BLITAR – Sepak bola tanah air tengah dinaungi awan positif di level internasional. Sebuah kabar baik Persib datang dari induk organisasi sepak bola Asia, AFC, yang baru saja merilis pembaruan nilai koefisien liga di kawasan Asia Timur. Persib Bandung bersama Dewa United tercatat menjadi aktor utama di balik meroketnya poin Indonesia, yang berdampak langsung pada jatah kursi klub tanah air di kompetisi antarklub Asia musim mendatang.
Berdasarkan rilis terbaru untuk periode Maret-April, kontribusi Persib Bandung sangat signifikan. Meski langkah Maung Bandung terhenti di babak awal ACL 2, tim kebanggaan Jawa Barat ini sukses menyumbangkan hingga 10.000 poin koefisien. Pencapaian ini menjadi kabar baik Persib sekaligus bagi seluruh kontestan Liga Indonesia, karena keberhasilan ini memperbaiki posisi tawar Indonesia di mata AFC untuk musim 2026/2027 dan 2027/2028.
Dampaknya tidak main-main. Untuk musim 2026/2027, Indonesia dipastikan mendapatkan satu jatah tiket otomatis masuk ke fase grup ACL 2 dan satu slot kualifikasi untuk ACGL. Sementara itu, pada musim 2027/2028, hasil kerja keras Persib dan Dewa United diprediksi akan membuat dua wakil Indonesia langsung berkompetisi di ACL 2 tanpa harus melalui jalur kualifikasi yang melelahkan. Ini merupakan kemajuan pesat bagi peringkat liga Indonesia di level Asia Timur.
Misi Bongkar "Parkir Bus" Madura United
Beralih ke kompetisi domestik, Persib Bandung kini tengah bersiap menjamu Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis, 26 Februari 2026. Pelatih Bojan Hodak telah mewaspadai strategi lawan yang diprediksi akan menerapkan taktik bertahan total atau "parkir bus". Hodak menilai Madura United saat ini memiliki organisasi pertahanan yang jauh lebih solid dibandingkan pertemuan mereka di putaran pertama.
"Setiap tim yang datang ke Bandung biasanya akan bermain sangat defensif. Tugas kami adalah mencari cara untuk membongkar pertahanan tersebut dan mengamankan poin penuh," ujar pelatih asal Kroasia tersebut. Meskipun Hodak kemungkinan besar harus memantau laga dari bangku penonton akibat akumulasi kartu, ia telah meracik strategi khusus yang akan dieksekusi oleh asisten pelatih Igor Tolic di pinggir lapangan.
Kabar baik Persib lainnya adalah kepercayaan diri tim yang sedang tinggi setelah rentetan hasil positif di laga sebelumnya. Meski demikian, tim pelatih tetap mengevaluasi produktivitas gol yang dianggap masih minim. Dalam delapan pertandingan terakhir, Persib tercatat lebih sering menang dengan skor tipis. Bagi Hodak, kemenangan tetaplah prioritas utama, namun efektivitas serangan tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan sebelum menghadapi laga krusial ini.
Menuju Bintang Kelima dan Ketegasan Manajemen
Laga kontra Madura United menjadi kunci krusial dalam misi Persib mengejar gelar juara liga atau "Bintang Kelima" di atas logo klub. Hitung-hitungan matematis menunjukkan bahwa jika Persib mampu menyapu bersih seluruh laga kandang di sisa putaran kedua ini, peluang untuk mengangkat trofi juara terbuka sangat lebar. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diharapkan menjadi pemain ke-12 yang memberikan tekanan mental bagi lawan.
Di sisi lain, manajemen Persib juga menunjukkan sikap tegas terkait insiden pitch invasion yang sempat terjadi sebelumnya. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa manajemen sedang menggodok sanksi berat bagi oknum suporter yang melanggar aturan, mulai dari penggunaan flare hingga aksi masuk ke lapangan. Langkah ini diambil untuk menjaga kondusivitas pertandingan dan menghindari denda berat dari operator liga maupun AFC yang bisa merugikan tim secara finansial dan reputasi.
Dengan performa yang stabil di liga domestik dan pengakuan prestasi di level Asia, Persib Bandung kini berada di jalur yang benar untuk mencatatkan sejarah baru. Bobotoh diharapkan terus memberikan dukungan positif dan menjaga ketertiban di stadion demi kelancaran misi besar Maung Bandung musim ini. Keharmonisan antara prestasi di lapangan dan kedisiplinan suporter akan menjadi pondasi kuat bagi Persib untuk terus terbang tinggi di kancah sepak bola Asia. (*)