Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kejutan Hasil Proliga 2026: Megawati Hangestri Tak Berkutik, Jakarta Pertamina Enduro Tumbang di Tangan Gresik Petrokimia

Saifullah Muhammad Jafar • Rabu, 18 Februari 2026 | 14:30 WIB

Kejutan Hasil Proliga 2026: Megawati Hangestri cs tumbang 1-3 dari Gresik Petrokimia. Receive buruk jadi biang kerok kekalahan Jakarta
Kejutan Hasil Proliga 2026: Megawati Hangestri cs tumbang 1-3 dari Gresik Petrokimia. Receive buruk jadi biang kerok kekalahan Jakarta
BLITAR – Kejutan besar mewarnai Hasil Proliga 2026 seri Medan. Sang juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE), harus mengakui keunggulan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dalam laga sengit yang digelar di GOR Volley Indoor Sport Center, Minggu (18/1/2026). Meskipun diperkuat bintang Timnas Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, JPE takluk dengan skor 1-3 (17-25, 25-23, 18-25, 20-25).

Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi JPE yang sejatinya diunggulkan dalam Hasil Proliga 2026 pekan ini. Sebaliknya, bagi Gresik Petrokimia, kemenangan ini menjadi bukti soliditas tim asuhan Alessandro Lodi yang mampu meredam agresivitas lawan melalui strategi serve dan block yang disiplin. Penampilan impresif Arneta Putri dan kolega sukses mengeksploitasi kelemahan mendasar JPE, terutama di sektor penerimaan bola pertama (receive).

Set Pertama: Dominasi Gresik Petrokimia dan Rapuhnya Receive JPE

Laga dibuka dengan intensitas tinggi dari Gresik Petrokimia. Mereka langsung tancap gas dengan unggul cepat 2-0 di awal set pertama. Meskipun JPE sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat aksi Yana Sherban dan Wilma Salas, momentum tersebut tak bertahan lama. Masalah receive di kubu JPE menjadi celah fatal yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.

Baca Juga: Hilal Tak Terlihat di Kota Blitar, Pemerintah Resmi Umumkan Awal Ramadan Jatuh Pada Kamis

Servis menekan dari anak-anak Gresik membuat pertahanan JPE kewalahan. Shella Bernadeta dan kawan-kawan terus mendulang poin hingga unggul jauh 11-6. Strategi bertahan yang rapi dipadukan dengan serangan balik cepat membuat spiker asing Gresik, Alexandra Bitenko, leluasa mencetak angka. Masuknya Bella Sabrina sebagai spesialis servis semakin memperlebar jarak hingga 16-8. Meski Megawati sempat memperkecil ketertinggalan, Gresik Petrokimia menutup set pertama dengan kemenangan meyakinkan 25-17.

Set Kedua: Kebangkitan Semu Megawati Hangestri

Memasuki set kedua, Jakarta Pertamina Enduro mencoba bangkit. Permainan mereka terlihat lebih terstruktur dengan Megawati sebagai motor serangan. Jual beli serangan terjadi sangat ketat, mulai dari skor imbang 4-4 hingga 6-6. Servis ace dari Megawati sempat menjadi titik balik yang membangkitkan moral tim, membawa JPE unggul 10-8.

Pertarungan semakin sengit di poin-poin kritis. Blok monster dari Yana Sherban dan eksekusi matang Megawati membawa JPE unggul 23-20. Meski Gresik sempat menempel ketat hingga 24-23, ketenangan Megawati di momen penentuan berhasil mengunci set kedua dengan skor 25-23. Kemenangan ini sempat menyalakan asa bagi pendukung JPE untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga: Arema FC Vs Semen Padang 3-0: Brace Joel Vinicius Bikin Deja Vu, Singo Edan Makin Tajam di Super League 2025/2026

Set Ketiga dan Keempat: Gresik Petrokimia Kunci Kemenangan

Sayangnya, momentum positif JPE runtuh di set ketiga. Gresik Petrokimia kembali tampil agresif dan langsung unggul 3-0. Receive Wilma Salas kembali menjadi sasaran empuk servis lawan, membuat JPE kesulitan membangun serangan. Shella Bernadeta tampil gemilang dengan mencatatkan ace keempatnya, membuat Gresik unggul jauh 8-2 saat technical timeout pertama.

Megawati Hangestri berjuang sendirian sebagai satu-satunya pemain JPE yang mencetak dua digit poin hingga pertengahan set. Namun, dominasi Mediol Yoku dan Alexandra Bitenko tak terbendung. Gresik menutup set ketiga dengan skor telak 25-18.

Di set penentuan, JPE tak mampu keluar dari tekanan. Koordinasi yang buruk dan error yang berulang membuat mereka harus menyerah 20-25. Hasil Proliga 2026 ini mengukuhkan Gresik Petrokimia sebagai tim kuda hitam yang patut diperhitungkan, sementara JPE harus segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama pada sektor pertahanan dan receive bola pertama. (*)

Editor : Saifullah Muhammad Jafar
#Megawati Hangestri #Voli Proliga #Hasil Proliga 2026 #gresik petrokimia pupuk indonesia #jakarta pertamina enduro