Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rapor Merah Persebaya Surabaya: 5 Pemain Paling Jarang Dimainkan Bernardo Tavares, Ada yang Cuma Tampil 1 Menit!

Saifullah Muhammad Jafar • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:35 WIB

Statistik mengejutkan Persebaya Surabaya: 5 pemain ini jarang dimainkan Bernardo Tavares. Siapa saja yang terancam dicoret? Cek selengkapnya di sini!
Statistik mengejutkan Persebaya Surabaya: 5 pemain ini jarang dimainkan Bernardo Tavares. Siapa saja yang terancam dicoret? Cek selengkapnya di sini!
BLITAR - Evaluasi besar-besaran tengah membayangi skuad Persebaya Surabaya setelah menutup rangkaian pertandingan hingga pekan ke-25 Super League 2025-2026. Di bawah asuhan pelatih Bernardo Tavares, muncul statistik menarik sekaligus mengejutkan mengenai distribusi menit bermain para pemain Green Force. Beberapa nama yang rutin menghiasi daftar susunan pemain justru tercatat memiliki waktu tampil yang sangat minim, bahkan ada yang tidak sampai lima menit di lapangan.

Kondisi internal Persebaya Surabaya ini mencuat ke publik di tengah performa tim yang masih belum stabil menjelang perayaan Idul Fitri 2026. Dalam lima laga terakhir, tim kebanggaan warga Surabaya ini hanya mampu mengumpulkan empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu imbang, dan tiga kali menelan kekalahan. Catatan negatif ini memicu Bernardo Tavares untuk melakukan analisis mendalam terhadap komposisi tim dan potensi perombakan pemain guna mendongkrak posisi klasemen.

"Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi," tegas Bernardo Tavares terkait performa Persebaya Surabaya. Pernyataan sang juru taktik asal Portugal tersebut seolah menjadi sinyal bahwa pemain dengan kontribusi minim atau yang jarang mendapatkan kesempatan bisa saja terdepak atau dicoret dari rencana musim depan jika tidak segera membuktikan kualitasnya di sisa kompetisi.

Baca Juga: Pedro Acosta Dirumorkan Pindah ke Pertamina VR46, Bisa Pakai Ducati Desmosedici Terbaru, Akankah Kariernya Meledak di MotoGP?

Daftar Pemain dengan Menit Bermain Tersedikit

Berdasarkan data statistik yang dihimpun, Aleandro Maulana menjadi pemain dengan menit bermain paling rendah di skuad Green Force. Gelandang muda berusia 18 tahun jebolan Elite Pro Academy ini tercatat tiga kali masuk daftar susunan pemain, namun hanya pernah mencicipi rumput lapangan selama satu menit. Meskipun minim, faktor usia dan tahap adaptasi menjadi alasan logis mengapa pemain muda ini belum mendapatkan porsi besar di tim utama.

Kejutan besar justru datang dari sosok senior, Octavianus Fernando. Pemain sayap berusia 32 tahun ini telah 25 kali masuk dalam daftar susunan pemain, namun secara ironis hanya sekali dimainkan dengan durasi total tiga menit. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di sektor sayap dan tingginya standar yang ditetapkan pelatih untuk bisa menembus starting eleven.

Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia FIFA Series 2026 Diumumkan, Elkan Baggott Kembali Dipanggil Setelah Hampir 2 Tahun Absen

Nasib Pemain Asing dan Lini Pertahanan

Striker asing asal Brasil, Bruno Paraiba, juga masuk dalam daftar pemain dengan menit bermain terbatas. Sejak bergabung pada paruh musim, striker berusia 31 tahun ini baru mencatatkan 43 menit bermain dari dua laga. Meski sudah menyumbangkan satu gol, kendala cedera ligamen disinyalir menjadi penghambat utama proses adaptasi Bruno untuk bisa tampil reguler sebagai ujung tombak serangan.

Di sektor pertahanan, nama Randy May menjadi sorotan. Bek tengah berusia 25 tahun ini sebenarnya sudah enam kali tampil, namun total menit bermainnya hanya menyentuh angka 90 menit. Padahal, Randy sudah 18 kali masuk dalam bangku cadangan. Setali tiga uang, gelandang muda Iksan Baihaqi juga mencatatkan waktu bermain yang sama, yakni 90 menit dari lima kali penampilan sebagai pemain pengganti.

Baca Juga: TMMD Ke-127 Kodim 0808/Blitar di Desa Krisik-Gandusari Blitar Resmi Ditutup, Masyarakat Rasakan Manfaatnya

Momentum Pembuktian di Sisa Musim

Ketimpangan distribusi menit bermain di skuad Green Force ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen. Para pemain yang selama ini lebih sering duduk di bangku cadangan dituntut untuk menunjukkan kerja keras ekstra di sesi latihan. Sisa kompetisi musim 2025-2026 akan menjadi panggung pertaruhan; apakah mereka mampu menciptakan kejutan dan merebut kepercayaan Tavares, atau justru harus rela angkat kaki dari Surabaya.

Bagi suporter setia di Jawa Timur, termasuk yang berada di Blitar, perubahan komposisi ini diharapkan mampu membawa angin segar. Momentum menjelang akhir musim harus dimanfaatkan dengan maksimal agar Persebaya bisa kembali ke jalur kemenangan dan mengakhiri kompetisi dengan raihan yang lebih membanggakan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Statistik Pemain Green Force #bursa transfer persebaya #Bernardo Tavares #liga 1 indonesia #persebaya surabay