Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Buntut Kericuhan ACL 2, Persib Bandung Tutup Sebagian Tribun GBLA: Langkah Antisipasi atau Hukuman Bagi Oknum Suporter?

Saifullah Muhammad Jafar • Senin, 23 Februari 2026 | 13:45 WIB

Cek alasan Persib Bandung tutup sebagian tribun GBLA jelang laga vs Persita! Mulai dari sanksi provokator ACL 2 hingga absennya Thom Haye.
Cek alasan Persib Bandung tutup sebagian tribun GBLA jelang laga vs Persita! Mulai dari sanksi provokator ACL 2 hingga absennya Thom Haye.
BLITAR - Jelang laga lanjutan pekan ke-22 kompetisi domestik menghadapi Persita Tangerang malam ini, manajemen skuad Maung Bandung mengambil keputusan krusial dan mendadak. Buntut insiden kericuhan yang terjadi pasca-laga melawan Ratchaburi FC di ajang AFC Champions League 2 (ACL 2), pihak manajemen resmi mengumumkan kebijakan Persib Bandung tutup sebagian tribun GBLA. Keputusan ini memicu berbagai reaksi dan pertanyaan di kalangan Bobotoh terkait keefektifan dan dampak jangka panjangnya bagi dukungan moral tim kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Kebijakan Persib Bandung tutup sebagian tribun GBLA secara spesifik menyasar pada Tribun Selatan, tepatnya di area pintu masuk (gate) D dan E yang berbatasan langsung dengan area VIP Barat Selatan (VBS). Area tersebut selama ini dikenal sebagai basis perkumpulan kelompok suporter South Side (SS). Kelompok ini mayoritas diisi oleh barisan remaja berusia 17 hingga 25 tahun yang dinilai masih kerap mengadopsi budaya kultur ultras atau hooliganisme ala Eropa secara serampangan.

Insiden invasi lapangan (pitch invasion) dan aksi pengejaran terhadap perangkat pertandingan beberapa waktu lalu dinilai sudah melewati batas toleransi. Manajemen Persib menilai tindakan tersebut telah mencoreng citra positif klub yang susah payah dibangun. Meskipun skuad asuhan Bojan Hodak dipastikan gagal melaju dari babak 16 besar ACL 2, luapan emosi oknum suporter dengan cara merusak dan membuat kerusuhan dinilai sebagai sebuah kemunduran bagi persepakbolaan nasional.

Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem hingga Seminggu Kedepan, Blitar Masuk Daerah Rawan

Evaluasi Menyeluruh dan Penataan Ulang Penonton

Penutupan area spesifik di Tribun Selatan ini bukan berarti tribun tersebut dikosongkan sepenuhnya. Bagi Bobotoh yang telah terlanjur membeli tiket untuk area VBS atau Tribun Selatan, pihak Panitia Pelaksana (Panpel) akan melakukan pengalihan tempat duduk (re-routing). Penonton di VBS akan diarahkan lebih merapat ke area VIP Barat Utara, sementara pemegang tiket Tribun Selatan akan digeser menuju area yang lebih dekat dengan Tribun Timur (area basis kelompok Bomber).

Langkah Persib Bandung tutup sebagian tribun GBLA ini bukan sekadar sanksi sepihak, melainkan hasil rapat evaluasi mendesak manajemen demi menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh elemen pertandingan. Evaluasi tidak hanya menyasar pada penonton, tetapi juga kinerja Panpel dan barisan pengamanan (steward). Manajemen tengah menginvestigasi secara serius bagaimana barang-barang terlarang seperti botol minuman keras dan flare bisa lolos dari pemeriksaan ketat di pintu masuk stadion.

Selain itu, beredar kabar bahwa langkah penutupan ini juga merupakan tindakan preventif manajemen untuk meredam potensi gesekan antar-kelompok suporter. Beredar rumor bahwa ada kelompok lain yang sudah "menandai" oknum perusuh dari South Side, sehingga penutupan area tribun tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya bentrokan lanjutan di dalam stadion pada laga malam ini.

Baca Juga: ⁠Lima Hari Pencarian, Akhirnya Korban Hanyut di Sungai Kademangan Blitar Ditemukan, Begini Kondisinya

Perburuan Provokator dan Fokus Laga Malam Ini

Di tengah upaya sterilisasi stadion, manajemen Persib berkolaborasi dengan pihak berwenang terus melakukan perburuan terhadap oknum provokator kerusuhan. Berbekal dokumentasi masif dari media, influencer, dan kamera pengawas (CCTV), identitas beberapa pelaku utama—termasuk oknum berambut gondrong berbaju biru dan rekannya yang berjaket cokelat—kini telah dikantongi. Pembekuan akun keanggotaan hingga sanksi pidana tengah dipersiapkan bagi para pelaku.

Terlepas dari polemik di luar lapangan, skuad Persib Bandung harus segera memusatkan fokus penuh pada laga krusial menghadapi Persita Tangerang malam ini. Kemenangan menjadi harga mati bagi Pangeran Biru untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen, terlebih mereka masih memiliki simpanan satu laga tunda. Secara rekor pertemuan (head-to-head), Persib memang jauh lebih superior dibandingkan Persita.

Namun, absennya jenderal lapangan tengah, Thom Haye, yang tengah mendapat izin pulang ke Belanda untuk menemani pasangannya melahirkan, menuntut Bojan Hodak untuk segera meracik strategi alternatif. Kemenangan malam ini tidak hanya bernilai tiga poin krusial, tetapi juga menjadi penawar luka bagi Bobotoh sekaligus pembuktian bahwa mentalitas juara Persib tidak mudah runtuh oleh kegagalan di kancah Asia maupun polemik eksternal.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Persib Bandung Tutup Sebagian Tribun GBLA #thom haye #Persib vs Persita #bojan hodak #Kericuhan GBLA