BLITAR - Isyarat perombakan besar di tubuh Persebaya Surabaya mulai terlihat menjelang akhir kompetisi Super League 2025-2026. Sinyal cuci gudang Persebaya Surabaya semakin kuat setelah sembilan pemain diketahui memiliki kontrak yang akan segera berakhir pada akhir musim ini.
Situasi tersebut membuat manajemen Bajol Ijo menghadapi dilema penting. Pasalnya, beberapa pemain yang kontraknya segera habis justru merupakan pemain yang cukup sering tampil dan memiliki peran penting dalam skema permainan tim.
Jika tidak segera mengambil langkah cepat, Persebaya Surabaya berpotensi kehilangan sembilan pemainnya secara cuma-cuma. Kondisi ini membuat spekulasi cuci gudang Persebaya Surabaya semakin ramai dibicarakan menjelang penutupan musim.
Dilansir dari tribunw.com, manajemen Bajol Ijo harus segera mengambil keputusan apakah memperpanjang kontrak para pemain tersebut atau melakukan perombakan besar dalam skuad untuk menyongsong musim depan.
Enam Pemain Masih Jadi Andalan Tim
Dari total sembilan pemain yang kontraknya akan berakhir, enam di antaranya bahkan masih cukup sering tampil dalam susunan pemain utama pada paruh kedua musim ini.
Hal tersebut tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen tim. Sebab, pemain-pemain tersebut masih memegang peran penting dalam strategi permainan Persebaya.
Yang menarik, dua pemain yang kontraknya hampir habis berasal dari posisi yang sangat krusial, yakni penjaga gawang. Posisi ini dikenal sebagai salah satu sektor vital dalam sebuah tim sepak bola.
Jika Persebaya tidak segera memperpanjang kontrak para pemain tersebut, bukan tidak mungkin kekuatan tim akan berkurang secara signifikan pada musim depan.
Bruno Moreira Jadi Sorotan Bonek
Salah satu nama yang menjadi perhatian publik adalah kapten tim asal Brasil, Bruno Moreira. Pemain yang selama beberapa musim terakhir menjadi ikon Persebaya itu kini tengah mendapat sorotan tajam dari para pendukung setia Bajol Ijo, Bonek Mania.
Kritik terhadap Bruno Moreira mencuat setelah Persebaya mengalami kekalahan telak dalam laga tandang melawan Borneo FC beberapa waktu lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya harus menelan kekalahan dengan skor 1-3 dari tuan rumah. Hasil buruk itu membuat performa beberapa pemain, termasuk Bruno Moreira, mulai dipertanyakan oleh para suporter.
Padahal selama ini, Bruno dikenal sebagai salah satu pemain yang cukup konsisten dalam membantu permainan tim.
Namun performanya yang dianggap menurun dalam beberapa pertandingan terakhir membuat sebagian Bonek mulai melontarkan kritik.
Situasi tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa Persebaya Surabaya bisa saja melakukan evaluasi besar terhadap komposisi pemain pada akhir musim nanti.
Daftar Pemain yang Kontraknya Segera Habis
Berikut sembilan pemain Persebaya Surabaya yang kontraknya akan segera berakhir pada musim 2025-2026:
Francisco Rivera (31 Mei 2026)
Bruno Moreira (30 April 2026)
Ernando Ari (31 Mei 2026)
Andika Ramadani (30 Juni 2026)
Bruno Paraiba (akhir musim 2025-2026)
Leo Lelis (akhir musim 2025-2026)
Risto Mitrevski (akhir musim 2025-2026)
Pedro Matos (akhir musim 2025-2026)
Rian Ardiansyah (status pinjaman, akhir musim 2025-2026)
Daftar tersebut menunjukkan bahwa sebagian pemain penting dalam skuad Bajol Ijo berada dalam situasi kontrak yang belum pasti.
Jika tidak segera diamankan, para pemain itu berpotensi direkrut klub lain secara gratis ketika kontraknya berakhir.
Manajemen Persebaya Hadapi Keputusan Penting
Dengan banyaknya pemain yang kontraknya akan habis, manajemen Persebaya kini berada dalam posisi yang cukup sulit.
Mereka harus segera menentukan langkah strategis, apakah mempertahankan pemain inti dengan memperpanjang kontrak atau justru melakukan perombakan besar untuk membangun kekuatan baru.
Keputusan ini tentu akan sangat menentukan arah perjalanan Persebaya pada musim depan.
Jika benar terjadi cuci gudang Persebaya Surabaya, maka Bajol Ijo berpotensi menghadirkan wajah baru dalam komposisi tim untuk kompetisi mendatang.
Sebaliknya, jika sebagian besar pemain dipertahankan, maka Persebaya kemungkinan akan tetap mengandalkan kerangka tim yang sudah ada saat ini.
Apapun keputusan yang diambil, langkah manajemen dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu masa depan skuad Bajol Ijo di kompetisi musim berikutnya.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.