BLITAR - Gebrakan besar mewarnai lantai bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Sejumlah klub raksasa kasta tertinggi sepak bola Indonesia bergerak agresif untuk memoles kedalaman skuad demi ambisi juara maupun keluar dari zona merah. Update transfer pemain resmi BRI Super League 2025/2026 kali ini mencatatkan perpindahan nama-nama beken, mulai dari bintang Timnas Indonesia hingga pemain asing dengan rekam jejak mentereng di kompetisi internasional.
Persib Bandung menjadi salah satu tim yang paling menyedot perhatian. Tim berjuluk Maung Bandung tersebut resmi memperkenalkan Sergio Castel sebagai ujung tombak baru mereka di putaran kedua. Penyerang kelahiran Spanyol, 22 Februari 1995 ini diplot untuk menambah daya gedor lini depan yang dinilai masih kurang tajam. Dengan postur menjulang 1,88 meter dan pengalaman memperkuat klub Siprus, Apollon Limassol, pemain berusia 30 tahun ini diharapkan menjadi solusi instan bagi skema pelatih Bojan Hodak. Castel didatangkan dengan nilai pasar yang cukup fantastis mencapai Rp7,82 miliar.
Pergerakan tak kalah sensasional datang dari ibu kota. Persija Jakarta resmi mengamankan jasa gelandang kreatif asal Brasil, Jean Mota. Nama Mota bukanlah sosok sembarangan; ia merupakan mantan rekan setim megabintang Lionel Messi saat membela Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Kehadiran pemain berusia 32 tahun ini diharapkan mampu memberikan warna baru di lini tengah Macan Kemayoran yang membutuhkan visi bermain kelas dunia. Tidak hanya Mota, Persija juga memperkuat sektor pertahanan dengan merekrut kiper naturalisasi Cyrus Margono yang sebelumnya sempat dirumorkan bakal merapat ke Persib.
Eksodus Pemain Timnas dan Kejutan Dewa United
Dewa United FC juga tak mau ketinggalan dalam perburuan pemain berkualitas pada update transfer pemain resmi BRI Super League 2025/2026 putaran kedua ini. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut sukses memulangkan gelandang muda berbakat Timnas Indonesia, Ivar Jenner, dari klub Belanda FC Utrecht. Jenner yang baru berusia 22 tahun memilih kembali ke tanah air untuk mendapatkan menit bermain reguler. Langkah strategis Dewa United ini dipertegas dengan perekrutan bek tangguh asal Jamaika, Damion Lowe, yang memiliki nilai pasar setara dengan Jenner di angka Rp5,21 miliar.
Arema FC juga melakukan penyegaran di lini belakang dengan mendatangkan Wilson Maya. Bek tengah berkebangsaan Brasil ini diharapkan mampu menjadi tembok kokoh bagi Singo Edan di sisa musim. Sementara itu, Madura United FC menjatuhkan pilihan pada Emerson Santos, gelandang tengah asal Brasil yang musim lalu berkarier di Liga Vietnam bersama Da Nang FC. Perpindahan ini menunjukkan betapa tingginya daya tarik Liga Indonesia bagi para pemain asing yang sebelumnya berkarier di kawasan Asia Tenggara.
Perpindahan Pemain Antar Klub Lokal
Selain kedatangan wajah-wajah baru dari luar negeri, perpindahan pemain antar klub lokal juga mewarnai dinamika liga. Bhayangkara FC berhasil mengamankan jasa Soyam Muto dengan status pinjaman dari Persis Solo. Pemain sayap lincah asal Jepang ini diharapkan mampu membantu The Guardian memperbaiki posisi di klasemen. Di sisi lain, Persis Solo harus merelakan gelandang bertahan andalan mereka, Zul Fahmi Arifin, yang memutuskan untuk melanjutkan karier di Liga Malaysia setelah kontraknya berakhir di putaran pertama.
Langkah PSM Makassar juga patut diwaspadai. Tim Juku Eja resmi mengontrak striker asal Tajikistan, Sheredin Boboev, untuk mempertajam lini serang mereka. Kehadiran Boboev menambah daftar pemain dari Asia Tengah yang mencoba peruntungan di kompetisi sepak bola Indonesia. Dengan ditutupnya jendela transfer ini, peta persaingan di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 diprediksi akan semakin sengit dan penuh kejutan. Seluruh penggemar sepak bola kini menantikan bagaimana dampak instan dari para pemain baru ini terhadap performa tim masing-masing di lapangan hijau. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly