Blitar – Laga Madura United vs Arema FC pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 diprediksi berlangsung sengit saat digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Duel Madura United vs Arema FC ini mempertemukan dua tim dengan kondisi berbeda, di mana Arema FC datang dengan kepercayaan diri tinggi sementara tuan rumah berjuang keluar dari papan bawah klasemen.
Pertandingan Madura United vs Arema FC menjadi penting bagi kedua tim. Arema FC membawa catatan tandang impresif ke markas Madura United, sedangkan tuan rumah membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Arema FC datang dengan modal positif setelah mencatat hasil baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Sementara Madura United sedang berusaha mengakhiri tren negatif setelah melalui sejumlah laga tanpa kemenangan.
Rekor Tandang Arema FC Jadi Modal Berharga
Arema FC memiliki catatan cukup baik setiap kali bermain di kandang Madura United. Dalam empat lawatan terakhir ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan, tim berjuluk Singo Edan tidak pernah menelan kekalahan.
Bahkan pada pertemuan musim lalu, Arema FC mampu meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-2 di kandang Madura United. Statistik tersebut menunjukkan dominasi Arema FC saat bermain di Pamekasan.
Dari empat pertandingan kandang melawan Arema FC, Madura United hanya mampu mengumpulkan dua poin dari dua hasil imbang. Sementara dua pertandingan lainnya dimenangkan oleh tim tamu.
Meski memiliki catatan positif, pelatih Arema FC Marco Santos menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena oleh statistik masa lalu. Menurutnya, setiap musim memiliki tantangan yang berbeda.
Ia menegaskan bahwa para pemain harus tetap menghormati kekuatan Madura United dan tampil waspada sepanjang pertandingan.
Selain itu, dukungan suporter tuan rumah di Stadion Gelora Ratu Pamelingan juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh Arema FC.
Madura United Berusaha Bangkit
Di sisi lain, Madura United menghadapi tekanan besar menjelang pertandingan ini. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab masih tertahan di papan bawah klasemen sementara dengan koleksi 19 poin.
Madura United juga tengah mengalami tren kurang baik setelah menjalani enam pertandingan tanpa kemenangan. Kondisi tersebut membuat posisi mereka semakin dekat dengan zona degradasi.
Pelatih Madura United Carlos Pareira mengakui bahwa timnya sebenarnya mengalami perkembangan dalam permainan, terutama sejak memasuki putaran kedua kompetisi.
Namun, ia menilai masih ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki, terutama terkait ketenangan pemain dalam momen-momen penting pertandingan.
Menurutnya, detail kecil yang belum maksimal sering membuat Madura United gagal mendapatkan hasil yang diharapkan.
Penyesuaian Latihan Selama Ramadan
Selain membenahi performa di lapangan, Madura United juga melakukan penyesuaian program latihan selama bulan Ramadan. Intensitas latihan serta pola pemulihan fisik pemain diatur agar kondisi tetap optimal.
Tim pelatih memastikan kebugaran pemain tetap terjaga melalui pengaturan nutrisi serta proses pemulihan yang lebih terencana.
Secara mental, para pemain Madura United disebut tetap fokus dan memiliki motivasi tinggi untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Pertandingan Madura United vs Arema FC diperkirakan berlangsung menarik karena kedua tim memiliki misi berbeda. Arema FC ingin mempertahankan tren positif, sementara Madura United mengincar momentum kebangkitan di hadapan pendukungnya sendiri.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk menjaga harga diri serta memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League musim 2025/2026.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh