BLITAR – Perubahan taktik yang berani dilakukan tim pelatih Persija Jakarta dengan menggeser posisi Jordi Amat.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang biasanya mengawal jantung pertahanan ini, kini menemukan "wajah baru" sebagai gelandang bertahan.
Adaptasi tersebut terbukti ampuh membuat permainan Macan Kemayoran tampil lebih dominan, berpengaruh, dan memiliki keseimbangan yang lebih baik antar lini.
Saat melakoni debut peran barunya melawan Bali United, Jordi Amat tampil solid sebagai penghubung ideal antara lini belakang dan depan.
Akurasi operannya yang tinggi serta kemampuan membaca permainan yang tenang menjadi kunci Persija dalam meredam tekanan lawan.
Selain Jordi, kemenangan tipis 1-0 atas Bali United juga menjadi panggung debut manis bagi penyerang muda Mauro Zijlstra serta pembuktian kepemimpinan Maxwell Souza di lapangan.
Guna memperkuat kedalaman skuat di putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta juga dikabarkan tengah mempertimbangkan Alessandro Deiola.
Gelandang berpengalaman asal klub Cagliari ini dinilai sebagai sosok box-to-box yang disiplin dan mampu menjadi solusi konkret atas persoalan transisi tim.
Dengan kombinasi pemain lama yang bertransformasi dan potensi pemain baru, Persija optimistis dapat terus bersaing di jalur juara.(*)