BLITAR - Bhayangkara Presisi FC kembali menunjukkan performa impresif di kompetisi BRI Super League setelah menaklukkan Arema FC dengan skor tipis 2-1. Kemenangan dramatis ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Bhayangkara Presisi FC dan membuat posisi mereka melesat ke papan atas klasemen sementara.
Sejak awal pertandingan, duel Bhayangkara Presisi FC vs Arema FC berlangsung sengit. Kedua tim menurunkan komposisi pemain yang hampir sama seperti laga sebelumnya. Bhayangkara Presisi FC bahkan tetap mempertahankan sebelas pemain terbaik yang sebelumnya menjadi starter saat menghadapi Dewa United.
Di kubu Arema FC juga tidak banyak perubahan. Hanya satu pemain yang diganti dalam susunan awal, yakni Munoz yang digantikan oleh Blade. Selebihnya, komposisi tim tetap sama dengan harapan menjaga stabilitas permainan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung itu langsung berjalan terbuka sejak menit awal. Arema FC yang mengenakan jersey merah mencoba menekan lebih dulu, sementara Bhayangkara Presisi FC tampil dengan jersey putih dan mengandalkan serangan cepat.
Gol pertama dalam laga ini justru lahir dari Arema FC. Penyerang asing mereka, Jo Vinicius, berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah bola hasil crossing sempat ditepis oleh kiper Bhayangkara, Awan Seto.
Bola liar yang jatuh di depan gawang langsung disambar Jo Vinicius tanpa ampun. Tendangan kerasnya tidak mampu dihentikan pertahanan Bhayangkara Presisi FC dan membawa Arema FC unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi gol ke-11 Jo Vinicius di BRI Super League musim ini. Keunggulan itu membuat Arema FC semakin percaya diri untuk mengontrol permainan.
Namun Bhayangkara Presisi FC tidak tinggal diam. Tim asuhan pelatih mereka segera meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya itu akhirnya membuahkan hasil. Melalui skema sepak pojok, Bhayangkara Presisi FC berhasil menyamakan kedudukan. Sundulan keras Privat Mbarga sukses menjebol gawang Arema FC setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan lawan.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka. Kedua tim saling menekan untuk mencari gol tambahan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara Presisi FC semakin agresif. Tekanan yang terus mereka lakukan akhirnya berbuah manis setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran di dalam kotak penalti.
Baca Juga: Cara Pemuda Dusun Termas di Blitar Pertahankan Ronda Sahur Pakai Kentongan
Musa Sidibe yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Ia melepaskan tendangan penalti yang tenang dan terarah sehingga membuat kiper Arema FC tidak mampu mengantisipasi bola.
Gol tersebut membawa Bhayangkara Presisi FC berbalik unggul 2-1. Eksekusi dingin Musa Sidibe bahkan digambarkan seperti udara malam di Kota Bandar Lampung yang sejuk.
Gol ini juga menjadi catatan impresif bagi Musa Sidibe. Sepanjang putaran kedua kompetisi, ia telah mengoleksi enam gol untuk Bhayangkara Presisi FC dan menjadi salah satu pemain kunci tim.
Setelah unggul, Bhayangkara Presisi FC mencoba menjaga ritme permainan. Mereka lebih banyak mengontrol bola dan memperkuat lini pertahanan agar tidak kebobolan.
Sementara itu, Arema FC berusaha keras mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun solidnya pertahanan Bhayangkara Presisi FC membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Bhayangkara Presisi FC.
Hasil ini memperpanjang tren positif Bhayangkara Presisi FC di BRI Super League. Lima kemenangan beruntun membuat mereka kini naik ke peringkat keenam klasemen sementara.
Posisi tersebut sekaligus memberi tekanan kepada sejumlah tim papan atas seperti Persita Tangerang, Malut United, Persis Solo, Borneo FC, hingga Persib Bandung yang berada di atas mereka.
Jika mampu mempertahankan performa ini, Bhayangkara Presisi FC berpeluang besar terus merangsek naik di klasemen dan menjadi pesaing serius dalam perebutan posisi terbaik musim ini.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.