BLITAR - Laga panas Persib Bandung vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super League 2025-2026 dipastikan menjadi duel penentuan dalam perburuan gelar musim ini. Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan 53 poin berambisi menjaga jarak di puncak, sementara Persebaya Surabaya membidik momentum kebangkitan di kandang sendiri.
Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya Surabaya ini bukan sekadar laga biasa. Kedua tim sudah saling memanaskan suasana sejak pekan sebelumnya. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, bahkan sesumbar telah menyiapkan strategi khusus untuk membongkar pertahanan kokoh Maung Bandung.
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan laga tandang. Ia membuka peluang rotasi pemain demi menjaga keseimbangan taktik di laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya yang diprediksi berlangsung ketat.
Cedera Parah Febri Haryadi Jadi Pukulan
Kabar kurang sedap datang dari winger pinjaman Persib, Febri Haryadi. Pemain yang tengah dipinjamkan ke Persis Solo itu mengalami cedera serius saat latihan dan harus menjalani operasi.
Pelatih Persis, Milomir Šešlija, memastikan cedera terjadi akibat benturan keras. Absennya Febri jelas menjadi kehilangan besar, mengingat ia baru bergabung pada paruh musim dan sempat menunjukkan performa menjanjikan.
Febri bahkan baru mencatat satu penampilan saat menghadapi PSBS Biak. Cedera ini sekaligus menutup peluangnya tampil konsisten hingga akhir musim.
Ramon Tanke Kembali Menggila
Di tengah kabar cedera, striker andalan Persib, Ramon Tanque, justru menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak dua gol saat Persib menghancurkan Madura United dengan skor 5-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Brace tersebut mengakhiri paceklik gol Ramon sejak pekan ke-15. Sang penyerang asal Brasil mengaku bersyukur bisa kembali berkontribusi bagi tim. Ia menegaskan kepercayaan diri lahir dari kerja keras yang konsisten setiap hari.
Ketajaman Ramon menjadi modal penting jelang Persib Bandung vs Persebaya Surabaya. Apalagi, lini belakang Persebaya dipastikan tampil disiplin di hadapan publik sendiri.
Efek Kurzawa di Ruang Ganti
Nama lain yang mencuri perhatian adalah Layvin Kurzawa. Meski belum memberi kontribusi signifikan di lapangan, eks pemain Paris Saint-Germain itu membawa dampak positif dalam sesi latihan.
Bojan Hodak menyebut kehadiran Kurzawa meningkatkan intensitas dan kualitas latihan. Pengalaman Eropa yang dimilikinya memacu pemain lain untuk menaikkan level permainan.
Kurzawa juga sudah tampil di ajang AFC Champions League 2 menghadapi Rajburi FC. Meski Persib tersingkir, kontribusi non-teknis Kurzawa dinilai membantu atmosfer tim tetap kompetitif.
Strategi Tavares Bongkar Pertahanan Persib
Jelang Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyoroti efektivitas lini depan. Saat menghadapi PSM Makassar, Persebaya melepaskan 20 tembakan namun hanya mencetak satu gol.
Masalah akurasi menjadi fokus evaluasi. Tavares mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar. Ia bahkan kehilangan Malik Risaldi yang kembali cedera saat latihan finishing.
Namun Tavares tetap optimistis. Ia menilai menciptakan peluang adalah bagian tersulit dalam sepak bola, dan timnya sudah berada di jalur yang tepat.
Rotasi dan Fleksibilitas Persib
Bojan Hodak membuka kemungkinan perubahan di posisi gelandang serang. Biasanya peran nomor 10 ditempati Adam Alis, namun opsi lain seperti Berginho bisa saja dimainkan tergantung kebutuhan taktik.
Fleksibilitas ini menjadi salah satu kekuatan Persib musim ini. Dengan pertahanan yang baru kebobolan 11 gol hingga pekan ke-23, Maung Bandung dikenal solid dan disiplin.
Hodak juga mengingatkan anak asuhnya agar waspada terhadap serangan balik cepat Persebaya. Menurutnya, tim asal Surabaya kini tampil lebih kompak sejak kedatangan Tavares.
Pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi berlangsung sengit. Persib mengincar hasil positif demi menjaga posisi puncak, sementara Persebaya tak ingin kehilangan poin di kandang.
Duel Persib Bandung vs Persebaya Surabaya malam ini menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi juara Maung Bandung. Apakah konsistensi Persib bertahan, atau justru Bajol Ijo mampu menjegal langkah sang pemuncak klasemen?(*)
Editor : Anggi Septian A.P.