BLITAR - Gelaran Proliga 2026 sektor putri kembali menyajikan kejutan! Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (Ponska Plus) berhasil melakukan comeback gemilang dengan menundukkan Jakarta Elektrik PLN 3-0 dalam laga sengit di seri ketujuh yang digelar di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Jumat, 20 Februari 2026 malam. Kemenangan telak ini tidak hanya mengamankan posisi mereka, tetapi juga secara dramatis menggusur Jakarta Pertamina Enduro, yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi, dari puncak klasemen sementara Final Four Proliga 2026.
Duel antara Ponska Plus dan Elektrik PLN berlangsung sangat ketat sejak set pertama. Elektrik PLN sempat unggul tipis 8-7 di technical time out pertama, menunjukkan perlawanan yang gigih. Namun, Ponska Plus dengan sigap membalikkan keadaan dan memimpin 16-14 pada technical time out kedua, sebelum akhirnya menutup set dengan skor 25-19. Konsistensi menjadi kunci utama kemenangan Ponska Plus dalam perebutan posisi teratas menuju Final Four Proliga 2026.
Memasuki set kedua, pola permainan serupa kembali tersaji. Ponska Plus tampil lebih solid dan konsisten dalam melakukan servis serta blok. Mereka berhasil menjaga keunggulan sepanjang set, kembali meraih kemenangan dengan skor 25-19. Kedalaman skuad dan strategi jitu pelatih Alessandro Lodi menjadi faktor penentu dominasi Ponska Plus di laga krusial ini.
Mental Juara Ponska Plus Gagalkan Kebangkitan Elektrik PLN
Di set ketiga, Jakarta Elektrik PLN mencoba bangkit dan melakukan perlawanan sengit. Mereka bahkan sempat memimpin 3-0 di awal set dan unggul 16-15 di technical time out kedua, memberikan harapan bagi para pendukungnya. Namun, mental bertanding yang kokoh dan efektivitas serangan Ponska Plus berbicara di poin-poin krusial.
Tim asuhan Alessandro Lodi menunjukkan kematangan dalam menghadapi tekanan. Mereka berhasil mengatasi kebangkitan Elektrik PLN dan menutup set ketiga dengan skor 25-18, sekaligus memastikan kemenangan straight set 3-0. Kemenangan impresif ini memperlihatkan betapa solidnya Ponska Plus, baik dalam receive bola maupun transisi serangan yang mematikan. Ini menjadi sinyal kuat bagi tim-tim lain yang bersaing di Final Four Proliga 2026.
Megawati Turun Takhta, Persaingan Final Four Kian Memanas
Tambahan tiga poin dari kemenangan ini membuat Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kini mengoleksi 9 kemenangan dengan total 26 poin, dan kembali menduduki puncak klasemen Proliga 2026 putri. Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro yang sebelumnya memimpin, harus rela turun ke posisi kedua dengan 8 kemenangan dan 24 poin. Meski demikian, Enduro masih memiliki peluang besar untuk merebut kembali posisi teratas tergantung hasil laga berikutnya.
Jakarta Elektrik PLN tetap berada di peringkat ketiga dengan 6 kemenangan dan 18 poin. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman. Jakarta Popsivo Polwan (17 poin) dan Jakarta Livin Mandiri (16 poin) terus membayangi ketat dalam perebutan tiket Final Four Proliga 2026 yang tersisa. Persaingan semakin terbuka lebar, menjadikan setiap pertandingan di sisa fase reguler ini sangat krusial.
Klasemen Sementara Proliga 2026 Putri (Per 20 Februari 2026):
-
Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia: 9 kemenangan, 26 poin
-
Jakarta Pertamina Enduro: 8 kemenangan, 24 poin
-
Jakarta Elektrik PLN: 6 kemenangan, 18 poin
-
Jakarta Popsivo Polwan: 6 kemenangan, 17 poin
-
Jakarta Livin Mandiri: 5 kemenangan, 16 poin
-
Bandung BJB Tandamata: 4 kemenangan, 12 poin
-
Medan Falcons: 0 kemenangan, 1 poin
Dengan seri ketujuh yang belum sepenuhnya rampung, momentum kini berada di tangan Ponska Plus. Namun, Jakarta Pertamina Enduro dan tim lainnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan dan mengamankan posisi terbaik di laga-laga penentuan berikutnya menuju Final Four Proliga 2026 yang semakin kompetitif. (*)