Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kiamat di San Siro! Hasil Inter Milan vs Bodo Glimt Berujung Petaka, Raksasa Italia Terdepak Tragis dari Liga Champions

Saifullah Muhammad Jafar • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:40 WIB

Kiamat di San Siro! Cek hasil Inter Milan vs Bodo Glimt yang berujung petaka. Nerazzurri resmi tersingkir tragis dari Liga Champions
Kiamat di San Siro! Cek hasil Inter Milan vs Bodo Glimt yang berujung petaka. Nerazzurri resmi tersingkir tragis dari Liga Champions
BLITAR – Malam yang seharusnya menjadi panggung kebangkitan bagi salah satu raksasa sepak bola Italia, Inter Milan, justru berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan. Upaya Nerazzurri untuk membalikkan keadaan di kompetisi elite Eropa harus kandas secara tragis. Berdasarkan hasil Inter Milan vs Bodo Glimt pada laga leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/2026 yang digelar di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2) dini hari WIB, skuad asuhan Cristian Chivu dipaksa menyerah di hadapan publik sendiri dengan skor 1-2.

Kekalahan menyakitkan di kandang ini sekaligus mengubur dalam-dalam mimpi La Beneamata untuk melaju jauh di Eropa musim ini. Menilik hasil Inter Milan vs Bodo Glimt secara keseluruhan, wakil Italia tersebut harus angkat koper dari kompetisi setelah kalah agregat telak 2-5 dari klub asal Norwegia itu. Situasi ini tentu menjadi pukulan telak bagi manajemen dan jutaan Interisti yang memadati stadion dengan harapan melihat sebuah comeback magis yang telah direncanakan sejak awal pekan.

Tampil dengan misi wajib menang selisih tiga gol setelah takluk 1-3 di pertemuan pertama, Inter sejatinya mencoba mengendalikan permainan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Namun, ketatnya barisan pertahanan Bodo/Glimt dan absennya sang kapten, Lautaro Martinez, membuat serangan tuan rumah tumpul dan minim kreativitas. Berbagai peluang emas yang diciptakan melalui skema serangan balik maupun umpan silang Federico Dimarco gagal dikonversi menjadi gol pembuka yang sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Selama Ramadan, Dispendik Kota Blitar Manfaatkan Buku Kendali Budal Sinau untuk Panduan Belajar Siswa

Petaka Babak Kedua dan Tersingkirnya Nerazzurri

Alih-alih mencetak gol cepat, gawang Inter yang dikawal Yann Sommer justru harus jebol lebih dulu pada babak kedua. Tepatnya pada menit ke-58, Jens Petter Hauge sukses memanfaatkan kelengahan transisi pertahanan tuan rumah untuk mencetak gol pembuka bagi Bodo/Glimt. Tertinggal satu gol membuat mental para pemain Inter seketika runtuh. Upaya Chivu merespons ketertinggalan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain justru menjadi bumerang.

Petaka bagi kubu Giuseppe Meazza berlanjut pada menit ke-72. Hakon Evjen berhasil menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0 lewat skema serangan yang tertata rapi. Gol kedua ini praktis membunuh sisa-sisa harapan Inter. Tuan rumah hanya mampu membalas satu gol hiburan pada menit ke-76 melalui sundulan keras bek andalan mereka, Alessandro Bastoni, memanfaatkan situasi bola mati. Skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Bodo/Glimt mencetak sejarah lolos ke babak 16 besar dan menyingkirkan finalis masa lalu.

Baca Juga: Ramadan Jadi Momentum Melipatgandakan Pahala dan Pengampunan

Rumor Panas Bursa Transfer Eropa

Tersingkirnya Inter dari Liga Champions diprediksi akan mempercepat rencana revolusi skuad pada bursa transfer musim panas mendatang. Kegagalan di Eropa ini menambah tekanan bagi Chivu dan manajemen untuk segera membenahi kedalaman tim. Di tengah duka Nerazzurri, bursa transfer Eropa justru tengah memanas dengan berbagai rumor mengejutkan yang melibatkan sejumlah raksasa benua biru.

Kabar paling mencolok datang dari Spanyol. Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengonfirmasi bahwa Paris Saint-Germain (PSG) pernah mengajukan tawaran gila senilai 250 juta Euro untuk membajak wonderkid Lamine Yamal saat usianya baru 17 tahun, tepat sebelum gelaran Euro 2025. Tawaran fantastis tersebut ditolak mentah-mentah oleh manajemen Catalan, yang kini tengah fokus mencari sosok pengganti sepadan untuk striker veteran Robert Lewandowski. Nama kapten Bayern Munchen, Harry Kane, hingga Omar Marmoush dari Manchester City santer dikaitkan dengan kepindahan ke Camp Nou.

Di sisi lain, Manchester United dikabarkan mulai bergerilya mencari suksesor Casemiro yang mulai menua. Nama gelandang tangguh Nottingham Forest, Ibrahim Sangare, masuk dalam radar utama Setan Merah. Selain itu, masa depan penyerang sayap Inter Milan, Marcus Thuram, juga tengah dispekulasikan. Meski tampil melempem di laga krusial, pemain asal Prancis itu dikabarkan masih menjadi komoditas panas dan menarik minat sejumlah klub kaya raya asal Liga Premier Inggris untuk direkrut pada bursa transfer mendatang. (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Alessandro Bastoni #lamine yamal #hasil inter milan vs bodo glimt #liga champions #bursa transfer eropa