Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Viral Isu Tak Beri Umpan ke Megawati, Manajemen Bongkar Fakta Rekayasa Deepfake di Balik Kabar Tisya Amallya Dipecat

Saifullah Muhammad Jafar • Senin, 9 Maret 2026 | 14:40 WIB

Cek fakta di balik kabar Tisya Amallya dipecat usai viral isu umpan Megawati. Manajemen JPE pastikan hal itu hoaks rekayasa video deepfake.
Cek fakta di balik kabar Tisya Amallya dipecat usai viral isu umpan Megawati. Manajemen JPE pastikan hal itu hoaks rekayasa video deepfake.
BLITAR KAWENTAR – Jagat media sosial kembali diguncang isu panas seputar internal tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro. Isu ini bermula dari sebuah perdebatan viral mengenai keputusan setter Tisya Amallya yang dinilai jarang memberikan umpan kepada Megawati Hangestri. Narasi yang beredar di YouTube menyebutkan bahwa hal tersebut adalah strategi untuk melindungi Megawati yang diklaim sedang mengalami cedera. Namun, spekulasi taktik di lapangan tersebut dengan cepat menggelinding liar dan berujung pada kabar Tisya Amallya dipecat dari posisinya di klub.

Baca Juga: Viral Kabar Tisya Amallya Dipecat Usai Laga Melawan Gresik, Manajemen Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Fakta Sebenarnya

Klarifikasi Resmi Manajemen Jakarta Pertamina Enduro

Merespons bola liar yang semakin meresahkan penggemar, manajemen akhirnya memberikan pernyataan tegas. Chef de Mission tim Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, memastikan bahwa kabar Tisya Amallya dipecat adalah hoaks murni yang tidak berdasar. Tisya dipastikan masih menjadi bagian penting di dalam skuad dan tetap menjalankan perannya secara utuh sebagai kapten tim.

Lebih lanjut, pihak klub membongkar fakta mengejutkan terkait asal muasal menyebarnya kabar Tisya Amallya dipecat tersebut ke publik. Manajemen menemukan sejumlah video di platform media sosial yang terindikasi kuat menggunakan teknologi manipulasi kecerdasan buatan atau deepfake. Oknum pembuat hoaks merekayasa wajah dan suara dari jajaran pelatih, manajemen, hingga pemain untuk memuluskan narasi palsu.

Video manipulatif tersebut sengaja menyunting potongan pernyataan resmi manajemen dari konteks acara yang sama sekali berbeda. Potongan itu kemudian digabungkan dengan narasi suara buatan serta visual yang menyerupai laporan pembaca berita televisi. Hasilnya, konten tersebut berhasil mengecoh publik seolah-olah pihak klub secara resmi mendepak sang kapten.

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Resmi Dirilis, Ada Emil Audero hingga Ole Romeny, Ini Jadwal dan Lawan Garuda

Fokus Amankan Gelar Juara

Werry sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab dari pihak yang memproduksi dan menyebarkan konten manipulatif tersebut. Menurutnya, hoaks pemecatan ini sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu dengan niat merusak keharmonisan internal tim yang saat ini sedang berjuang keras mengarungi sisa kompetisi.

Saat ini, Jakarta Pertamina Enduro memilih menutup telinga dari provokasi media sosial dan mengalihkan fokus penuh ke persiapan tim. Seluruh elemen skuad tengah berkonsentrasi menghadapi fase krusial menuju perebutan gelar juara di babak empat besar. Publik dan pendukung setia voli tanah air diimbau untuk lebih kritis menyaring informasi dan hanya merujuk pada rilis resmi dari klub.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Megawati Hangestri #Pertamina Enduro #Tisya Amallya #video deepfake #Hoaks Pemecatan