Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persib vs Ratchaburi FC Jadi Sorotan AFC, Misi Comeback Dramatis di GBLA Memanas!

Rendra Febrian Permana • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:30 WIB
Persib vs Ratchaburi FC Jadi Sorotan AFC, Misi Comeback Dramatis di GBLA Memanas!
Persib vs Ratchaburi FC Jadi Sorotan AFC, Misi Comeback Dramatis di GBLA Memanas!

BLITAR - Laga panas Persib vs Ratchaburi FC di leg kedua babak 16 besar kompetisi Asia menjadi sorotan serius Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Duel yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ini dinilai sebagai pertandingan hidup dan mati bagi satu-satunya wakil Indonesia.

Persib vs Ratchaburi FC tidak sekadar laga biasa. AFC bahkan secara khusus menyoroti atmosfer GBLA yang diyakini bisa menjadi faktor penentu dalam upaya comeback dramatis Maung Bandung. Kekalahan 0-3 di leg pertama membuat Persib berada di ujung tanduk, namun peluang belum sepenuhnya tertutup.

Dalam ulasannya, AFC menilai Persib masih memiliki potensi membalikkan keadaan. Dukungan penuh Bobotoh disebut sebagai kekuatan non-teknis yang sulit dihitung secara matematis. Ribuan suporter fanatik diprediksi akan menciptakan tekanan luar biasa bagi tim tamu.

Atmosfer GBLA Jadi Senjata Utama

Stadion GBLA dipastikan akan membara. Sorotan dari seluruh Asia tertuju ke Bandung, menanti apakah keajaiban bisa tercipta. AFC bahkan menilai atmosfer stadion ini sebagai salah satu yang paling berpengaruh di kawasan Asia Tenggara.

Dukungan Bobotoh diyakini mampu mengubah jalannya pertandingan. Tidak sedikit laga besar di mana tekanan suporter menjadi pembeda. Persib kini dihadapkan pada misi berat, namun bukan mustahil.

Kembalinya Beckham Putra Nugraha menjadi kabar baik bagi tuan rumah. Winger andalan tersebut dipastikan dalam kondisi prima setelah absen di leg pertama. Kehadirannya menjadi suntikan moral sekaligus tambahan daya gedor di lini serang.

Beckham menegaskan bahwa timnya siap berjuang habis-habisan. Ia bahkan menyebut laga ini sebagai pertarungan hidup mati. Baginya, GBLA harus menjadi “neraka” bagi Ratchaburi FC.

Ratchaburi FC Tetap Waspada

Meski unggul agregat, kubu Ratchaburi FC tidak datang dengan rasa percaya diri berlebihan. Pelatih mereka, Warawut Srimaka, justru menunjukkan kewaspadaan tinggi.

Ia mengakui bahwa bermain di kandang Persib bukan perkara mudah. Atmosfer GBLA bahkan ia bandingkan dengan pertandingan Liga Champions Eropa yang penuh tekanan.

Menurutnya, keunggulan 3-0 bisa menjadi jebakan jika timnya lengah. Karena itu, ia meminta anak asuhnya tetap fokus dan disiplin sepanjang pertandingan.

Sikap respek dari pelatih lawan ini menjadi sinyal bahwa Ratchaburi FC tidak akan bermain santai. Mereka datang dengan misi mengamankan tiket ke babak selanjutnya.

Bojan Hodak Siapkan Line Up Terkuat

Pelatih Persib, Bojan Hodak, memastikan akan menurunkan komposisi terbaiknya. Tidak ada ruang untuk eksperimen dalam laga sepenting ini.

Ia telah mengevaluasi kekalahan di leg pertama dan menyiapkan strategi agresif sejak menit awal. Targetnya jelas: mencetak gol cepat dan menjaga tekanan sepanjang pertandingan.

Di bawah mistar, Teja Paku Alam diprediksi tetap menjadi pilihan utama. Sementara lini belakang akan diperkuat duet bek tangguh Patricio Matricardi dan Federico Barba.

Di sektor tengah, Marc Klok dan Tyronne del Pino diharapkan mampu mengatur tempo permainan. Sedangkan lini depan akan mengandalkan kecepatan Beckham, Ciro Alves, dan David da Silva untuk membongkar pertahanan lawan.

Bojan menegaskan bahwa defisit tiga gol bukan hal mustahil untuk dikejar. Ia ingin timnya bermain tanpa beban, fokus mencetak gol demi gol.

Misi Mustahil yang Masih Terbuka

Target menang dengan selisih empat gol memang terdengar ambisius. Namun dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi.

Persib membutuhkan kombinasi permainan agresif, disiplin bertahan, dan dukungan penuh suporter. Jika semua elemen tersebut berjalan maksimal, comeback dramatis bukan sekadar mimpi.

Kini, harapan publik sepak bola Indonesia bertumpu pada Maung Bandung. GBLA akan menjadi saksi apakah Persib mampu mencetak sejarah atau harus mengakhiri perjalanan di pentas Asia.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#AFC 2 2026 #GBLA Bandung #Beckam Putra #bojan hodak #persib bandung