Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Surabaya Bersih-Bersih Skuad? 4 Pemain Ini Terancam Dicoret Bernardo Tavares Usai Kekalahan Telak dari Borneo FC

Rendra Febrian Permana • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:40 WIB

Persebaya Surabaya Bersih-Bersih Skuad? 4 Pemain Ini Terancam Dicoret Bernardo Tavares Usai Kekalahan Telak dari Borneo FC
Persebaya Surabaya Bersih-Bersih Skuad? 4 Pemain Ini Terancam Dicoret Bernardo Tavares Usai Kekalahan Telak dari Borneo FC

BLITAR - Kekalahan telak Persebaya Surabaya dari Borneo FC dengan skor 1-5 memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depan sejumlah pemain di skuad Bajul Ijo. Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, memberi sinyal bahwa beberapa pemain lama dinilai tidak cocok dengan strategi permainan yang sedang ia bangun.

Pernyataan tersebut langsung memicu pembicaraan di kalangan Bonek dan Bonita. Banyak yang menilai komentar itu sebagai indikasi bahwa Persebaya Surabaya kemungkinan akan melakukan evaluasi besar terhadap komposisi tim untuk menghadapi musim mendatang.

Situasi ini semakin menarik karena manajemen klub disebut memasang target besar bagi Persebaya Surabaya untuk meraih gelar juara pada musim 2026-2027. Jika target tersebut ingin dicapai, perombakan skuad bisa menjadi langkah yang tidak terhindarkan.

Empat Pemain Mulai Masuk Spekulasi Dicoret

Beberapa nama pemain kini mulai dikaitkan dengan kemungkinan dilepas oleh Persebaya pada musim depan. Spekulasi ini muncul setelah hasil buruk yang dialami tim serta pernyataan terbuka dari Bernardo Tavares.

Nama pertama yang cukup mengejutkan adalah Bruno Moreira. Pemain sayap asal Brasil tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu sosok penting di lini serang Bajul Ijo. Namun penampilannya dalam laga melawan Borneo FC dinilai jauh dari ekspektasi.

Dalam pertandingan tersebut, beberapa peluang serangan Persebaya terbuang karena Bruno dianggap terlalu lama menggiring bola sebelum mengirim umpan. Padahal, strategi yang diinginkan Bernardo Tavares menekankan permainan cepat dengan aliran bola yang efektif dari kaki ke kaki.

Gaya bermain Bruno yang sering melakukan dribble panjang dinilai kurang sesuai dengan pola permainan tersebut. Meski begitu, kontribusinya bagi tim tidak bisa diabaikan. Sebagai pemain sayap, jumlah gol yang ia cetak hampir menyamai torehan David Da Silva selama membela Persebaya, hanya terpaut dua gol saja.

Menariknya, kontrak Bruno Moreira masih berlaku hingga akhir tahun 2026. Hal ini membuat masa depannya menjadi tanda tanya besar, apakah akan tetap dipertahankan atau justru dilepas lebih cepat.

Koko Ari Araya Juga Disorot

Nama kedua yang disebut-sebut berpotensi dilepas adalah Koko Ari Araya. Bek kanan ini dinilai belum mampu menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim.

Ketika dimainkan sebagai pengganti Arif Catur Pamungkas, lini pertahanan sisi kanan Persebaya beberapa kali terlihat rapuh. Dalam sejumlah pertandingan, banyak serangan lawan datang dari sektor tersebut.

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Koko Ari Araya kemungkinan akan dipulangkan ke klub asalnya, Madura United, pada akhir musim.

Nasib Ernando Ari dan Francisco Rivera

Spekulasi berikutnya juga menyasar nama besar di dalam tim, yakni Ernando Ari. Kiper yang dikenal sebagai salah satu penjaga gawang lokal terbaik ini selama ini menjadi andalan Persebaya.

Performanya bahkan membuat ia dipanggil ke skuad tim nasional Indonesia. Namun kontraknya bersama Persebaya diketahui akan berakhir pada musim ini.

Penampilannya saat Persebaya kalah telak dari Borneo FC di Samarinda juga ikut menjadi sorotan. Meski memiliki reputasi besar, Bernardo Tavares disebut menginginkan sosok kiper yang mampu tampil sempurna secara konsisten.

Nama terakhir yang masuk dalam spekulasi adalah Francisco Rivera. Gelandang ini dikenal sebagai pengatur permainan di lini tengah Bajul Ijo.

Rivera memiliki visi bermain yang baik serta umpan akurat untuk membuka pertahanan lawan. Namun kabarnya, pelatih menginginkan karakter pemain yang lebih sesuai dengan strategi tim ke depan.

Kontrak Rivera juga akan berakhir pada musim ini, sehingga masa depannya bersama Persebaya masih belum pasti.

Sinyal Perombakan Besar di Persebaya

Jika melihat berbagai perkembangan tersebut, Persebaya Surabaya tampaknya tengah bersiap melakukan perubahan besar pada komposisi tim.

Target manajemen untuk menjadikan Bajul Ijo sebagai juara pada musim 2026-2027 menjadi salah satu alasan utama. Untuk mencapai target itu, klub kemungkinan akan melakukan pembenahan skuad secara menyeluruh.

Langkah tersebut bisa meliputi melepas sejumlah pemain lama dan mendatangkan pemain baru dengan kualitas yang lebih tinggi. Jika benar terjadi, perombakan ini bisa menjadi salah satu proyek terbesar Persebaya dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, hingga saat ini semua kabar tersebut masih sebatas spekulasi. Belum ada keputusan resmi dari manajemen mengenai pemain mana saja yang akan dipertahankan atau dilepas.

Yang jelas, kekalahan telak dari Borneo FC menjadi momen penting yang membuka peluang terjadinya perubahan besar di tubuh Bajul Ijo. Para Bonek dan Bonita kini hanya bisa menunggu apakah Persebaya Surabaya benar-benar akan melakukan bersih-bersih skuad atau tetap mempertahankan pemain yang selama ini menjadi tulang punggung tim.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Bernando Tavares #Bruno Moreira #Francisco Rivera #ernando ari #persebaya surabaya