Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya vs Persib Bandung Penuh Drama! Penalti Bruno Moreira Sah, Gol Kakang Dianulir, Maung Bandung Gigit Jari di GBT

Rendra Febrian Permana • Selasa, 3 Maret 2026 | 12:29 WIB

Persebaya vs Persib Bandung Penuh Drama! Penalti Bruno Moreira Sah, Gol Kakang Dianulir, Maung Bandung Gigit Jari di GBT
Persebaya vs Persib Bandung Penuh Drama! Penalti Bruno Moreira Sah, Gol Kakang Dianulir, Maung Bandung Gigit Jari di GBT

BLITAR - Laga panas Persebaya vs Persib Bandung di pekan ke-24 BRI Super League 2025 benar-benar menyajikan drama sejak menit pertama. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, itu diwarnai gol penalti Bruno Moreira hingga gol Kakang Rudianto yang dianulir wasit usai tinjauan VAR.

Pertandingan Persebaya vs Persib Bandung menjadi panggung adu taktik dua pelatih sarat pengalaman, Bernardo Tavares kontra Bojan Hodak. Tensi tinggi, pressing ketat, serta duel fisik mewarnai jalannya laga yang mempertemukan tuan rumah Bajol Ijo dengan Maung Bandung yang berstatus pemuncak klasemen sementara.

Sejak awal laga Persebaya vs Persib Bandung, atmosfer panas langsung terasa. Baru satu menit pertandingan berjalan, Ryan Ardiansyah sudah mengancam gawang Teja Paku Alam. Beruntung, kiper Persib tampil sigap mengamankan peluang tersebut.

Babak Pertama Panas, VAR Jadi Sorotan

Tim tuan rumah tampil agresif dengan pressing tinggi ala racikan Bernardo Tavares. Sementara Persib asuhan Bojan Hodak mencoba mengandalkan serangan balik cepat. Namun solidnya lini pertahanan Persebaya membuat Ramon Tanque dan kolega kesulitan mengembangkan permainan.

Ketegangan sempat meningkat ketika Bojan Hodak diganjar kartu kuning akibat protes berlebihan kepada wasit. Pelatih asal Kroasia itu terlihat emosional di pinggir lapangan.

Peluang emas Persib hadir di menit ke-22. Umpan terukur Sari Berginho mengarah ke Sadil Ramdani, namun sepakan sang winger masih mampu ditepis gemilang oleh Ernando Ari.

Petaka bagi Persib datang pada menit ke-40. Federico Barba melakukan pelanggaran terhadap Bruno Moreira di kotak penalti. Wasit sempat melakukan pengecekan VAR sebelum menunjuk titik putih. Bruno Moreira yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Teja Paku Alam lewat sepakan datar ke sisi kiri gawang. Skor berubah 1-0 untuk Persebaya.

Persib sempat membalas di menit ke-45 melalui Kakang Rudianto. Namun gol tersebut dianulir setelah VAR mendeteksi handball Ramon Tanque dalam proses terjadinya gol. Keputusan itu memicu protes keras dari kubu Maung Bandung, termasuk Marc Klok dan Tom Haye di bangku cadangan.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Adu Strategi Tavares vs Hodak

Sebelum laga, Bojan Hodak sudah memprediksi duel melawan Persebaya akan berjalan ketat dan lebih menonjolkan determinasi fisik ketimbang permainan indah. Ia juga mengakui adanya peningkatan signifikan Persebaya sejak ditangani Bernardo Tavares.

Persebaya memang sempat mencatat 13 laga tak terkalahkan sebelum terpeleset di dua pertandingan. Namun kemenangan atas PSM Makassar menjadi suntikan moral penting bagi Bajol Ijo.

Bojan Hodak menilai Persebaya tetap berbahaya, terutama dengan kehadiran tiga pemain depan berkualitas: Gali Freitas, Francisco Rivera, dan Bruno Moreira. Meski begitu, Persib datang dengan modal impresif. Mereka tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir, dengan delapan kemenangan dan satu hasil imbang.

Persib juga memperkuat lini belakang musim ini setelah evaluasi dari kompetisi AFC musim lalu. Namun badai cedera masih membayangi beberapa pemain mereka.

Persebaya Percaya Diri Hadapi Pemuncak

Di sisi lain, Bernardo Tavares menegaskan anak asuhnya dalam kondisi mental yang kuat. Kemenangan tipis atas PSM Makassar memutus tren negatif dua kekalahan beruntun yang sempat menekan psikologis tim.

Meski belum bisa tampil dengan kekuatan penuh karena absennya beberapa striker asing seperti Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba, Persebaya tetap optimistis. Bahkan dalam dua laga terakhir mereka bermain tanpa striker murni dan mengandalkan kreativitas pemain sayap.

Kembalinya Tony Firmansyah setelah akumulasi kartu menjadi tambahan tenaga penting bagi Bajol Ijo. Tavares juga menegaskan tak ingin mengambil risiko memainkan pemain yang belum 100 persen fit.

“Persib adalah tim yang sedang dalam perebutan gelar dan memiliki skuad bagus. Tetapi kami juga harus percaya pada kemampuan tim sendiri,” tegas Tavares.

Laga ini kembali menegaskan bahwa persaingan papan atas BRI Super League 2025 semakin panas. Dengan kemenangan ini, Persebaya membuka peluang memangkas jarak dari Persib di klasemen sementara. Sementara bagi Maung Bandung, hasil ini menjadi alarm serius dalam perburuan gelar juara.

Duel sarat gengsi ini pun membuktikan bahwa setiap poin di fase krusial musim ini begitu berharga.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Persebaya vs Persib Bandung #Bernando Tavares #Bruno Moreira #BRI Super League 2025 2026 #bojan hodak