Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta 2-2, Brace Ezekiel Vidal Buyarkan Ambisi Macan Putih di Pekan Terakhir Sore Hari

Divka Vance Yandriana • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:15 WIB
Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta berakhir 2-2. Brace Ezekiel Vidal gagalkan kemenangan Macan Putih di Gresik.
Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta berakhir 2-2. Brace Ezekiel Vidal gagalkan kemenangan Macan Putih di Gresik.

GRESIK - Laga Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta kembali menghadirkan drama sengit. Bertanding pada pekan terakhir dengan jadwal normal sore hari, kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2 dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025-2026.

Sejak awal pertandingan Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta sudah berlangsung terbuka. Persik menurunkan Leo Navacchio di bawah mistar gawang. Lini belakang diisi Kiko, Cañero, Firle, dan Ambray Anusa. Imanuel Garcia tetap menjadi motor lini tengah, mendukung trio John Toral, Ezra Walian, dan Adrian Luna yang diplot sebagai kreator serangan.

Sementara itu, PSIM Yogyakarta mengandalkan Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang utama. Raka Cahyana dan Job Van melakoni peran penting di lini belakang bersama Yusaku Yamadera. Di lini depan, Ezekiel Vidal kembali menjadi tumpuan Laskar Mataram.

Baca Juga: Ujian Petani Cabai di Kota Blitar, 6 Hektar Tanaman Terkena Serangan Hama hingga Terancam Gagal Panen

Toral Buka Keunggulan, Vidal Langsung Membalas

Tempo cepat langsung tersaji. Ezra Walian sempat mengirim umpan berbahaya kepada Jose Enrique, tetapi Cahya Supriadi sigap mengamankan peluang tersebut. Adrian Luna juga nyaris mencetak gol spektakuler lewat tembakan keras yang membentur mistar.

PSIM membalas melalui pergerakan Fareza dan Rahmatso yang beberapa kali merepotkan pertahanan Persik. Namun gol pertama justru lahir dari kombinasi rapi tuan rumah. Imanuel Garcia melihat celah sempit dan mengirim umpan matang kepada John Toral.

Toral yang merupakan lulusan akademi Arsenal itu melepaskan tekukan indah dari ruang terbatas. Bola bersarang mulus ke gawang PSIM dan membawa Persik unggul 1-0.

Baca Juga: Persija Kalahkan Bali United 0-1 di Super League, Gustavo Almeida Jadi Pembeda Lewat Skema 4 vs 4 yang Mematikan

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. PSIM memanfaatkan kelengahan lini belakang Persik dari situasi bola panjang. Ezekiel Vidal lolos dari pengawalan dan dengan tenang menaklukkan Leo Navacchio. Skor kembali imbang 1-1 menutup babak pertama Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta.

Penalti Walian dan Mental Baja PSIM

Memasuki babak kedua, Persik kembali mengambil inisiatif serangan. Situasi krusial terjadi saat John Toral berusaha menguasai bola di kotak penalti dan terlibat kontak dengan Rahmatso. Wasit menunjuk titik putih setelah menilai terjadi pelanggaran.

Ezra Walian yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Cahya Supriadi. Tendangan penalti yang terarah membuat Persik kembali unggul 2-1 dan membakar semangat publik tuan rumah.

Persik sempat berada di atas angin. Beberapa peluang tambahan tercipta, termasuk tembakan jarak jauh dan situasi bola mati yang mengancam gawang PSIM. Namun efektivitas justru menjadi milik tim tamu.

Baca Juga: Hasil FA Cup 2026 Babak 32 Besar Lengkap: Arsenal & Chelsea Menggila, Aston Villa Tersingkir, Top Skor dan Jadwal Terbaru

PSIM terus menekan lewat kombinasi Raka Cahyana dan Valente. Serangan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil. Bola liar hasil blok pertahanan Persik diteruskan dengan umpan matang Raka Cahyana yang disambut sundulan tajam Ezekiel Vidal.

Gol kedua Vidal memastikan skor kembali sama kuat 2-2. Brace tersebut menegaskan ketajaman sang striker sekaligus menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Persik.

Peluang Terbuang di Menit Akhir

Pertandingan Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta semakin panas di 15 menit terakhir. Irfan dan Fareza beberapa kali mendapatkan ruang di kotak penalti, namun penyelesaian akhir belum maksimal.

Di sisi lain, Adrian Luna dan John Toral juga memiliki kesempatan emas. Salah satu peluang bahkan hanya terpaut beberapa milimeter dari gawang PSIM. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tidak berubah.

Hasil imbang ini membuat Persik gagal mendongkrak posisi secara signifikan di klasemen. Mereka masih tertahan di papan tengah dan belum mampu menyalip tim-tim di atasnya seperti Arema FC maupun PSIM sendiri.

Bagi PSIM Yogyakarta, tambahan satu poin cukup menjaga persaingan di zona atas. Konsistensi performa dan efektivitas lini depan menjadi modal penting menghadapi laga-laga berikutnya.

Secara keseluruhan, Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta menyuguhkan pertandingan atraktif dengan empat gol, intensitas tinggi, serta drama hingga menit akhir. Namun bagi Macan Putih, hasil ini terasa seperti dua poin yang melayang di kandang sendiri.

Editor : Divka Vance Yandriana
#persik kediri #psim yogyakarta #Super League 2025 2026