Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persaingan Klasemen Liga Inggris Makin Beringas! Chelsea Kena Comeback Tragis, Manchester City Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal

Saifullah Muhammad Jafar • Kamis, 5 Maret 2026 | 14:55 WIB

BLITAR – Memasuki putaran krusial, Persaingan Klasemen Liga Inggris musim ini semakin menyajikan drama yang sulit ditebak. Kejutan terbesar
BLITAR – Memasuki putaran krusial, Persaingan Klasemen Liga Inggris musim ini semakin menyajikan drama yang sulit ditebak. Kejutan terbesar
BLITAR – Memasuki putaran krusial, Persaingan Klasemen Liga Inggris musim ini semakin menyajikan drama yang sulit ditebak. Kejutan terbesar pekan ini datang dari Stamford Bridge, di mana raksasa London Biru, Chelsea, harus menelan pil pahit usai terkena comeback menyakitkan dari tim kuda hitam, Leeds United. Padahal, The Blues sempat unggul 2-0 lebih dulu sebelum akhirnya tersalip di kandang sendiri.

Kekalahan menyakitkan ini kembali menelanjangi penyakit kronis Chelsea: ketidakkonsistenan. Performa bintang mereka, Cole Palmer, dinilai menurun drastis dibandingkan musim lalu. Keputusan taktis pelatih Liam Rosenior—yang baru menggantikan Enzo Maresca—juga menuai kritik tajam. Menempatkan Enzo Fernandez di sektor sayap kiri alih-alih di posisi naturalnya sebagai gelandang sentral bersama Moises Caicedo, dinilai sebagai blunder yang mematikan kreativitas tim. Jika ingin menembus zona Liga Champions dalam ketatnya Persaingan Klasemen Liga Inggris, membuang poin di laga kandang melawan tim seperti Leeds adalah sebuah dosa besar.

Di tempat lain, badai pemecatan pelatih kembali memakan korban. Thomas Frank resmi didepak dari kursi kepelatihan Tottenham Hotspur usai rentetan hasil minor, termasuk kekalahan kandang dari Newcastle United. Keputusan ini dinilai wajar mengingat kedalaman skuad Spurs yang sebenarnya cukup mewah dengan nama-nama seperti Xavi Simons, Dominic Solanke, dan Radu Dragusin. Alih-alih bersaing di papan atas, Spurs justru terpuruk di peringkat 16, tak jauh berbeda dengan era Ange Postecoglou.

Baca Juga: 40 Pegawai PPPK Baru Masuk Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar, Kepala Kantah Sambut di Aula Satreyan

Manchester United Frustrasi, City Kirim Sinyal Bahaya

Beralih ke laga lainnya, Manchester United kembali menunjukkan kelemahan fatal mereka saat ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United. Skuad Setan Merah tampak sangat frustrasi dan miskin kreativitas saat menghadapi skema pertahanan rapat (low block). Peran Bruno Fernandes sebagai kreator serangan kian dipertanyakan. Banyak pengamat menilai Bruno saat ini hanyalah "pemain bagus biasa", bukan lagi sosok pemain top yang mampu memikul beban tim di saat-saat kritis.

Sementara itu, ancaman paling nyata dalam Persaingan Klasemen Liga Inggris datang dari sang juara bertahan, Manchester City. Skuad asuhan Pep Guardiola sukses melibas Fulham 3-0 tanpa ampun. Kemenangan ini memangkas jarak poin mereka dengan pemuncak klasemen, Arsenal, menjadi hanya tiga poin.

City menunjukkan mentalitas juara yang mengerikan dengan "membunuh" pertandingan sejak babak pertama. Jika melihat jadwal lima pertandingan liga ke depan—melawan Newcastle, Leeds, Nottingham Forest, West Ham, dan Crystal Palace—peluang City untuk menyapu bersih kemenangan sangatlah besar. Ini jelas menjadi tekanan mental yang luar biasa bagi Arsenal yang masih harus melakoni laga krusial melawan Brentford.

Baca Juga: Bahas Kesejahteraan Ojol hingga Reforma Agraria, Sufmi Dasco Ahmad Sampaikan Aspirasi Kepala Desa ke Presiden Prabowo!

Drama Papan Bawah dan Kemenangan Krusial Liverpool

Drama tak kalah sengit juga terjadi di zona degradasi. Crystal Palace yang sudah unggul 2-0 di kandang justru harus menyerah 2-3 dari Burnley hanya dalam rentang waktu empat menit di akhir babak pertama. Kemenangan ini menghidupkan asa Burnley untuk bertahan di kasta tertinggi, meski saat ini mereka masih tertahan di peringkat 19.

Sementara itu, Liverpool berhasil meraih kemenangan vital yang sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan diri tim. Meski permainan secara keseluruhan belum maksimal dan diwarnai passing yang amburadul dari Wataru Endo, gol krusial dari sang kapten Virgil van Dijk memastikan The Reds tetap berada dalam jalur perburuan tiket Eropa. Mengandalkan tusukan berbahaya dari Florian Wirtz, Liverpool membuktikan bahwa mereka belum habis.

Dengan sisa pertandingan yang semakin menipis, siapa yang akan mengangkat trofi dan siapa yang akan terdegradasi? Kita tunggu saja kejutan berikutnya di lapangan hijau. (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Pemecatan Thomas Frank #Persaingan Klasemen Liga Inggris #Chelsea vs Leeds United #Hasil MU vs West Ham #Manchester City vs Fulham