Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Transfer Gila Ramadan Sananta ke Persebaya? Green Force Siap Full Power di Super League 2025-2026!

Rendra Febrian Permana • Selasa, 3 Maret 2026 | 12:28 WIB

Transfer Gila Ramadan Sananta ke Persebaya? Green Force Siap Full Power di Super League 2025-2026!
Transfer Gila Ramadan Sananta ke Persebaya? Green Force Siap Full Power di Super League 2025-2026!

BLITAR - Transfer gila Ramadan Sananta ke Persebaya menjadi isu paling panas yang mengguncang bursa transfer Super League musim ini. Nama striker muda Timnas Indonesia itu mendadak ramai dibicarakan setelah disebut masuk radar Green Force untuk memperkuat lini depan. Rumor ini langsung memantik antusiasme besar dari suporter.

Isu transfer gila Ramadan Sananta ke Persebaya muncul di tengah kebutuhan mendesak Green Force akan tambahan ujung tombak lokal berkualitas. Slot pemain asing yang sudah penuh membuat manajemen harus cermat memburu striker domestik yang punya kualitas setara pemain impor. Dalam konteks itu, nama Sananta dinilai sangat relevan.

Tak heran jika kabar transfer gila Ramadan Sananta ini langsung menjadi perbincangan hangat. Publik Surabaya melihat potensi besar jika sang striker benar-benar mendarat di Kota Pahlawan. Dengan usia yang masih 23 tahun dan pengalaman di level internasional, Sananta dianggap sebagai investasi jangka menengah yang menjanjikan.

Performa Sananta di Malaysia

Saat ini, Ramadan Sananta tercatat sebagai pemain PM FC Malaysia. Bersama klub tersebut, ia telah mencatatkan dua gol dan satu assist dari 15 pertandingan. Statistik itu memang belum tergolong eksplosif, namun kontribusinya dinilai cukup stabil dalam skema permainan tim.

Sebagai striker muda Timnas Indonesia, Sananta dikenal memiliki fisik kuat, mobilitas tinggi, serta kemampuan menekan lini pertahanan lawan. Karakter bermainnya dinilai cocok dengan gaya permainan cepat dan agresif yang selama ini menjadi identitas Persebaya.

Pengalamannya tampil di laga-laga tekanan tinggi bersama Timnas juga menjadi nilai tambah. Dalam kompetisi sekelas Super League yang menuntut konsistensi, mental bertanding menjadi faktor krusial. Sananta dinilai sudah memiliki fondasi tersebut.

Kebutuhan Mendesak Lini Depan Persebaya

Persebaya saat ini memang tengah aktif memantau opsi striker lokal. Keterbatasan slot asing membuat pemain domestik berkualitas menjadi target realistis sekaligus strategis. Kedalaman skuad menjadi perhatian utama demi menjaga posisi di papan atas Super League 2025-2026.

Jika transfer ini terealisasi, lini depan Green Force bakal semakin solid. Rotasi penyerang bisa berjalan tanpa harus mengorbankan kualitas permainan. Kehadiran striker lokal tajam juga membuka lebih banyak opsi taktis dalam berbagai situasi pertandingan.

Pelatih kepala, Bernardo Tavares, tentu akan diuntungkan dengan tambahan amunisi baru. Ia bisa meramu komposisi serangan yang lebih variatif, baik saat bermain dengan satu striker murni maupun skema dua penyerang. Fleksibilitas ini penting untuk menghadapi jadwal padat dan lawan dengan karakter berbeda.

Baca Juga: Hasil Liga 1 Indonesia 2026 Terbaru: Persib Bandung Puncaki Klasemen, Persija dan Borneo FC Terus Bayangi!

Dua Skenario Transfer

Ada dua skenario yang berkembang terkait potensi kepindahan Sananta ke Persebaya. Skenario pertama adalah transfer terjadi pada paruh musim Super League 2025-2026. Opsi ini memungkinkan Green Force melakukan penyegaran skuad di tengah kompetisi.

Skenario kedua, Sananta baru bergabung pada musim 2026-2027. Kontraknya bersama PM FC diketahui berakhir pada 30 Juni 2026. Kondisi ini membuka peluang negosiasi yang lebih fleksibel bagi Persebaya, baik dalam bentuk prakontrak maupun transfer dengan nilai yang lebih rasional.

Manajemen tentu harus mempertimbangkan aspek finansial dan kebutuhan teknis secara matang. Namun dengan kontrak yang segera habis, posisi tawar Persebaya dinilai cukup kuat.

Lompatan Karier untuk Sananta

Bagi Ramadan Sananta, bergabung dengan Persebaya bisa menjadi lompatan besar dalam karier profesionalnya. Atmosfer kompetitif di Super League, ditambah dukungan fanatik Bonek, dapat menjadi panggung ideal untuk mengembangkan performa.

Surabaya dikenal sebagai kota dengan basis suporter militan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setiap pekan tentu menjadi tantangan sekaligus motivasi. Jika mampu tampil konsisten, Sananta berpeluang mengukuhkan diri sebagai striker utama di kompetisi domestik.

Meski saat ini masih sebatas rumor, ekspektasi publik sudah terlanjur tinggi. Transfer gila Ramadan Sananta ke Persebaya menjadi topik hangat yang terus bergulir. Kini, publik hanya tinggal menunggu kepastian resmi dari manajemen Green Force.

Apakah transfer ini benar-benar terwujud dan membuat Persebaya full power di Super League? Jawabannya kemungkinan akan terungkap dalam waktu dekat.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Super League #ramadan sananta #persebaya #green force #tranfer pemain