BLITAR - Duel panas tersaji dalam laga Bhayangkara FC vs Arema FC yang berakhir dramatis. Arema sempat unggul lebih dulu, tetapi dua kartu merah membuat Singo Edan akhirnya takluk 1-2 dari tuan rumah Bhayangkara FC.
Pertandingan Bhayangkara FC vs Arema FC berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dan saling menekan demi mengamankan tiga poin penting. Arema FC yang bertindak sebagai tim tamu bahkan tampil percaya diri dengan berani menekan lini pertahanan Bhayangkara FC.
Laga Bhayangkara FC vs Arema FC ini akhirnya menghadirkan banyak drama. Mulai dari gol di injury time babak pertama, dua kartu merah untuk Arema FC, hingga comeback dramatis Bhayangkara FC pada babak kedua.
Arema FC Unggul di Injury Time Babak Pertama
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka. Bhayangkara FC mencoba menguasai bola dan membangun serangan dari lini tengah. Namun Arema FC juga tak tinggal diam dan beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Gol yang ditunggu akhirnya datang pada masa tambahan waktu babak pertama. Tepat pada menit 45+1, penyerang Arema FC Joel Vinicius berhasil memecah kebuntuan.
Gol tersebut bermula dari umpan matang Dalberto yang mengirimkan assist presisi ke dalam kotak penalti. Joel Vinicius yang berada di posisi ideal mampu menyelesaikan peluang dengan tenang dan mengubah skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Arema FC.
Gol ini membuat Singo Edan semakin percaya diri. Namun keunggulan tersebut ternyata tidak berlangsung lama karena drama langsung terjadi menjelang turun minum.
Kartu Merah Pablo Oliveira Ubah Jalannya Laga
Petaka datang bagi Arema FC di menit 45+8. Bek mereka, Pablo Oliveira, harus menerima kartu merah langsung dari wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Bhayangkara FC.
Keputusan tersebut membuat Arema FC harus memulai babak kedua dengan hanya 10 pemain. Kondisi ini jelas menjadi keuntungan bagi Bhayangkara FC yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
Masuk babak kedua, tekanan dari Bhayangkara FC semakin intens. Tim berjuluk The Guardian itu terus menggempur pertahanan Arema FC yang mulai terlihat kewalahan menahan serangan bertubi-tubi.
Dalberto Ikut Diusir, Arema Tersisa Sembilan Pemain
Masalah Arema FC ternyata belum selesai. Pada menit ke-70 situasi semakin buruk bagi Singo Edan. Dalberto yang sebelumnya memberikan assist gol pertama justru harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung dari wasit.
Dengan keluarnya Dalberto, Arema FC harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sembilan pemain. Kondisi ini membuat lini pertahanan mereka semakin tertekan oleh gempuran Bhayangkara FC.
Tuan rumah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan intensitas serangan. Arema FC dipaksa bertahan total demi mempertahankan keunggulan mereka.
Bhayangkara FC Bangkit dan Balikkan Keadaan
Tekanan tanpa henti dari Bhayangkara FC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Penyerang Privat Mbarga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut tercipta setelah Privat Mbarga menerima umpan dari Mamadou Sidi yang membuka ruang di lini pertahanan Arema FC. Stadion langsung bergemuruh ketika bola bersarang di gawang Singo Edan.
Setelah gol penyama kedudukan, Bhayangkara FC semakin percaya diri untuk menekan pertahanan Arema FC yang sudah bermain dengan sembilan pemain.
Puncak drama terjadi pada menit ke-88 ketika Bhayangkara FC mendapatkan hadiah penalti dari wasit. Keputusan ini membuka peluang besar bagi tuan rumah untuk membalikkan keadaan.
CDB yang maju sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Eksekusi penaltinya yang tenang dan akurat sukses mengecoh kiper Arema FC dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan dramatis Bhayangkara FC atas Arema FC. Meski sempat tertinggal, The Guardian mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk melakukan comeback.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling penuh drama. Mulai dari gol di injury time, dua kartu merah yang diterima Arema FC, hingga comeback dramatis Bhayangkara FC yang memastikan kemenangan 2-1 di akhir pertandingan.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.