Isu mengenai Yolla Yuliana dipecat Livin Mandiri ini beredar luas melalui sejumlah unggahan anonim yang menyebutkan bahwa sang pemain senior tak lagi memperkuat tim. Bahkan, narasi liar yang berkembang menyebutkan bahwa Yolla tengah menghadapi persoalan hukum dengan manajemen klub. Spekulasi ini tentu memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar voli nasional yang terus memantau dinamika kompetisi.
Lantas, benarkah kabar Yolla Yuliana dipecat Livin Mandiri tersebut? Berikut adalah fakta sebenarnya dari hasil penelusuran redaksi.
Hoaks Pemecatan dan Gugatan Hukum
Berdasarkan hasil penelusuran tim redaksi, informasi yang menyebutkan bahwa Yolla Yuliana dikeluarkan dari tim dan digugat oleh pihak klub adalah tidak benar alias hoaks. Hingga berita ini diturunkan, sama sekali tidak ada pernyataan resmi dari manajemen Livin Mandiri terkait pemecatan maupun gugatan terhadap pemain yang berposisi sebagai middle blocker tersebut.
Nama Yolla Yuliana dipastikan masih tercatat secara sah sebagai bagian dari skuad aktif Livin Mandiri dalam kompetisi yang sedang berjalan. Tidak ditemukan adanya rilis resmi, konferensi pers, maupun dokumen hukum apa pun dari pihak manajemen klub yang membenarkan kabar bohong tersebut. Isu ini diduga sengaja disebarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memancing sensasi.
Fakta Lapangan: Bawa Tim Menang Dramatis
Fakta di lapangan justru berbanding terbalik dengan rumor yang beredar di dunia maya. Pada pertandingan resmi yang digelar tanggal 22 Februari 2026, Yolla Yuliana terbukti masih tampil membela panji Livin Mandiri saat menghadapi perlawanan ketat dari tim Bandung bjb.
Dalam pertandingan tersebut, Livin Mandiri berhasil keluar sebagai pemenang secara dramatis dengan skor tipis 3-2. Penampilan solid Yolla di atas lapangan turut berkontribusi besar dalam mengamankan poin demi poin kemenangan tersebut. Kehadirannya dalam laga krusial ini sekaligus menjadi bantahan telak atas isu bahwa dirinya telah dikeluarkan dari tim.
Keikutsertaan Yolla Yuliana dalam pertandingan bergengsi tersebut menjadi bukti konkret bahwa ia masih berstatus sebagai pemain aktif. Sang atlet dipastikan tidak sedang menjalani sanksi internal maupun eksternal dari klub, dan kini tetap fokus memberikan kontribusi maksimal bagi timnya. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi dan selalu merujuk pada saluran informasi resmi. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.