Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Analogi 'Jeffri Nichol' di Balik Kekalahan MU dari Arsenal: Permainan Cantik Ruben Amorim Berakhir Tragis di Tangan Arteta!

Satria Wira Yudha Pratama • Rabu, 4 Maret 2026 | 11:48 WIB

Hasil Arsenal vs MU Liga Inggris 2026: Gol tunggal menangkan Arsenal, debut Sesko dipertanyakan, hingga kritik tajam Kochi untuk taktik Mikel Arteta.
Hasil Arsenal vs MU Liga Inggris 2026: Gol tunggal menangkan Arsenal, debut Sesko dipertanyakan, hingga kritik tajam Kochi untuk taktik Mikel Arteta.

BLITAR – Pekan perdana Liga Inggris musim 2026 langsung menyajikan duel bertensi tinggi antara dua rival abadi, Arsenal melawan Manchester United. Meski Arsenal berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0, laga ini menyisakan perdebatan sengit mengenai efektivitas strategi kedua pelatih.

Kekalahan Manchester United di bawah asuhan Ruben Amorim diibaratkan seperti kekalahan angka dalam ring tinju. Pengamat sepak bola, Panji, menganalogikan performa Setan Merah layaknya Jeffri Nichol saat bertanding tinju. "Kita tidak kalah-kalah amat, muka tidak bonyok, tapi kita kalah angka. MU menguasai penguasaan bola dan peluang, tapi efektivitasnya nol," cetus Panji dalam diskusi Om Sport.

Kekalahan MU tak lepas dari "kelucuan" di lini belakang. Meski Matthijs de Ligt tampil sangat solid—bahkan disebut bermain layaknya "binatang" yang menjaga area pertahanan—kesalahan koordinasi saat situasi bola mati menjadi pembeda. Kiper Altay Bayindir dianggap gagal memberikan proteksi maksimal saat menghadapi taktik distract pemain Arsenal di area penalti.

Di sisi lain, debut penyerang baru MU, Benjamin Sesko, yang masuk di babak kedua belum mampu memberikan dampak signifikan. Panji meragukan nilai transfer Sesko yang mencapai 70 juta Euro jika hanya berkaca pada torehan 14 gol di Bundesliga musim lalu. "Ekspektasi di MU itu sangat besar, sementara secara taktis transisi dari Casemiro dan Bruno sering membuat pertahanan kewalahan," tambahnya.

Meski menang, Arsenal tak luput dari kritik. Pengamat senior, Kochi, menyebut permainan The Gunners semalam sebagai salah satu yang terburuk di bawah asuhan Mikel Arteta. Ia menilai taktik Arteta tidak jalan dan banyak pemain tampil di bawah kapasitas, termasuk Declan Rice dan Bukayo Saka yang terlihat kesulitan.

"Arsenal beruntung menang karena lawannya MU. Jika melawan tim seperti Liverpool atau Manchester City dengan performa seperti ini, hasilnya bisa berbeda. Arteta masih punya masalah besar dalam memilih pemain bintang; banyak pemain yang dibayar mahal tapi tidak memberikan perbedaan," tegas Kochi dengan nada keras.

Kemenangan ini membawa Arsenal kembali ke jalur persaingan juara, meski Kochi tetap pesimistis selama tim tidak mendatangkan striker haus gol kelas dunia seperti Victor Osimhen. Sementara bagi MU, Ruben Amorim dituntut segera menemukan tandem dinamis di lini tengah untuk mendampingi Casemiro serta mencari kiper yang memiliki karakter kuat untuk mengomandoi lini belakang.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#mikel arteta #arsenal #Ruben Amorim #manchester united #liga inggris