Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gempa di Skuad Persebaya Surabaya: Bernardo Tavares Isyaratkan Coret 4 Bintang, Bruno Moreira Hingga Ernando Ari Jadi Korban?

Saifullah Muhammad Jafar • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:20 WIB

Sinyal perombakan Persebaya Surabaya makin kuat! Bernardo Tavares siap coret 4 pemain bintang termasuk Bruno Moreira & Ernando Ari. Cek info
Sinyal perombakan Persebaya Surabaya makin kuat! Bernardo Tavares siap coret 4 pemain bintang termasuk Bruno Moreira & Ernando Ari. Cek info
BLITAR - Atmosfer di internal Persebaya Surabaya mendadak memanas pasca kekalahan memalukan 1-5 dari Borneo FC. Pelatih kepala, Bernardo Tavares, secara terbuka melontarkan pernyataan mengejutkan yang mengisyaratkan adanya ketidakcocokan antara sejumlah pemain lama dengan strategi yang sedang ia bangun. Sinyal "bersih-bersih" skuad ini pun langsung memicu spekulasi liar di kalangan Bonek dan Bonita terkait masa depan para pemain bintang mereka.

Kondisi Persebaya Surabaya saat ini sedang berada di titik nadir setelah dihancurkan di Samarinda. Tavares menilai beberapa pilar Green Force tidak mampu menjalankan skema permainan cepat dan efektif yang ia inginkan. Aliran bola yang seringkali macet di lini tengah dan kerapuhan di sektor pertahanan menjadi alasan kuat bagi sang nakhoda asal Portugal tersebut untuk melakukan evaluasi total pada komposisi pemain musim depan.

Kekalahan telak tersebut seolah menjadi pintu pembuka bagi manajemen Persebaya Surabaya untuk melakukan perombakan besar-besaran. Apalagi, Presiden Klub kabarnya telah memasang target ambisius yakni menjadi juara pada musim 2026-2027. Untuk mencapai target tersebut, manajemen diprediksi akan mendatangkan pemain-pemain baru dengan kualitas Grade A dan memangkas nama-nama lama yang dianggap tidak memberikan kontribusi maksimal sepanjang musim ini.

Baca Juga: Bhayangkara Presisi Indonesia FC Libas Arema FC, Catat Rekor 5 Kemenangan Beruntun dan Tembus Papan Atas!

Daftar Bintang yang Terancam Dicoret

Nama pertama yang secara mengejutkan masuk dalam radar evaluasi adalah Bruno Moreira. Meski menjadi ikon sayap dan memiliki torehan gol yang hampir menyamai legenda David Da Silva, gaya bermain Bruno dinilai terlalu lama menggiring bola. Hal ini dianggap menghambat skema serangan balik cepat ala Tavares. Walaupun kontraknya masih tersisa hingga akhir 2026, bukan tidak mungkin kebersamaan Bruno dengan Bajul Ijo akan berakhir lebih cepat demi efektivitas taktik.

Selain Bruno, posisi bek kanan yang ditempati Koko Ari Araya juga berada di ujung tanduk. Penampilannya musim ini dianggap menurun drastis dan seringkali menjadi titik lemah saat menggantikan Arif Catur Pamungkas. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Koko Ari kemungkinan besar akan dipulangkan ke Madura United pada bursa transfer mendatang. Sektor pertahanan kanan memang menjadi lubang besar yang paling sering dieksploitasi oleh lawan selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Diumumkan, Elkan Baggott Kembali Dipanggil Setelah Hampir 2 Tahun Absen

Masa Depan Ernando Ari dan Francisco Rivera di Ujung Tanduk

Spekulasi yang paling mengguncang Bonek Mania adalah kabar mengenai kemungkinan hengkangnya Ernando Ari. Kiper langganan Timnas Indonesia era John Hertman ini memang memiliki nama besar, namun kontraknya yang akan berakhir musim ini membuat posisinya rawan. Tavares dikabarkan menginginkan sosok penjaga gawang yang memiliki konsistensi sempurna dalam menjaga gawang, terutama setelah gawang Nando diberondong lima gol oleh Borneo FC.

Tak hanya di sektor kiper, Francisco Rivera yang selama ini dijuluki otak permainan di lini tengah pun tak luput dari ancaman pencoretan. Kendati memiliki visi bermain dan umpan-umpan akurat, Rivera dinilai kurang memiliki agresivitas yang diinginkan Tavares dalam transisi bertahan ke menyerang. Dengan kontrak yang juga akan segera kedaluwarsa, masa depan pemain asal Meksiko ini di Surabaya masih menjadi teka-teki besar.

Rencana perombakan total ini merupakan proyek besar yang paling berisiko sekaligus menjanjikan dalam sejarah modern klub. Keputusan final kini berada di tangan manajemen dan tim pelatih. Akankah Persebaya benar-benar melakukan "cuci gudang" total atau tetap mempertahankan tulang punggung tim lama? Yang pasti, perubahan adalah keharusan jika target juara musim 2026-2027 ingin diwujudkan menjadi kenyataan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#bursa transfer liga 1 #Bernardo Tavares #Bruno Moreira #ernando ari #persebaya surabaya