BLITAR – Dalam dunia sepak bola, sejarah besar bukan jaminan sebuah klub akan selalu berada di puncak.
Lima raksasa Eropa yang dulunya menjadi primadona dan penantang gelar juara, kini harus merasakan pahitnya berkompetisi di kasta kedua.
Baca Juga: Berangkat dari Stasiun Blitar, KA Kahuripan Tujuan Bandung Ini Paling Diminati Pemudik
Namun, musim 2025/2026 menjadi secercah harapan bagi mereka untuk "pulang" ke habitat asli.
Schalke 04 di Jerman menjadi contoh nyata kebangkitan. Klub pendiri Bundesliga yang memiliki 7 gelar juara ini kini kokoh di puncak klasemen Bundesliga 2.
Baca Juga: Masuk Blitar, Pengendara Dilarang Keras Gunakan Gawai, Siap-siap Kena Tilang
Mengandalkan pertahanan berlapis di bawah mistar Loris Karius, Schalke hanya kebobolan 10 gol dalam 17 laga, menjadikan mereka kandidat terkuat untuk kembali ke kasta utama.
Dari Spanyol, kisah "Super Depor" Deportivo La Coruna kembali bersemi. Setelah sempat terperosok hingga kasta ketiga, tim yang pernah menumbangkan Real Madrid saat menjuarai La Liga tahun 2000 ini kini bertengger di peringkat 3 Segunda Division.
Baca Juga: Tren Usaha Kafe di Kabupaten Blitar Naik Drastis, Tercatat Sudah Ratusan Kantongi Izin
Sementara itu di Italia, Palermo yang kini menjadi bagian dari City Football Group, menunjukkan progres melesat di peringkat 4 Serie B di bawah tangan dingin spesialis promosi, Filippo Inzaghi.
Tak ketinggalan, Saint-Etienne di Prancis dan Middlesbrough di Inggris juga sedang menempuh jalan terjal menuju promosi.
Baca Juga: Tips Agar Puasa Ramadan Kalian Tetap Ceria dan Tak Mudah Lemas
Saint-Etienne, pemilik 10 trofi Ligue 1, kini membayangi posisi runner-up klasemen. Sedangkan Middlesbrough yang sudah 8 tahun absen dari Premier League, kini mengamankan posisi kedua di Championship.
Musim ini akan menjadi saksi apakah para juara lama ini mampu merebut kembali kemewahan yang pernah hilang.(*)
Editor : Satria Wira Yudha Pratama