Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

First Drive BYD ETO One di GIIAS 2025: Mobil Listrik Rp195 Juta Ini Lincah Banget Buat Perang di Kota!

Edo Trianto • Jumat, 20 Februari 2026 | 19:05 WIB

First Drive BYD ETO One di GIIAS 2025: Mobil Listrik Rp195 Juta Ini Lincah Banget Buat Perang di Kota!
First Drive BYD ETO One di GIIAS 2025: Mobil Listrik Rp195 Juta Ini Lincah Banget Buat Perang di Kota!


BLITAR KAWENTAR - First drive BYD ETO One di GIIAS 2025 langsung menjawab rasa penasaran publik. Mobil listrik mungil yang disebut-sebut sudah mengantongi ribuan SPK ini jadi salah satu model paling fenomenal di pameran otomotif tahunan tersebut.

First drive BYD ETO One ini tidak lagi membahas sekadar tampilan luar dan dalam. Fokusnya adalah rasa berkendara. Apakah mobil listrik harga Rp195 juta sampai Rp235 juta ini benar-benar layak jadi EV pertama anak muda dan komuter perkotaan?

First drive BYD ETO One menunjukkan bahwa mobil ini memang dirancang untuk mobilitas dalam kota. Dimensinya kompak, panjangnya sekitar 3,9 meter, sehingga masuk kategori city car EV. Ukuran di bawah 4 meter ini membuatnya ideal untuk parkir sempit, putar balik di gang kecil, hingga bermanuver di jalanan padat.

Baca Juga: Tips Merawat Motor Listrik: Cara Cek Baterai, Pencucian Aman, dan Pengecasan Efektif

Desain Sporty Sentuhan Desainer Italia

Secara tampilan, BYD ETO One punya aura sporty yang cukup kuat. Dari sudut tertentu, siluet depannya bahkan mengingatkan pada mobil asal Italia. Hal ini bukan kebetulan, karena perancangnya memang sosok yang pernah terlibat dalam desain mobil sport Eropa.

Sebagai produk dari BYD, ETO One membawa bahasa desain modern tanpa grille besar khas mobil bensin. Lampu depan ramping, garis tegas, serta proporsi kompak membuatnya terlihat pas untuk segmen anak muda dan mahasiswa.

Posisi Duduk dan Visibilitas

Masuk ke kabin, impresi pertama cukup positif. Setir sudah tilt dan telescopic, memudahkan pengemudi mendapatkan posisi ideal. Untuk varian tertinggi, joknya juga sudah elektrik.

Menariknya, meski ini mobil listrik dengan baterai di lantai, posisi duduknya tetap natural. Tidak terasa terlalu tinggi seperti beberapa EV lain. Visibilitas juga baik berkat kaca depan yang lebar dan pilar A yang tidak terlalu besar.

Baterai dalam kondisi 86 persen menampilkan estimasi jarak tempuh 308 km. Untuk varian tertinggi, jarak maksimal diklaim mencapai 380 km.

Baca Juga: Motor Listrik: 5 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Berkendara di Jalan Raya

Manuver Lincah, Cocok untuk Kota

Saat diajak berputar balik di area sempit, BYD ETO One terasa sangat lincah. Radius putarnya kecil, setirnya ringan, dan karakter mobil benar-benar terasa sebagai city car.

Suspensinya cenderung agak kaku. Ketika melewati jalan bergelombang, bantingannya terasa rigid. Namun karakter ini justru memberi efek stabil saat melaju di kecepatan lebih tinggi.

Setir yang sangat ringan membuat mobil ini easy to drive. Feedback memang biasa saja, tetapi untuk target pengguna pemula atau first-time EV buyer, justru ini nilai tambah.

Baca Juga: Review Motor Listrik dengan Fitur Gigi dan Mundur: Cara Pakai Mudah, Tenaga Enteng, Cocok Buat Harian!

Akselerasi 0-50 Km/Jam Jadi Andalan

Secara tenaga, mobil ini menghasilkan 55 kW dengan torsi 135 Nm. Angka tersebut cukup untuk penggunaan harian. BYD bahkan menekankan performa 0–50 km/jam yang bisa ditempuh dalam 4,9 detik.

Fokus pada akselerasi bawah ini masuk akal. Dalam kondisi perkotaan, kecepatan 0–50 km/jam lebih relevan dibanding sprint 0–100 km/jam. Saat pedal ditekan, tarikan awal terasa responsif dan zippy—cukup menyenangkan untuk menyalip di lalu lintas padat.

Karakter ini membuat BYD ETO One terasa pas untuk “perang” di jalanan kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, di mana mobilitas tinggi dan ruang gerak terbatas.

Harga dan Daya Tarik di GIIAS 2025

Di ajang GIIAS 2025, BYD ETO One menjadi pusat perhatian. Booth BYD di Hall 10 menampilkan berbagai lini seperti Dolphin, Seal, hingga Yangwang U9.

Harga BYD ETO One dibanderol mulai sekitar Rp195 juta hingga Rp235 juta untuk varian tertinggi. Dengan banderol tersebut, mobil ini menawarkan kombinasi harga terjangkau, biaya operasional rendah, dan kemudahan berkendara.

Sebagai mobil listrik, running cost-nya jelas lebih hemat dibanding mobil bensin. Konsumsi listriknya efisien dan cocok untuk pemakaian harian jarak dekat hingga menengah.

Baca Juga: Tutorial Motor Listrik Gesits: Ini Cara Pakai yang Benar Biar Aman, Irit Baterai, dan Tak Cepat Rusak

Kesimpulan First Drive

Hasil first drive BYD ETO One menunjukkan bahwa mobil ini memang dirancang sebagai EV pertama yang ramah pengguna. Dimensi kompak, akselerasi bawah responsif, setir ringan, serta harga terjangkau menjadi nilai jual utamanya.

Memang suspensinya terasa agak kaku, namun masih dalam batas wajar untuk city car listrik. Secara keseluruhan, mobil ini sangat cocok untuk mahasiswa, pekerja muda, atau keluarga kecil yang membutuhkan kendaraan harian praktis dan hemat.

Jika melihat antusiasme di GIIAS 2025 dan kabar ribuan SPK yang sudah masuk, bukan tidak mungkin BYD ETO One akan segera memenuhi jalanan kota besar di Indonesia.

Editor : Edo Trianto
#city car listrik #GIIAS 2025 #first drive #mobil listrik #BYD ETO One