BLITAR– Atmosfer panas menyelimuti Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat tuan rumah Persebaya Surabaya menjamu sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League. Laga yang dijuluki sebagai salah satu derbi terbesar di Indonesia ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Persib Bandung turun dengan kekuatan terbaiknya, termasuk mengandalkan kiper utama Teja Paku Alam dan duet bek tangguh Patricio-Barba. Namun, tuan rumah Persebaya tampil menekan sejak awal. Teja Paku Alam dipaksa bekerja keras sejak detik ke-37 saat menggagalkan peluang emas dari penyerang Bajul Ijo.
Petaka bagi Maung Bandung datang di menit ke-40. Federico Barba dianggap melakukan pelanggaran terhadap Bruno Moreira di dalam kotak terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih, dan Bruno sukses mengonversi penalti tersebut menjadi gol, membawa Persebaya unggul 1-0.
Persib sebenarnya hampir menyamakan kedudukan jelang turun minum melalui aksi Kakang Rudianto. Namun, kegembiraan punggawa Maung Bandung sirna setelah wasit melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR). Ramon dinyatakan melakukan handball terlebih dahulu sebelum gol tercipta, sehingga skor 1-0 untuk Persebaya bertahan hingga babak pertama usai.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa melawan Persebaya tidak pernah mudah. "Dalam pertandingan seperti ini tidak ada istilah tim favorit. Kemenangan harus diperjuangkan dengan sangat keras," tegasnya. Hodak juga menyoroti kedalaman skuadnya musim ini yang jauh lebih baik dibandingkan musim lalu, terutama dalam memperkuat lini pertahanan di bursa transfer.
Di sisi lain, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut timnya tampil tanpa beban meski mengakui Persib adalah tim dengan kedalaman skuad mumpuni, yang ia ibaratkan sebagai "JDT-nya Indonesia". Tavares menginstruksikan anak asuhnya untuk menjaga intensitas permainan guna meredam agresivitas tim tamu.
Meskipun sempat tertinggal dan diwarnai drama pembatalan gol oleh VAR, Persib tetap menunjukkan mentalitas juara bertahan untuk terus berupaya mengamankan poin demi menjaga jarak dari pesaing terdekat seperti Persija dan Borneo FC di puncak klasemen.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.