Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ambisi Juara Persebaya Surabaya: Ernando Ari Incar Gelar Super League 2026, Tapi Mengapa Bomber Baru Bruno Paraiba Justru 'Tenggelam'?

Saifullah Muhammad Jafar • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:30 WIB

Cek ambisi juara Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya! Simak juga sorotan tajam bomber baru Bruno Paraiba yang minim menit bermain di Supe
Cek ambisi juara Ernando Ari bersama Persebaya Surabaya! Simak juga sorotan tajam bomber baru Bruno Paraiba yang minim menit bermain di Supe
BLITAR - Asa tinggi tengah diusung oleh skuad Persebaya Surabaya dalam mengarungi sisa kompetisi Super League 2025-2026. Penjaga gawang andalan Green Force, Ernando Ari, secara terbuka menegaskan ambisinya untuk membawa trofi juara ke Kota Pahlawan pada akhir musim nanti. Kiper asal Semarang ini berkomitmen untuk tampil habis-habisan demi membalas kepercayaan Bonek yang selalu memberikan dukungan luar biasa.

Target juara yang dipatok oleh Ernando Ari untuk Persebaya Surabaya bukannya tanpa alasan. Kiper yang akrab disapa Nando ini baru saja mencatatkan tonggak sejarah dengan melakoni pertandingan ke-100 bersama tim kebanggaan warga Surabaya tersebut. Sejak debutnya pada September 2021 melawan Borneo FC, Nando telah bertransformasi menjadi pilar tak tergantikan dengan catatan mentereng 32 clean sheet dari 100 laga yang telah dilaluinya.

"Saya tentu ingin membawa Persebaya Surabaya menjadi juara. Secara pribadi, ambisi saya adalah selalu tampil maksimal di setiap pertandingan, lalu memberikan kontribusi terbaik demi meraih gelar," ujar Nando dengan nada optimis. Meski persaingan di papan atas sangat sengit melawan tim-tim kuat seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta, Nando yakin konsistensi adalah kunci bagi Green Force untuk tetap berada di jalur juara.

Baca Juga: Pedro Acosta Dirumorkan Pindah ke Pertamina VR46, Bisa Pakai Ducati Desmosedici Terbaru, Akankah Kariernya Meledak di MotoGP?

Ironi Bomber Baru yang Minim Menit Bermain

Namun, di balik optimisme Ernando Ari, terselip sorotan tajam dari Bonek Mania mengenai performa lini depan, khususnya terkait nasib pemain baru di putaran kedua. Ironisnya, nama Bruno Paraiba masuk dalam daftar pemain "miskin" menit bermain. Padahal, kedatangan penyerang asal Brasil ini diharapkan mampu menjadi mesin gol instan bagi Persebaya Surabaya.

Data menunjukkan bahwa Bruno Paraiba sejauh ini baru mencatatkan 19 menit bermain di lapangan. Angka ini tentu sangat kontras dengan ekspektasi besar yang dibebankan padanya saat bursa transfer paruh musim lalu. Minimnya jam terbang Bruno memicu tanda tanya besar; apakah ini masalah adaptasi taktik, kebugaran, ataukah ia kesulitan menembus skema utama tim pelatih?

Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Diumumkan, Elkan Baggott Kembali Dipanggil Setelah Hampir 2 Tahun Absen

Fenomena Pemain Baru yang 'Tenggelam' di Super League

Nasib kurang beruntung Bruno Paraiba ternyata juga dialami oleh banyak rekrutan anyar di klub besar lainnya. Fenomena pemain baru yang "tenggelam" ini menjadi tren unik di Super League musim ini. Sebut saja Kodai Tanaka di Dewa United dan kiper Cyrus Margono di Persija Jakarta yang bahkan belum mencicipi satu menit pun waktu bermain sejak didatangkan.

Persija juga memiliki nama-nama tenar seperti Shayne Pattynama yang baru mengoleksi 35 menit bermain, serta Mauro Zijlstra dan Pablo Ricardo yang masih menunggu kesempatan lebih besar. Di kubu Persib Bandung pun demikian; pemain internasional seperti Layvin Kurzawa dan Sergio Castel masih kesulitan mendapatkan peran signifikan di tim utama asuhan Bojan Hodak.

Baca Juga: TMMD Ke-127 Kodim 0808/Blitar di Desa Krisik-Gandusari Blitar Resmi Ditutup, Masyarakat Rasakan Manfaatnya

Menanti Pembuktian di Sisa Kompetisi

Super League 2025-2026 masih menyisakan laga-laga krusial sebelum musim berakhir. Bagi Persebaya Surabaya, konsistensi Ernando Ari di bawah mistar gawang harus dibarengi dengan bangkitnya daya gedor di lini depan. Bruno Paraiba harus segera membuktikan kualitasnya jika tidak ingin dicap sebagai rekrutan gagal di akhir musim nanti.

Bagi suporter di Jawa Timur, termasuk yang berada di Blitar, perkembangan skuad Green Force akan terus menjadi perhatian utama. Harapannya, integrasi antara pemain lama dan pemain baru dapat segera terjalin solid demi mewujudkan ambisi Ernando Ari mengangkat trofi juara di akhir musim 2026 nanti.

Editor : Anggi Septian A.P.
#persebaya surabaya 1-2 barito putera #Ernando Ali #bursa transfer liga 1 #Super League 2026 #Bruno Paraiba Persebaya