 29 tahun itu disebut-sebut tertarik untuk kembali ke atmosfer kompetitif Premier League.
Situasi kontrak Neves di Al-Hilal yang akan berakhir pada musim panas 2026 menjadi celah yang dimanfaatkan oleh manajemen MU. Klub Arab Saudi tersebut dikabarkan siap melepas sang gelandang dengan banderol "miring" sekitar 20 juta Poundsterling pada Januari nanti, daripada harus kehilangan aset berharganya secara gratis enam bulan kemudian.
Bagi Manchester United, kedatangan Neves dinilai krusial. Pasalnya, masa depan Casemiro di Old Trafford semakin tidak menentu seiring rumor kepindahannya ke Major League Soccer (MLS). Selain itu, performa Manuel Ugarte yang belum konsisten dan spekulasi hengkangnya Kobbie Maino membuat kebutuhan akan gelandang berpengalaman seperti Neves semakin mendesak. Neves dianggap memiliki visi bermain matang dan kemampuan tendangan jarak jauh yang bisa memberikan dampak instan bagi skuad asuhan Ruben Amorim.
MU Juga Bidik Antoine Semenyo
Tak hanya lini tengah, Setan Merah juga bernafsu memperkuat daya gedor. Radar transfer mereka mengarah kuat pada Antoine Semenyo, penyerang sayap Bournemouth yang tampil impresif sepanjang musim. Bournemouth sendiri telah memagari bintang Timnas Ghana tersebut dengan klausul rilis sebesar 65 juta Poundsterling.
Ketertarikan MU bukan tanpa alasan. Pelatih Ruben Amorim diketahui sudah lama memantau perkembangan Semenyo, bahkan sempat bertemu secara personal di London. Fleksibilitas Semenyo yang bisa bermain di kedua sayap, bahkan sebagai wingback menyerang, dinilai sangat cocok dengan filosofi taktik Amorim. Meski harus bersaing dengan Manchester City, Tottenham, dan Liverpool, MU optimis bisa memenangkan perburuan ini.
Barcelona Krisis Bek, Incar Pau Torres
Beralih ke Spanyol, Barcelona tengah dipusingkan dengan krisis di lini pertahanan. Mengandalkan Pau Cubarsi, Ronald Araujo, Eric Garcia, dan Andreas Christensen ternyata belum cukup membuat lini belakang Blaugrana aman. Hingga paruh musim, Barca tercatat kebobolan 20 gol di La Liga, jumlah terbanyak di antara tim penghuni enam besar.
Untuk menambal lubang ini, Barcelona membidik Pau Torres dari Aston Villa. Bek berusia 28 tahun itu dinilai sebagai profil bek modern yang ideal: cerdas membaca permainan, kuat dalam duel udara, dan piawai membangun serangan dari bawah. Meski Torres masih terikat kontrak hingga 2028 dan menjadi pilar penting di bawah asuhan Unai Emery, godaan untuk kembali ke La Liga dan membela klub sebesar Barcelona diyakini bisa menggoyahkan pendiriannya.
AC Milan Pulangkan Thiago Silva?
Kejutan lain datang dari Italia. AC Milan dikabarkan mempertimbangkan opsi sensasional untuk memulangkan bek veteran Thiago Silva. Di bawah arahan Massimiliano Allegri, Rossoneri membutuhkan sosok pemimpin di lini belakang setelah performa pemain seperti Koni De Winter dinilai kurang meyakinkan.
Meski sudah berusia 41 tahun, Thiago Silva yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya habis di Fluminense, dianggap masih memiliki kualitas teknis mumpuni. Allegri percaya kehadiran bek asal Brasil itu bisa menjadi solusi jangka pendek yang efektif. Motivasi Silva untuk tetap bermain di level tertinggi demi menjaga asa tampil di Piala Dunia mendatang bersama Timnas Brasil menjadi faktor pendorong kuat terealisasinya transfer emosional ini.
Dinamika bursa transfer Januari 2026 ini membuktikan bahwa klub-klub Eropa tidak main-main dalam mempersiapkan paruh kedua musim. Keputusan strategis yang diambil pada bulan Januari ini bisa menjadi penentu prestasi mereka di akhir kompetisi nanti. (*)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar