KEDIRI - Daftar skuad Persik Kediri musim 2025/2026 untuk putaran kedua resmi diumumkan. Tim berjuluk Macan Putih itu melakukan sejumlah pembenahan komposisi pemain demi mendongkrak performa di sisa kompetisi.
Dalam daftar skuad Persik Kediri musim 2025/2026 ini, terdapat kombinasi pemain lokal dan asing yang tersebar di semua lini. Berdasarkan data yang beredar, Persik saat ini menempati peringkat 1.851 dunia dan posisi 208 di kawasan Asia.
Komposisi tim menunjukkan keseriusan manajemen membangun kedalaman skuad. Sejumlah nama besar seperti Adrian Luna, John Toral, hingga Ezra Walian menjadi sorotan karena nilai pasar dan pengalaman mereka di level kompetisi tinggi.
Sektor Penjaga Gawang
Di posisi penjaga gawang, Persik memiliki empat nama. Husna Malik (22) dikontrak hingga 30 Juni 2026 dengan nilai pasar Rp2,17 miliar. Kiper asal Brasil, Leona Pasio (33), memiliki nilai pasar Rp1,74 miliar dengan kontrak hingga Mei 2026.
Rizki Abariyama (24) dikontrak sampai 2027 dengan nilai pasar Rp869,89 juta. Sementara Jidan Apreza (19) menjadi opsi muda dengan kontrak hingga 2027.
Kehadiran empat kiper ini menunjukkan Persik ingin menjaga stabilitas di bawah mistar gawang sepanjang putaran kedua musim 2025/2026.
Lini Belakang Bertabur Bek Asing dan Senior
Pada sektor bek tengah, Persik Kediri diperkuat Kiko Pereira (Portugal) dengan nilai pasar Rp3,91 miliar dan kontrak hingga 2028. Hamrahanusa serta Cechu Meneses (Spanyol) masing-masing memiliki nilai pasar Rp3,48 miliar.
Mario Yagalo, Muhammad Virli, hingga Rezaldi Hehanusa menambah kedalaman lini belakang. Nama Henhen Herdiana dan Yoga Adiatama juga melengkapi sektor bek kiri, sementara Nopri Setiawan dan Gapin Kanan menjadi opsi di sisi kanan pertahanan.
Kombinasi pemain asing dan lokal senior membuat lini belakang Persik cukup solid secara pengalaman.
Gelandang Kreatif dan Pengatur Irama
Di lini tengah, Imanuel Garcia menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi kedua di tim, yakni Rp5,21 miliar. Ia akan ditemani Bayu Otto dan Syahrian Abimanyu yang sama-sama berpengalaman di kompetisi nasional.
Telmo Castinheira dari Portugal serta Adi Eko Utomo menjadi pelapis berpengalaman. Sementara Rifky Ray yang masih berusia 21 tahun menjadi aset muda di sektor gelandang.
Kehadiran banyak gelandang tengah memberi fleksibilitas taktik bagi pelatih dalam mengatur ritme permainan.
Adrian Luna dan John Toral Jadi Magnet Serangan
Untuk posisi gelandang serang, Adrian Luna menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Persik Kediri musim 2025/2026. Pemain asal Uruguay itu memiliki nilai pasar mencapai Rp10,43 miliar.
John Toral (Spanyol) menyusul dengan nilai pasar Rp8,69 miliar. Duet keduanya diharapkan menjadi sumber kreativitas utama Macan Putih pada putaran kedua.
Di sektor sayap kiri, Ezra Walian menjadi andalan dengan nilai pasar Rp6,08 miliar dan kontrak panjang hingga 2029. Ia akan bersaing dengan Rendy Sanjaya, Bigi Priatama, dan Paris Aditama.
Sementara di sisi kanan, Ernesto Gomez (Spanyol), Iram, dan Muhammad Supriadi menjadi pilihan utama untuk membongkar pertahanan lawan.
Lini Depan Tajam
Untuk posisi striker, Persik Kediri memiliki tiga opsi utama. Jose Enrique (Spanyol) dengan nilai pasar Rp4,35 miliar menjadi tumpuan. Rodrigo Dias (Brasil) bernilai Rp3,48 miliar, sedangkan Yonatan atau Yopi menjadi opsi lokal dengan nilai pasar Rp1,30 miliar.
Kombinasi penyerang asing dan lokal diharapkan mampu meningkatkan produktivitas gol Persik pada putaran kedua.
Secara keseluruhan, daftar skuad Persik Kediri musim 2025/2026 menunjukkan ambisi besar untuk bersaing lebih kompetitif. Kedalaman pemain di setiap lini memberi banyak opsi rotasi.
Kini publik Kediri menanti apakah komposisi bertabur nama besar ini mampu membawa Macan Putih menembus papan atas dan memperbaiki posisi di klasemen pada paruh kedua musim.
Editor : Divka Vance Yandriana