Salah satu kabar paling membanggakan bagi publik Tanah Air adalah resminya Maarten Paes berseragam Ajax Amsterdam. Kiper naturalisasi Timnas Indonesia yang memiliki darah Kediri ini diperkenalkan secara istimewa di Johan Cruijff ArenA. Dalam sesi perkenalannya, Paes tampil beda dengan kepala plontos sembari membentangkan bendera Merah Putih, simbol kebanggaannya sebagai WNI.
Ajax Amsterdam menebus Paes dari FC Dallas dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi 3,5 tahun. Direktur Sepak Bola Ajax, Marijn Beuker, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memantau Paes sejak lama, terutama saat sang kiper tampil gemilang bersama Skuad Garuda di tahun 2024.
"Kami telah memantau Paes selama beberapa musim. Fokus kami adalah pada penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan. Paes lebih dari memenuhi kriteria ini," ujar Beuker dalam rilis resmi klub.
Kualitas refleks Paes yang dijuluki "laba-laba" karena jangkauan tangannya yang luas menjadi alasan utama Ajax merekrutnya. Ia diproyeksikan untuk bersaing, bahkan menggeser posisi kiper utama, mengingat masa peminjaman kiper Ajax lainnya akan segera berakhir pada musim panas mendatang.
Drama Karim Benzema dan Amarah Ronaldo
Di belahan dunia lain, drama transfer yang tak kalah panas terjadi di Liga Arab Saudi. Karim Benzema akhirnya resmi meninggalkan Al-Ittihad dan menyeberang ke rival berat, Al-Hilal, tepat di penghujung Deadline Day bursa transfer Januari. Kepindahan ini dipicu oleh konflik internal antara Benzema dan manajemen Al-Ittihad terkait kontrak baru yang dinilai "tidak masuk akal" dan merugikan sang pemain.
Benzema sempat mogok main karena merasa diperlakukan tidak adil, di mana hak citranya dikuasai penuh oleh klub. Kini, ia akan bahu-membahu bersama bintang Al-Hilal lainnya seperti Ruben Neves, Darwin Nunez, dan Yassine Bounou.
Namun, kepindahan Benzema ternyata memicu efek domino. Megabintang Cristiano Ronaldo dikabarkan meradang. Penyerang Al-Nassr ini kecewa berat dengan Public Investment Fund (PIF) yang dinilai menganakemskan Al-Hilal dengan memberikan gelontoran dana dan pemain bintang, termasuk Benzema. Sebaliknya, Al-Nassr hanya bisa mendatangkan satu pemain, Haider Abdul Karim. Ketimpangan perlakuan ini memicu rumor bahwa Ronaldo mempertimbangkan untuk hengkang dari Al-Nassr pada musim panas nanti, meski kontraknya masih berjalan.
Disasi ke West Ham, Liverpool Rekrut Bek Muda
Kembali ke Eropa, Axel Disasi menjadi kejutan lain. Bek Chelsea yang sebelumnya santer dikabarkan merapat ke AC Milan, justru berbelok ke West Ham United dengan status pinjaman hingga akhir musim. AC Milan membatalkan kesepakatan di detik akhir karena memilih fokus memburu striker, meski akhirnya gagal mendapatkan penyerang baru.
Sementara itu, Liverpool menjadi klub yang paling aktif dalam perburuan talenta muda. The Reds sukses mengamankan tanda tangan Jeremy Jacquet, bek tengah potensial berusia 20 tahun dari Rennes. Jacquet, yang mengidolakan Paul Pogba, menolak tawaran Manchester United demi bergabung dengan skuad asuhan Arne Slot. Gaya mainnya yang agresif dan mirip Virgil van Dijk diharapkan menjadi aset masa depan lini pertahanan Liverpool.
Satu lagi transfer besar yang terjadi adalah kepindahan Ademola Lookman dari Atalanta ke Atletico Madrid. Penyerang Nigeria ini ditebus seharga 40 juta Euro dan diharapkan menjadi mesin gol baru bagi Los Rojiblancos.
Rangkaian peristiwa di Deadline Day bursa transfer Januari ini membuktikan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan hingga detik terakhir. Dari kebanggaan Maarten Paes hingga konflik para megabintang di Arab Saudi, bursa transfer kali ini benar-benar menyita perhatian dunia. (*)
Editor : Saifullah Muhammad Jafar