BLITAR - Duel sengit tersaji dalam laga persahabatan sekaligus uji coba pramusim yang mempertemukan tuan rumah PSIM Yogyakarta menjamu raksasa Liga 1, Bali United FC. Pertandingan yang digelar di Stadion Mandala Krida ini berakhir dengan drama yang luar biasa. Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Bali United ini menjadi sorotan tajam bagi para pecinta sepak bola tanah air, mengingat kualitas kedua tim yang beradu strategi di atas lapangan hijau.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung diperagakan oleh kedua kesebelasan. PSIM Yogyakarta yang tampil di hadapan pendukung fanatiknya tidak gentar menghadapi nama besar Bali United. Pelatih PSIM tampak mempertahankan line up yang serupa saat mereka menghadapi Persik Kediri dan Persija Jakarta sebelumnya. Namun, sebuah skema menarik terlihat ketika Van Huizen digeser menjadi bek kanan untuk memperkuat kedalaman lini pertahanan Laskar Mataram.
Babak Pertama: Kesalahan Fatal dan Dominasi Bali United
Memasuki pertengahan babak pertama, Bali United mulai menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Kesalahan koordinasi di lini belakang PSIM sempat terjadi yang nyaris membuahkan gol bagi tim tamu. Van Huizen yang mencoba memberikan umpan balik justru melakukan mis-comunication yang membuat gawang PSIM terancam. Beruntung, bola masih belum menemui sasaran.
Baca Juga: KKNP-PTLP Dukung Pemutakhiran Data Digital Pertanahan di Kabupaten Batang, Taruna STPN Turun Tangan
Namun, kebuntuan akhirnya pecah. Bali United berhasil unggul lebih dulu melalui skema serangan balik yang sangat rapi. Irfan Jaya alias Irja menunjukkan kelasnya di dalam kotak penalti. Pemain lincah ini berhasil melepaskan diri dari kawalan bek PSIM sebelum memberikan umpan tarik yang manis. Gerakan dummy dari Boris Potovic berhasil mengecoh kiper Cahya Supri, sehingga bola dengan mudah dikonversi menjadi gol.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Bali United di babak pertama ini sempat membuat publik tuan rumah terdiam. Bali United terlihat sangat leluasa menguasai area kotak penalti lawan. Tanpa gangguan berarti, para pemain asuhan Stefano Cugurra ini terus membombardir pertahanan PSIM lewat bola-bola pendek dan tusukan dari sayap.
Kebangkitan Laskar Mataram dan Ketajaman Irfan Jaya
Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta mencoba keluar dari tekanan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, mereka justru kembali kebobolan. Lagi-lagi, Irfan Jaya menjadi momok menakutkan. Melalui skema crossing yang dilakukan oleh Hopel dari sisi sayap, bola sempat memantul sebelum jatuh ke kaki Irja. Dengan tendangan keras yang tidak mampu dihalau, Irfan Jaya mencatatkan namanya di papan skor. Ini merupakan gol ketiga Irja dalam sepuluh pertandingan terakhir, membuktikan bahwa sang pemain telah kembali ke performa puncaknya.
Baca Juga: Layanan Sertipikat Pengganti Pascabencana di Aceh Tamiang Tetap Dibuka, ATR/BPN Siapkan Posko
Ketinggalan dua gol tidak membuat mental anak-anak Yogyakarta runtuh. Mereka terus berupaya mengarahkan bola langsung ke kotak penalti Bali United. Usaha ini akhirnya membuahkan hasil melalui skema bola mati. Sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti sempat ditepis, namun bola liar kembali dikuasai pemain PSIM.
Drama Menit Akhir: Gol Penyelamat dari Lini Belakang
Momen yang ditunggu-tunggu ribuan suporter akhirnya tiba. PSIM Yogyakarta mendapatkan peluang melalui umpan lambung yang dilepaskan Rio. Meskipun sundulan pertama sempat gagal, bola liar kembali dikirimkan ke mulut gawang. Terjadi kemelut yang memaksa pemain belakang Bali United melakukan kesalahan fatal. Upaya menghalau bola justru berakhir menjadi gol bunuh diri yang mengarah tepat ke dalam gawang sendiri.
Skor berubah menjadi imbang di menit-menit krusial. Gemuruh penonton di Mandala Krida semakin membakar semangat para pemain. PSIM tidak menyerah begitu saja meski menghadapi tekanan fisik yang luar biasa dari pemain Bali United yang lebih berpengalaman. Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, papan skor tetap menunjukkan angka yang sama kuat.
Baca Juga: ATR/BPN Serahkan 3.922 Sertipikat Tanah Pemprov DKI Jakarta, Amankan Aset Rp102 Triliun
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Bali United dengan skor imbang ini menjadi modal berharga bagi Laskar Mataram untuk menatap kompetisi resmi. Di sisi lain, Bali United dipastikan memiliki banyak catatan evaluasi, terutama terkait koordinasi lini pertahanan saat menghadapi situasi bola mati dan serangan sporadis dari tim lawan. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.