BLITAR - Memasuki tahun 2026, standar fotografi ponsel bagi masyarakat urban, termasuk di Blitar, semakin meningkat. Kamera dengan resolusi tinggi saja ternyata tidak lagi cukup. Tanpa adanya fitur Optical Image Stabilization (OIS), hasil tangkapan gambar seringkali berakhir blur, goyang, dan tidak tajam, terutama saat digunakan dalam kondisi cahaya minim atau malam hari.
Memahami kebutuhan tersebut, Samsung dan Vivo terus bersaing ketat menghadirkan lini HP Samsung dan Vivo 5G yang dibekali teknologi stabilisasi OIS. Fitur ini menjadi kunci bagi para kreator konten maupun pengguna harian yang menginginkan hasil video stabil tanpa perlu menggunakan gimbal tambahan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai tujuh perangkat terbaik yang layak masuk dalam daftar belanja Anda tahun ini.
Pilihan Terjangkau: Vivo iQOO Z10 dan Seri Galaxy A17
Membuka daftar rekomendasi, Vivo iQOO Z10 5G hadir sebagai kontender kuat di segmen harga Rp 3,6 jutaan. Ponsel ini mengandalkan kamera utama 50 MP yang sudah dilengkapi PDAF dan OIS. Keunggulannya terletak pada integrasi kecerdasan buatan melalui Funtouch OS 15, seperti fitur AI Erase untuk menghapus objek pengganggu dan AI Photo Enhance guna mempertajam warna foto yang pudar.
Tak mau kalah, Samsung menghadirkan Galaxy A17 5G dengan harga mulai Rp 3,7 jutaan. Meski berada di kelas entry-to-mid, Samsung tidak pelit fitur. Kamera utamanya 50 MP OIS mampu berpindah fokus dengan mulus antara bidikan landscape dan close-up. Ini menjadikannya pilihan ideal bagi warga Blitar yang hobi memotret pemandangan alam maupun suasana kota tanpa takut kehilangan detail.
Dominasi Samsung di Kelas Menengah: Galaxy A26 dan A36
Bergeser ke seri di atasnya, Samsung Galaxy A26 5G menawarkan konfigurasi tiga kamera belakang dengan kemampuan rekam video hingga resolusi 4K pada 30 fps. Dengan harga yang hampir serupa dengan seri A17, yakni di kisaran Rp 3,7 jutaan, A26 memberikan keunggulan pada rentang dinamis (dynamic range) yang lebih luas dan karakter warna yang mendekati natural.
Sementara itu, Samsung Galaxy A36 5G yang dibanderol Rp 4,7 jutaan, membawa peningkatan signifikan. Fitur penstabil video EIS kini aktif di semua lensa dan semua pengaturan resolusi. Kemampuan low light-nya pun patut diacungi jempol karena mampu menekan noise secara efektif, membuat sesi foto malam hari tetap jernih dan berkelas.
Kolaborasi ZEISS: Vivo V40 dan V50 yang Superior
Bagi Anda yang mencari kualitas optik kelas dunia, Vivo V40 5G dan V50 5G adalah jawabannya. Berkolaborasi dengan produsen lensa asal Jerman, ZEISS, kedua ponsel ini menawarkan pengalaman fotografi profesional. Vivo V40 5G (Rp 5,3 jutaan) dilengkapi dengan Ring LED Flash untuk pencahayaan yang merata, sedangkan Vivo V50 5G (Rp 5,4 jutaan) mengusung ZEISS All Main Camera.
Vivo V50 5G sangat cocok bagi para vlogger karena kamera depannya yang beresolusi 50 MP didukung fitur AI Facial Contouring dan sudut pandang lebar. Fitur Aura Light Portrait pada seri ini memastikan wajah tetap cerah dan tajam bahkan di bawah cuaca mendung atau pencahayaan kafe yang remang-remang.
Flagship Mid-Range: Samsung Galaxy A56 5G
Menutup daftar ini, Samsung Galaxy A56 5G hadir sebagai kasta tertinggi di lini seri A dengan harga Rp 5,9 jutaan. Meskipun tanpa lensa telefoto khusus, kemampuan zoom 2x pada kamera 50 MP OIS miliknya tetap menghasilkan gambar yang sangat detail. Fitur Night Mode pada perangkat ini bekerja secara otomatis, memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mendapatkan foto terang di kondisi gelap tanpa pengaturan manual yang rumit.
Dengan berbagai pilihan HP Samsung dan Vivo 5G yang telah dilengkapi OIS ini, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi untuk menunjang produktivitas digital mereka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk sebuah ponsel flagship. (*)
Editor : Muhammad Adib Falih Rifly