Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persik Kediri Terancam Jadi Tim Musafir! Laga Kontra PSIM Batal di Brawijaya, Standar PSSI Jadi Hambatan Musim Depan

Divka Vance Yandriana • Selasa, 17 Februari 2026 | 19:15 WIB

Persik Kediri kembali ke Stadion Brawijaya saat lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, polisi beri lampu hijau.
Persik Kediri kembali ke Stadion Brawijaya saat lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, polisi beri lampu hijau.

KEDIRI - Persik Kediri dipastikan tidak akan menggelar laga kandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Brawijaya pada pekan ke-21. Keputusan ini diambil setelah pihak kepolisian tidak memberikan izin keamanan untuk pertandingan tersebut.

Situasi ini membuat Persik Kediri kembali harus menjadi “tim musafir” dalam laga kandangnya. Pertandingan home ketiga Macan Putih musim ini kemungkinan besar kembali digelar di luar Kota Kediri, meski masih berada di wilayah Jawa Timur.

Penolakan izin tersebut bukan tanpa alasan. Aparat keamanan mempertimbangkan histori pertemuan kedua tim saat masih berlaga di Liga 2 beberapa tahun lalu yang berakhir ricuh.

Baca Juga: Persija Jakarta Tertinggal dari Persib Bandung di Super League 2026, Mauricio Souza Kirim Pesan Menohok Usai Kalah dari Arema FC

Faktor Kericuhan Masa Lalu

Pertemuan Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta di masa lalu sempat memicu kericuhan besar hingga larut malam. Akses lalu lintas di sekitar Stadion Brawijaya lumpuh total akibat suporter yang berkerumun di jalan raya.

Saat itu, suporter PSIM sempat tertahan di area sekitar kolam renang Tayasa yang berada di utara stadion. Insiden tersebut menjadi catatan serius bagi kepolisian.

Selain PSIM, laga Persik melawan Arema Malang juga disebut sebagai pertandingan berisiko tinggi. Meski suporter tim tamu dilarang hadir, sejumlah oknum kerap masuk ke Kota Kediri dan memicu gesekan di beberapa titik.

Baca Juga: Profil 11 Pemain Asing Persib Bandung Usai Datangkan Tom Haye, Federico Barba, dan Patrick Mortensen

Karena alasan tersebut, izin penggunaan Stadion Brawijaya untuk laga kontra PSIM kali ini tidak diterbitkan.

Opsi Stadion Alternatif

Ketua panitia pelaksana, Widodo, saat ini tengah mencari alternatif venue. Salah satu stadion yang ditinjau adalah Stadion Surajaya Lamongan.

Jika keputusan final diambil, maka laga Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta hampir pasti digelar di luar Kediri. Artinya, dukungan penuh dari Persikmania kembali tidak bisa maksimal dirasakan langsung di kandang sendiri.

Kondisi ini tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Persik Kediri yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen.

Baca Juga: Hasil FA Cup 2026 Babak 32 Besar Lengkap: Arsenal Menggila, Liverpool Lolos, Manchester City Melaju, Ini Daftar Top Skor Terbaru

Ancaman Lebih Besar Musim Depan

Masalah tidak berhenti di situ. Persik Kediri juga menghadapi ancaman lebih serius untuk musim depan. PSSI dikabarkan menerapkan standar baru bagi klub Liga 1 terkait kelayakan stadion sebagai home base.

Beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi antara lain pencahayaan stadion minimal 1.600 lux dan minimal 5.000 kursi single seat. Selain itu, kualitas rumput, drainase, serta fasilitas ruang ganti juga harus memenuhi standar tertentu.

Stadion Brawijaya dinilai belum memenuhi syarat tersebut. Lampu stadion yang baru diganti dengan LED disebut masih berada di kisaran 1.400 hingga 1.500 lux. Artinya, masih di bawah standar minimal yang ditetapkan.

Dari sisi tempat duduk, Brawijaya juga belum memiliki 5.000 single seat karena sebagian besar tribun masih berupa beton cor.

Renovasi Sulit Terealisasi

Jika harus memenuhi seluruh persyaratan tersebut, renovasi Stadion Brawijaya diperkirakan hampir menyentuh 100 persen struktur stadion. Hal itu tentu memerlukan waktu dan biaya besar.

Di sisi lain, pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati saat ini masih dalam tahap pengerjaan, termasuk pemasangan atap. Target penyelesaian stadion baru tersebut diperkirakan pada 2027.

Dengan waktu yang terbatas, peluang Persik Kediri menggunakan Brawijaya sebagai kandang musim depan terbilang sangat kecil. Jika tidak ada solusi cepat, Macan Putih berpotensi menjadi tim musafir hingga stadion baru selesai dibangun.

Harapan Persikmania

Persikmania tentu berharap ada kepastian segera terkait lokasi laga kandang terdekat, termasuk saat menjamu PSIM dalam waktu dekat. Dukungan suporter dinilai sangat penting untuk menjaga mental dan performa tim.

Namun realitas saat ini menunjukkan bahwa faktor keamanan dan regulasi menjadi pertimbangan utama.

Untuk sementara, Persik Kediri harus bersiap menjalani laga kandang di luar Kota Kediri. Sambil menunggu kejelasan renovasi atau rampungnya Stadion Gelora Daha Jayati, Macan Putih dituntut tetap fokus menjaga performa di tengah situasi yang tidak ideal.

Editor : Divka Vance Yandriana
#stadion brawijaya #persik kediri #psim yogyakarta