Sebuah ulasan menarik baru-baru ini menyoroti evolusi kemasan Box Set Jersey Persib dalam tiga edisi terakhir yang dirilis oleh manajemen Pangeran Biru. Tiga koleksi eksklusif yang dikupas tuntas tersebut meliputi edisi reguler musim 2023/2024, edisi perayaan spesial 105 tahun, hingga keluaran terbaru untuk musim kompetisi 2024/2025 yang menandai keberhasilan tim merengkuh gelar juara. Dari ketiga rilisan ini, terlihat jelas bagaimana pihak klub berusaha menyajikan nilai tambah bagi para pembeli.
Ekspektasi para kolektor terhadap Box Set Jersey Persib tentu sangat tinggi, mengingat harga yang dibanderol untuk paket eksklusif ini tidaklah murah. Paket penjualan seragam resmi ini tidak sekadar berisi kaus yang dikenakan pemain di lapangan hijau, melainkan dilengkapi dengan berbagai ornamen tambahan, sertifikat keaslian, hingga desain kotak yang dirancang khusus dengan tema filosofis tertentu pada setiap musimnya.
Sentuhan Retro Klasik pada Edisi 2023/2024
Pada rilisan musim 2023/2024, manajemen Persib Bandung mengusung tema nostalgia yang sangat kental. Kemasan kotak pada edisi ini dilengkapi dengan tulisan slogan ikonis, yakni “Worn by the future, inspired by 90s”. Slogan ini merepresentasikan semangat mengawinkan energi skuad masa depan dengan kejayaan Pangeran Biru pada era 1990-an yang melegenda di kancah sepak bola Indonesia.
Menariknya, pada bagian belakang kemasan kotak tersebut, terpampang jelas potret para legenda Persib Bandung era 90-an yang disandingkan dengan penggawa masa kini. Dalam visual kemasan itu, wajah-wajah pemain lokal seperti Erwin Ramdani masih turut menghiasi. Konsep desain ini dinilai cukup berhasil membangkitkan memori indah para suporter yang merindukan masa-masa keemasan klub.
Baca Juga: Nike Downshifter 12 Jadi Sepatu Nike Murah Favorit Jogging? Ini Review Lengkapnya!
Kemewahan Premium Edisi Spesial 105 Tahun
Beranjak ke rilisan berikutnya, terdapat edisi spesial peringatan 105 tahun Persib Bandung. Dari ketiga boks yang diulas, edisi ini mendapat predikat sebagai kemasan yang paling mewah dan eksklusif. Hal tersebut sangat wajar mengingat harga jual paket ini menyentuh angka lebih dari satu juta rupiah. Kotak penyimpanannya dirancang jauh lebih besar, kokoh, dan memberikan kesan elegan yang memanjakan mata para kolektor jersi.
Di dalam boks mewah tersebut, pembeli tidak hanya mendapatkan sepotong seragam bersejarah, tetapi juga tambahan cenderamata berupa topi eksklusif dan sertifikat resmi perayaan 105 tahun klub. Meski angka perayaan 105 tahun ini sempat memicu perdebatan sejarah di kalangan pengamat dan sebagian Bobotoh, hal tersebut tidak menyurutkan minat para kolektor. Kemasan ini sukses memberikan kepuasan maksimal bagi mereka yang murni memburu nilai estetika dan kelangkaan barang koleksi olahraga.
Bintang Tiga Musim 2024/2025 dan Desain Kontroversial
Sorotan utama justru jatuh pada rilisan terbaru untuk musim kompetisi 2024/2025. Edisi ini sejatinya sangat istimewa karena menyematkan tiga bintang emas di atas logo klub, menandai keberhasilan tim kebanggaan warga Jawa Barat ini dalam menjuari liga. Di dalam paketnya, turut disertakan tiket simbolis bertajuk "Mapak Persib Juara". Namun, di balik kebanggaan tersebut, desain kemasan kotak pada musim ini justru menuai ulasan yang beragam dari para kolektor.
Dari segi material, kotak edisi juara ini dinilai dibuat dengan standar ala kadarnya, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan kemegahan boks edisi 105 tahun. Bagian dalam kotak hanya diisi oleh seragam, beberapa lembar kartu bertuliskan kata-kata mutiara, serta sebuah ikat kepala berbahan kain yang tampaknya disematkan hanya untuk mengganjal ruang kosong di dalam kotak agar seragam tidak bergeser.
Lebih dari itu, desain grafis pada bagian luar kotak edisi 2024/2025 ini dinilai cukup kontroversial. Penggunaan motif asimetris pada kemasan disamakan oleh publik dengan jejak bekas ban roda kendaraan. Bahkan, tata letak dan konsep kotak secara keseluruhan dianggap memiliki kemiripan yang mencolok dengan box set milik klub rival bebuyutan mereka, Persija Jakarta, pada musim sebelumnya. Kemiripan ini tentu menjadi catatan minor bagi tim desainer merchandise klub yang seharusnya mampu menampilkan identitas Maung Bandung yang lebih orisinal dan eksklusif. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.