BLITAR - Hasil Persib Bandung vs Persita menjadi sorotan utama pekan ke-22 BRI Super League 2025-2026. Kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang membuat Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen, sekaligus menjaga jarak dari kejaran Borneo FC dan Persija Jakarta di papan atas.
Dalam laga yang berlangsung ketat itu, satu-satunya gol dicetak Andrew Jung pada menit ke-50. Gol tersebut lahir dari skema bola mati, memanfaatkan sepak pojok Luciano Guaycochea yang disambut tandukan tajam Jung. Hasil Persib Bandung vs Persita ini semakin penting karena diraih di tengah jadwal padat, termasuk keterlibatan Maung Bandung di AFC Champions League 2.
Persib Bandung Menang Tipis, Bojan Hodak Akui Laga Tak Mudah
Pelatih Bojan Hodak mengakui pertandingan berjalan alot. Menurutnya, Persita tampil disiplin dengan pertahanan rapat dan kolektif.
“Persita bertahan dengan sepuluh pemain dan semuanya berlari. Mereka sangat terorganisir. Tidak mudah menang melawan mereka,” ujar Hodak.
Ia juga mengakui timnya tidak memiliki banyak peluang seperti laga-laga sebelumnya. Namun efektivitas menjadi pembeda. Jung menjalankan tugasnya sebagai striker dengan memaksimalkan peluang kecil menjadi gol.
Kiper Teja Paku Alam pun relatif minim ancaman sepanjang pertandingan. Satu momen krusial terjadi ketika gol Persita dianulir wasit karena peluit sudah lebih dulu dibunyikan dalam situasi sepak pojok.
Bek Persib, Eliano Reijnders, menilai timnya memulai laga dengan intensitas tinggi dalam 30 menit awal. Meski sempat terjadi penurunan tempo, lini belakang tetap solid hingga akhir laga.
Kemenangan ini membuat Persib Bandung mengoleksi 50 poin dan bertahan di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025-2026.
Borneo FC Tak Gentar, Fabio Lefundes Tetap Optimistis
Di sisi lain, pesaing terdekat Persib, Borneo FC Samarinda, tetap menjaga asa juara meski baru saja kalah dari Dewa United FC.
Pelatih Fabio Lefundes menegaskan timnya tidak kehilangan optimisme. Saat ini Pesut Etam berada di posisi ketiga dengan 46 poin, hanya terpaut satu angka dari Persija Jakarta di peringkat kedua dan selisih empat poin dari Persib Bandung di puncak.
“Sejak awal target kami meraih poin sebanyak mungkin. Kami sempat mencatat banyak kemenangan beruntun dan masih ada di papan atas,” tegas Lefundes.
Borneo masih memiliki satu laga tunda melawan Persib yang berpotensi mengubah peta persaingan. Dalam waktu dekat, mereka juga harus menghadapi tim-tim kuat seperti Arema FC, Persija, dan Persebaya Surabaya. Jadwal padat selama Ramadan menjadi tantangan tersendiri.
Tom Hey Absen, Bojan Hodak Beri Klarifikasi
Hasil Persib Bandung vs Persita juga diwarnai absennya gelandang Tom Hey. Publik sempat berspekulasi bahwa sang pemain terkena akumulasi kartu kuning. Namun Hodak memastikan absennya Tom karena urusan keluarga.
“Tom Hey ada keperluan keluarga dan itu tidak buruk. Nanti Anda akan tahu,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut tanpa merinci lebih jauh.
Sebagai pengganti, Luciano Guaycochea tampil impresif dan bahkan dinobatkan sebagai player of the match. Hodak menegaskan pentingnya kedalaman skuad dalam mengarungi kompetisi domestik dan Asia.
“Ini mengapa kami punya 22 pemain. Semua harus siap karena mereka digaji dan kami bermain juga di AFC Champions League 2,” tambahnya.
Sementara itu, situasi berbeda dialami pemain anyar asal Prancis, Layvin Kurzawa. Eks PSG tersebut belum juga menjalani debut di Super League musim ini dan baru tampil di ajang Asia.
Pelaku Onar Minta Maaf, Tribun Ditutup
Di luar pertandingan, insiden pitch invasion yang melibatkan kelompok suporter Southside menjadi perhatian. Perwakilan suporter telah menemui manajemen PT Persib Bandung Bermartabat dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Manajemen menerima permintaan maaf tersebut, namun tetap menjatuhkan sanksi berupa penutupan tribun Southside sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi.
Kemenangan tipis atas Persita menjadi modal penting bagi Persib di tengah jadwal padat. Dengan persaingan ketat bersama Borneo FC dan Persija, setiap poin kini menjadi sangat krusial dalam perburuan gelar BRI Super League 2025-2026.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.