BLITAR – Atmosfer sepak bola tanah air mendadak geger menyusul isu pencabutan lisensi wasit Eko Saputra oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Kabar ini mencuat setelah kepemimpinan wasit asal Sumatera Barat tersebut dinilai penuh kontroversi dalam laga big match antara Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026).
Meskipun belum ada rilis resmi dari pihak federasi, gelombang protes dari pendukung Maung Bandung terus mengalir. Fokus utama polemik terletak pada penggunaan Video Assistant Referee (VAR) yang dianggap tidak maksimal karena hanya menggunakan satu sudut pandang kamera saat menganulir gol Kakang Rudianto dan memberikan penalti untuk Persebaya.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tetap pada pendiriannya untuk tidak mengomentari kinerja wasit demi menghindari sanksi Komdis PSSI. "Saya tidak bisa bicara soal wasit hari ini. Jika tidak bicara wasit, tidak ada hal lain yang bisa saya sampaikan," tegasnya singkat.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan 54 poin, unggul empat angka dari Persija Jakarta. Persebaya sendiri tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 39 poin.
Di tengah panasnya isu perwasitan, kabar mengejutkan datang dari bursa transfer. Gelandang muda berbakat, Ivar Jenner, dikabarkan masuk dalam radar incaran Persib Bandung untuk proyek regenerasi jangka panjang. Pemain yang saat ini memperkuat Dewa United tersebut dinilai sebagai sosok ideal untuk menggantikan peran Marc Klok di masa depan. Manajemen dikabarkan tengah menyiapkan draf kontrak berdurasi empat tahun untuk pemain Timnas Indonesia tersebut.
Laga GBT kemarin juga sempat memicu perdebatan mengenai legalitas enam pergantian pemain yang dilakukan Persib. Namun, berdasarkan Laws of the Game yang diadopsi Liga 1, tambahan satu slot pergantian pemain memang diperbolehkan jika terjadi insiden cedera kepala atau concussion substitution. Insiden benturan keras antara Federico Barba dan pemain lawan menjadi dasar kuat Hodak melakukan strategi tersebut.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.