Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Persebaya Kalah Telak dari Borneo FC, Bruno Moreira Disorot Bonek! Bernardo Tavares Buka Peluang Datangkan Ramadan Sananta

Rendra Febrian Permana • Rabu, 11 Maret 2026 | 14:47 WIB

Persebaya Kalah Telak dari Borneo FC, Bruno Moreira Disorot Bonek! Bernardo Tavares Buka Peluang Datangkan Ramadan Sananta
Persebaya Kalah Telak dari Borneo FC, Bruno Moreira Disorot Bonek! Bernardo Tavares Buka Peluang Datangkan Ramadan Sananta

BLITAR - Kekalahan telak Persebaya Surabaya dari Borneo FC langsung memicu gelombang kritik dari suporter. Dalam pertandingan yang berakhir pahit bagi Bajul Ijo tersebut, sorotan tajam justru mengarah kepada kapten tim Bruno Moreira. Winger asal Brasil itu menjadi bahan perbincangan paling ramai di kalangan Bonek setelah laga usai.

Performa Bruno Moreira dinilai tidak mampu memberikan dampak signifikan saat Persebaya Surabaya membutuhkan inspirasi di lapangan. Kritik dari suporter pun bermunculan di berbagai platform media sosial. Banyak Bonek yang menyebut permainan sang kapten tidak lagi setajam seperti musim-musim sebelumnya.

Kekalahan Persebaya Surabaya dari Borneo FC itu juga memunculkan evaluasi besar terhadap performa tim secara keseluruhan. Selain kritik terhadap Bruno Moreira, isu mengenai kemungkinan Persebaya Surabaya mendatangkan striker baru untuk musim depan juga mulai ramai diperbincangkan.

Bruno Moreira Jadi Sorotan Usai Kekalahan

Nama Bruno Moreira menjadi topik hangat di kalangan suporter setelah pertandingan. Sebagian Bonek menilai kontribusinya dalam laga tersebut kurang terlihat.

Sebagai kapten tim, ekspektasi terhadap Bruno memang sangat tinggi. Namun, dalam pertandingan melawan Borneo FC, banyak suporter merasa ia gagal mengangkat performa tim ketika Persebaya berada dalam tekanan.

Beberapa Bonek bahkan mulai mempertanyakan keputusan pelatih yang tetap mempertahankan Bruno Moreira bermain penuh selama 90 menit. Mereka menilai pelatih seharusnya memberikan kesempatan kepada pemain lain di lini serang.

Apalagi dalam pertandingan tersebut, Persebaya Surabaya terlihat kesulitan membongkar pertahanan Borneo FC. Minimnya peluang berbahaya membuat lini depan Bajul Ijo menjadi sorotan utama.

Meski begitu, jika dilihat dari data statistik pertandingan, Bruno Moreira sebenarnya tetap terlibat aktif dalam permainan tim.

Statistik Bruno Moreira Tak Cukup Redam Kritik

Secara statistik, performa Bruno Moreira tidak sepenuhnya buruk. Ia bermain penuh selama 90 menit dan mencatat akurasi umpan yang cukup tinggi.

Dalam pertandingan tersebut, Bruno mencatatkan 22 umpan dengan 19 di antaranya berhasil mencapai rekan setim. Akurasi umpannya mencapai sekitar 87 persen.

Selain itu, ia juga mencatat dua dribble, dua tekel sukses, serta tiga intersep sepanjang pertandingan. Bruno juga melakukan tiga kali pemulihan bola saat membantu pertahanan tim.

Namun angka statistik tersebut rupanya belum cukup untuk meredam kekecewaan suporter. Banyak Bonek menilai kontribusi seorang kapten seharusnya terlihat lebih besar, terutama ketika tim berada dalam situasi sulit.

Perdebatan mengenai posisi Bruno Moreira di tim utama pun mulai muncul. Sebagian suporter menilai sudah saatnya pelatih memberi kesempatan kepada pemain lain untuk tampil di lini serang.

Persebaya Mulai Evaluasi Lini Depan

Kekalahan dari Borneo FC membuat sektor penyerangan Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan. Minimnya produktivitas gol dianggap sebagai salah satu masalah utama yang harus segera diperbaiki.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil buruk tersebut. Ia mengakui bahwa Borneo FC tampil jauh lebih efektif sepanjang pertandingan.

Dalam konferensi pers usai laga, pelatih asal Portugal itu menyebut lawan mampu memaksimalkan hampir setiap peluang yang tercipta.

Menurut Tavares, Borneo FC menunjukkan permainan tanpa bola yang sangat baik dan mampu memenangkan banyak duel di lapangan.

Ia juga mengaku sebenarnya sudah mempelajari permainan lawan melalui rekaman video sebelum pertandingan. Namun, strategi yang disiapkan tidak berjalan sesuai rencana.

Rumor Persebaya Incar Ramadan Sananta

Seiring dengan performa lini depan yang dinilai kurang tajam, spekulasi mengenai aktivitas transfer Persebaya Surabaya mulai bermunculan. Salah satu isu yang paling ramai dibicarakan adalah kemungkinan klub mendatangkan striker baru.

Nama striker Timnas Indonesia Ramadan Sananta disebut-sebut masuk dalam radar Persebaya Surabaya untuk memperkuat lini serang.

Sananta sebenarnya pernah dikaitkan dengan Persebaya pada bursa transfer paruh musim 2025–2026 lalu. Namun hingga jendela transfer ditutup, kepindahan tersebut tidak pernah terwujud.

Rumor ini kembali menguat karena hubungan antara Sananta dan Bernardo Tavares. Keduanya pernah bekerja sama ketika masih berada di PSM Makassar.

Pada musim 2022–2023, Ramadan Sananta berkembang pesat di bawah arahan Tavares. Faktor kedekatan tersebut diyakini bisa menjadi salah satu pintu masuk bagi kemungkinan transfer.

Saat ini Sananta diketahui bermain bersama klub Malaysia, DPMM FC. Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang.

Dengan tekanan yang semakin besar terhadap skuad Bajul Ijo, langkah Persebaya Surabaya di bursa transfer musim depan diprediksi akan menjadi salah satu perhatian utama para suporter.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Bernando Tavares #ramadan sananta #Bruno Moreira #persebaya surabaya #borneo fc