BLITAR – Dominasi Ducati di panggung MotoGP akhirnya runtuh di seri pembuka musim 2026. Dalam balapan Grand Prix Thailand yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026), Marco Bezzecchi tampil sempurna untuk mempersembahkan kemenangan gemilang bagi Aprilia Racing.
Sebaliknya, juara bertahan Marc Marquez harus menelan pil pahit setelah mengalami insiden ban belakang yang mengerikan.
Marco Bezzecchi, yang memulai balapan dari pole position, tidak memberikan celah sedikit pun kepada lawan-lawannya.
Pembalap Italia ini memimpin sejak putaran pertama hingga bendera finis dikibarkan, unggul telak dengan selisih 5,5 detik dari pesaing terdekatnya.
Ini merupakan kemenangan ketujuh dalam karier Bezzecchi di kelas utama, sekaligus membuktikan ketangguhan motor Aprilia RS-GP.
Drama terbesar terjadi pada lap ke-21. Marc Marquez, yang tengah berjuang merebut posisi podium, terpaksa mundur dari balapan karena kegagalan ban belakang yang spektakuler.
Ban belakang motor GP26 miliknya tiba-tiba terkelupas dan terlepas dari pelek saat melewati tikungan 6 yang berkecepatan tinggi.
Bos Ducati, Davide Tardozzi, mengklarifikasi bahwa insiden tersebut disebabkan oleh pelek roda yang pecah atau meledak setelah menghantam curb (trotoar) di tikungan 4.
"Dia tidak beruntung. Peleknya hancur setelah menabrak tepi tikungan. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," ujar Tardozzi.
Pihak Michelin menyebut cuaca panas ekstrem di Buriram membuat material roda menjadi lebih lunak sehingga rentan rusak akibat agresivitas trotoar sirkuit.
Kemenangan Bezzecchi diikuti oleh performa impresif pembalap Aprilia lainnya. Pedro Acosta berhasil mengamankan posisi runner-up, disusul Raul Fernandez di posisi ketiga.
Keberhasilan ini membuat Aprilia menyapu bersih podium, sekaligus mengakhiri rekor 88 podium berturut-turut Ducati yang telah bertahan sejak GP Inggris 2021.
Pembalap Ducati dengan posisi terbaik adalah Fabio Di Giannantonio yang hanya mampu finis di posisi keenam, terpaut 15 detik dari Bezzecchi.
Sementara itu, Francesco Bagnaia harus puas di posisi kesembilan setelah kesulitan menembus barisan depan sepanjang balapan.
Hasil di Thailand ini menjadi sinyal bahaya bagi Ducati. Aprilia kini resmi menjadi penantang terkuat takhta juara dunia MotoGP 2026 dengan menempatkan seluruh pembalapnya di lima besar klasemen sementara.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.