Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Feda Ega Pratama Start Posisi 3 di Moto3 Brazil 2026, Dapat Pujian CEO Dorna

Divka Vance Yandriana • Minggu, 8 Maret 2026 | 23:35 WIB

Feda Ega Pratama start posisi 3 di Moto3 Brazil 2026, dapat pujian CEO Dorna Carmelo Espeleta, peluang podium semakin terbuka.
Feda Ega Pratama start posisi 3 di Moto3 Brazil 2026, dapat pujian CEO Dorna Carmelo Espeleta, peluang podium semakin terbuka.

BRAZIL – Pembalap muda Indonesia, Feda Ega Pratama, kembali mencetak prestasi gemilang di ajang Moto3 2026. Pada sesi kualifikasi Moto3 GP Brazil yang digelar Sabtu, 7 Maret 2026, Feda berhasil mengamankan posisi start ketiga dengan catatan waktu 1 menit 42,354 detik. Hasil ini merupakan peningkatan dibanding seri Thailand di Buriram, di mana Feda memulai dari posisi kelima.

Prestasi tersebut menarik perhatian publik dan dunia balap internasional. CEO Dorna Sports, Carmelo Espeleta, mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan pembalap Indonesia. “Saya sangat takjub dengan performa Feda Ega Pratama hari ini. Dia menunjukkan skill luar biasa, mental baja, dan keberanian yang jarang dimiliki pembalap muda,” ujar Espeleta. Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa Feda adalah salah satu talenta muda yang perlu diperhitungkan di Moto3.

Baca Juga: Elkan Baggott Dipanggil Kembali ke Timnas Indonesia, John Herdman Siapkan Skuad untuk FIFA Series 2026

Performa Konsisten dan Adaptasi Cepat

Sirkuit Autodromo Ayrton Senna International Circuit sepanjang 4,309 km dikenal menantang, dengan 15 tikungan kombinasi cepat dan lambat serta lintasan lurus untuk overtaking. Feda menampilkan konsistensi tinggi sejak latihan bebas FP1 hingga FP3, selalu menembus top 10. Kemampuan adaptasi cepat terhadap karakter sirkuit yang menuntut presisi tinggi menjadi kunci suksesnya di kualifikasi.

“TRK di Brazil cukup menantang. Tapi saya siap memberikan yang terbaik di race nanti. Semoga bisa memberikan kebanggaan bagi Indonesia,” kata Feda setelah sesi kualifikasi. Catatan waktu Feda hanya berselisih 0,367 detik dari pol position yang dicatat pembalap Spanyol, David Almansa, sehingga peluang untuk bersaing di posisi terdepan sangat terbuka.

Baca Juga: Lapas Kelas II B Blitar Usulkan Remisi Hari Raya Nyepi Bagi Napi Beragama Hindu

Sorotan dari Pesaing dan Media

Keberhasilan Feda juga menimbulkan reaksi dari pesaingnya, Brian Uriarte Diego. Uriarte mengaku terkejut dan merasa perlu menyesuaikan strategi balapnya. “Seorang rooky bisa langsung menempati top 3 di grid. Itu membuat saya berpikir ulang soal strategi saya sendiri. Dia jelas menunjukkan bahwa dia bukan pembalap biasa,” ucapnya.

Komentator MotoGP internasional, termasuk Gevin Emet dari TNT Sports, juga memuji performa impresif Feda. Mereka menilai kombinasi keberanian mengambil risiko, kontrol motor presisi, dan kemampuan membaca lintasan membuat Feda layak diperhitungkan untuk podium.

Baca Juga: Megawati Hangestri Pecahkan Rekor! Kontrak Rp8 Miliar di Red Sparks Jadikannya Pemain Asia Termahal Liga Voli Korea

Momentum bagi Balap Motor Indonesia

Start di grid depan memberi keuntungan strategis bagi Feda dalam balapan yang akan digelar Minggu, 8 Maret 2026. Posisi ini memungkinkan pembalap Indonesia tersebut bersaing langsung dengan veteran dan juara dunia muda Moto3. Keberhasilan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi perkembangan balap motor Indonesia di kancah internasional, membuktikan bahwa talenta Asia kini mampu bersaing dengan pembalap Eropa yang selama ini mendominasi kelas junior.

Dengan dukungan tim Honda Team Asia, Feda Ega Pratama berpotensi mencetak podium, bahkan mungkin kemenangan, jika strategi balap dan konsistensi dijaga dengan baik. Prestasi ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga menginspirasi generasi muda Indonesia untuk mengejar karier di dunia balap motor internasional.

Editor : Anggi Septian A.P.
#moto3 #Feda Ega Pratama #motogGP