Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dramatis! Bhayangkara Presisi Lampung FC Menang 2-1 atas Arema FC yang Bermain 9 Pemain, The Guardians Tembus Peringkat 6

Rendra Febrian Permana • Rabu, 11 Maret 2026 | 14:47 WIB

Dramatis! Bhayangkara Presisi Lampung FC Menang 2-1 atas Arema FC yang Bermain 9 Pemain, The Guardians Tembus Peringkat 6
Dramatis! Bhayangkara Presisi Lampung FC Menang 2-1 atas Arema FC yang Bermain 9 Pemain, The Guardians Tembus Peringkat 6

BLITAR - Bhayangkara Presisi Lampung FC meraih kemenangan dramatis saat menghadapi Arema FC pada lanjutan pekan ke-25 BRI Super League. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa malam, Bhayangkara menang 2-1 setelah Arema harus bermain dengan sembilan pemain.

Kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC atas Arema FC ini menjadi salah satu laga paling menegangkan pada pekan ke-25. Meski sempat tertinggal lebih dulu, The Guardians mampu membalikkan keadaan pada menit-menit akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke peringkat enam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 41 poin. Sementara itu, Arema FC harus puas tertahan di posisi ke-11 dengan raihan 31 poin.

Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Arema FC berlangsung dalam kondisi lapangan yang kurang ideal. Genangan air di sejumlah titik membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan dan tempo pertandingan cenderung berjalan lambat.

Arema Unggul Lebih Dulu

Arema FC berhasil membuka keunggulan menjelang akhir babak pertama. Gol Singo Edan dicetak oleh Zolvinicius yang sukses memanfaatkan peluang dengan sepakan terarah ke gawang Bhayangkara.

Gol tersebut membuat Arema FC menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0. Namun situasi berubah drastis ketika tim asal Malang itu harus kehilangan satu pemain.

Pablo Oliveira menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Frankie Misa. Insiden tersebut terjadi setelah Oliveira melakukan injakan yang dinilai berbahaya oleh wasit.

Kartu merah tersebut membuat Arema FC harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.

Arema Kehilangan Pemain Lagi

Memasuki babak kedua, Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung mengambil inisiatif serangan untuk mengejar ketertinggalan. Mereka memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menekan pertahanan Arema FC.

Situasi Arema semakin sulit pada menit ke-69 ketika Dalberto juga diganjar kartu merah oleh wasit. Dalberto dianggap melakukan gerakan memukul dalam duel di lapangan.

Akibat kartu merah tersebut, Arema FC harus melanjutkan pertandingan dengan hanya sembilan pemain. Kondisi ini dimanfaatkan maksimal oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75. Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Privat Mbarga setelah memanfaatkan umpan dari sisi sayap.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka dengan skor 1-1.

Penalti Penentu Kemenangan

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Bhayangkara Presisi Lampung FC terus menekan pertahanan Arema yang sudah kelelahan bermain dengan sembilan pemain.

Pada menit ke-87, Bhayangkara mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang. Keputusan wasit tersebut menjadi momen penting bagi tuan rumah.

Musa CDB yang maju sebagai algojo penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Eksekusinya yang tenang membuat bola meluncur mulus ke gawang Arema FC.

Gol tersebut memastikan Bhayangkara Presisi Lampung FC berbalik unggul 2-1 atas Arema FC.

Di sisa waktu pertandingan, Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan. Namun kondisi kekurangan pemain membuat upaya Singo Edan tidak berjalan efektif.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Bhayangkara Presisi Lampung FC tetap bertahan.

Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi tim asuhan Paul Munster. Bhayangkara Presisi Lampung FC kini mencatatkan lima kemenangan beruntun dalam lima pertandingan terakhir mereka di BRI Super League.

Tren positif tersebut membuat The Guardians terus merangsek naik di papan klasemen dan membuka peluang untuk bersaing di papan atas hingga akhir musim.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Arema FC yang harus kehilangan dua pemain sekaligus dalam satu pertandingan. Singo Edan kini tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 31 poin.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#klasemen bri super league #BRI Super League #liga indonesia #Arema FC #bhayangkara fc