BLITAR - Manajemen Persib Bandung kembali menunjukkan taringnya di kancah sepak bola Asia dengan memperkuat komposisi skuad untuk mengarungi putaran kedua musim 2025/2026. Sebagai klub yang kini bertengger di peringkat 50 besar Asia dan posisi 600 dunia, Maung Bandung tidak main-main dalam urusan belanja pemain. Sejumlah nama beken, termasuk mantan penggawa Paris Saint-Germain (PSG), kini resmi mengisi daftar pemain asing Persib Bandung.
Langkah agresif ini diambil demi menjaga stabilitas tim yang sedang dalam performa menanjak. Kehadiran para legiun asing ini diharapkan mampu memberikan dampak instan, terutama dengan masuknya bek kiri berpengalaman asal Prancis, Layvin Kurzawa. Pemain berusia 33 tahun ini didatangkan pada jendela transfer Januari 2026 dengan nilai pasar fantastis mencapai Rp13,4 miliar. Pengalaman Kurzawa di level tertinggi Eropa menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi lini pertahanan tim kebanggaan Bobotoh.
Lini Tengah dan Serang yang Kian Mewah
Daftar pemain asing Persib Bandung di sektor gelandang dan penyerang juga tampak sangat menjanjikan. Di posisi gelandang serang, terdapat nama Bergwinho da Silva asal Brasil yang memiliki postur ideal 1,85 meter. Pemain berusia 28 tahun ini telah berkomitmen membela Maung Bandung hingga Mei 2027. Selain Bergwinho, ada pula Luciano Guosea, talenta asal Argentina yang juga beroperasi di lini tengah dengan nilai pasar Rp4,35 miliar.
Baca Juga: Kisah Adidas vs Puma: Perang Saudara Dassler, Dari Nazi hingga Lahirnya Dua Raksasa Sepatu Dunia
Untuk urusan mencetak gol, Persib mengandalkan duet maut asal Brasil dan Prancis. William Baros (31) dan Ramon (27) menjadi tumpuan di lini depan. Tidak berhenti di situ, manajemen juga mengamankan tanda tangan Enre Yung, striker asal Prancis yang bergabung sejak akhir Agustus lalu. Kombinasi kecepatan dan ketajaman para pemain ini diprediksi akan membuat lini serang Persib menjadi yang paling ditakuti di sisa musim kompetisi.
Tembok Kokoh di Sektor Pertahanan
Sektor belakang menjadi fokus utama evaluasi tim pelatih. Selain Kurzawa, Persib memiliki sederet nama tangguh seperti Federico Barba asal Italia. Bek tengah berusia 32 tahun ini memiliki nilai pasar Rp8,69 miliar dan kontrak hingga akhir musim 2026. Persib juga diperkuat oleh Patricio Mat Ricardi (Argentina) dan Julio Caesar (Brasil) yang konsisten menjaga area penalti dari serbuan lawan.
Tak ketinggalan, bek serbabisa asal Irak, Frans Putros, turut memperkuat kedalaman skuad. Sebagai pemain tim nasional aktif, Putros memberikan fleksibilitas taktik karena mampu bermain sebagai bek tengah, gelandang tengah, maupun bek kiri. Kehadirannya memastikan bahwa pemain asing Persib Bandung musim ini memiliki kualitas internasional yang merata di setiap lini.
Baca Juga: DPRD Jatim Kawal Reaktivasi PBI-JK untuk Warga Desil Rendah di Blitar
Rumor Transfer dan Pergerakan Putaran Kedua
Menjelang penutupan bursa transfer putaran kedua, kabar mengejutkan datang dari sektor penjaga gawang. Adam Pricebek, kiper muda asal Inggris berusia 25 tahun, dikabarkan akan dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Langkah ini dilakukan agar sang pemain tetap kompetitif sebelum kembali ke Bandung.
Sebagai gantinya, manajemen Persib Bandung dirumorkan sedang bergerak cepat untuk menebus kontrak Mariano Peralta dari Borneo FC. Penyerang sayap kanan asal Argentina yang memiliki nilai pasar Rp10,43 miliar ini menjadi target utama untuk menambah daya dobrak dari sisi flank. Jika transfer ini terealisasi, maka komposisi pemain asing Persib Bandung akan semakin komplet dan mewah.
Dengan investasi besar dan deretan pemain berkelas dunia, Persib Bandung jelas mengincar posisi puncak klasemen. Dukungan penuh dari manajemen dan strategi transfer yang tepat sasaran diharapkan mampu membawa trofi juara kembali ke Kota Kembang. Bobotoh kini tinggal menanti pembuktian para legiun asing ini di atas lapangan hijau pada laga-laga krusial mendatang. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.