Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hansamu Yama Bersinar di Arema FC, Persija Menyesal Lepas Bek Tangguh yang Kini Jadi Jenderal Lini Belakang

Rendra Febrian Permana • Kamis, 19 Februari 2026 | 11:45 WIB
Hansamu Yama Bersinar di Arema FC, Persija Menyesal Lepas Bek Tangguh yang Kini Jadi Jenderal Lini Belakang
Hansamu Yama Bersinar di Arema FC, Persija Menyesal Lepas Bek Tangguh yang Kini Jadi Jenderal Lini Belakang

BLITAR – Nama Hansamu Yama kembali jadi perbincangan hangat di kancah sepak bola nasional. Bek berpengalaman itu menunjukkan kebangkitan luar biasa bersama Arema FC, memunculkan pertanyaan besar: apakah Persija Jakarta kini menyesal telah melepasnya?

Perjalanan Hansamu Yama musim ini bak cerita kebangkitan yang dramatis. Sempat tersisih di Persija Jakarta, kini ia justru menjelma sebagai sosok kunci di lini belakang Arema FC. Performa impresifnya bahkan membuat lini pertahanan Singo Edan tampil kokoh dan sulit ditembus lawan.

Situasi di Persija sebelumnya memang tidak berpihak pada Hansamu. Sejak kehadiran Rizky Ridho, posisinya perlahan tergeser. Apalagi setelah Ridho dipercaya menjadi kapten tim Macan Kemayoran, peluang bermain Hansamu semakin menipis.

Sepanjang putaran pertama bersama Persija, Hansamu hanya tampil dalam empat pertandingan dengan total waktu bermain yang sangat minim. Kondisi tersebut jelas jauh dari ideal bagi pemain dengan pengalaman dan kualitas sekelas dirinya.

Titik Balik di Arema FC

Keputusan hengkang ke Arema FC menjadi titik balik dalam karier Hansamu Yama. Bergabung dengan tim asal Malang itu, ia langsung mendapatkan kepercayaan penuh.

Debutnya pun langsung mencuri perhatian. Hansamu sukses mencetak gol kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara, sebuah sinyal kuat bahwa dirinya belum habis.

Tak hanya kontribusi dalam menyerang melalui bola mati, Hansamu juga menunjukkan kualitas utamanya sebagai bek tengah. Ia tampil tenang, disiplin, dan mampu membaca permainan dengan sangat baik.

Jadi Jenderal Lini Belakang

Peran Hansamu di Arema FC tidak sekadar sebagai pemain bertahan. Ia kini dipercaya sebagai pemimpin di lapangan, bahkan beberapa kali mengenakan ban kapten.

Kepercayaan tersebut dibayar lunas dengan performa solid tim. Arema FC mencatat dua kemenangan beruntun dengan skor identik 2-0, masing-masing atas Persija Jakarta dan Semen Padang FC.

Yang paling mencolok adalah keberhasilan tim mencatat clean sheet dalam dua laga tersebut. Lini belakang Arema tampil disiplin, minim kesalahan, dan sangat terorganisir.

Kehadiran Hansamu membawa perubahan signifikan dalam koordinasi pertahanan. Komunikasi antar pemain belakang menjadi lebih rapi, sehingga celah yang sebelumnya kerap muncul kini berhasil diminimalisir.

Transfer Rasa Jackpot

Bagi Arema FC, mendatangkan Hansamu Yama bisa dibilang sebagai langkah cerdas. Mereka mendapatkan bek matang yang sedang haus pembuktian.

Statusnya sebagai pemain yang sempat tersisih justru menjadi motivasi tambahan. Hansamu tampil dengan determinasi tinggi, seolah ingin membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi andalan di level tertinggi.

Sebaliknya, keputusan Persija melepas Hansamu kini mulai dipertanyakan. Meski saat itu keputusan tersebut dianggap logis, melihat performa terkini sang pemain, wajar jika muncul penyesalan.

Sepak bola memang selalu soal momentum dan kepercayaan. Ketika satu pintu tertutup di Jakarta, kesempatan baru terbuka lebar di Malang.

Kini, Hansamu Yama menjawab semua keraguan dengan cara paling elegan: performa di lapangan. Bukan sekadar janji, melainkan bukti nyata melalui kontribusi besar dan clean sheet beruntun bersama Arema FC.

Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Hansamu akan kembali menjadi salah satu bek terbaik di Liga 1. Dan jika itu terjadi, Persija mungkin hanya bisa melihat dari kejauhan, sambil menyesali keputusan yang pernah mereka ambil.(*)

Editor : Rendra Febrian Permana
#bek timnas indonesia #persija jakarta #hansamu yama #liga 1 indonesia #Arema FC