BLITAR – Babak reguler kompetisi bola voli kasta tertinggi tanah air telah usai. Kini, mata seluruh pecinta voli nasional tertuju pada jadwal Final Four Proliga 2026 yang akan segera bergulir. Persaingan dipastikan akan semakin memanas mengingat babak empat besar ini akan menentukan siapa yang berhak memperebutkan takhta juara di sektor putra maupun putri.
Berdasarkan klasemen akhir yang baru saja dirilis, empat tim putra yang memastikan diri lolos ke babak Final Four adalah Jakarta Lavani sebagai pemuncak klasemen, disusul Jakarta Bhayangkara Presisi, Surabaya Samator, dan tim kejutan Jakarta Garuda Jaya. Sementara itu, Medan Falcon Tirta Bagasasi harus mengubur mimpinya setelah dipastikan gugur dari persaingan sektor putra.
Dominasi Gresik Petrokimia dan Persaingan Top Skor Putri
Di sektor putri, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tampil digdaya dengan memuncaki klasemen akhir lewat raihan 29 poin. Tim asuhan Gresik ini dibuntuti oleh Jakarta Pertamina Enduro dengan 24 poin, Jakarta Electric PLN 21 poin, dan Jakarta POPSIVO Polwan yang mengamankan slot terakhir dengan 20 poin. Tiga tim yakni Jakarta Livin Mandiri, Bandung BJB Tandamata, dan Medan Falcon terpaksa harus pulang lebih awal.
Peta kekuatan di Final Four juga tercermin dari daftar top skor sementara. Bintang Jakarta Electric PLN, Nirman Ozsoy, masih menjadi momok menakutkan bagi lawan dengan koleksi 280 poin. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada bintang voli kebanggaan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. Penggawa Jakarta Pertamina Enduro ini berada di urutan kesembilan dengan 177 poin dan diprediksi akan menunjukkan performa terbaiknya di babak penentuan.
Rama Faza Fauzan Pimpin Top Skor Putra
Beralih ke sektor putra, persaingan individu tak kalah sengit. Spiker andalan Surabaya Samator, Rama Faza Fauzan, sukses memimpin daftar pencetak poin terbanyak dengan 135 poin. Ia mengungguli Fahri Septian (115 poin) dan Taylor Sander dari Jakarta Lavani (111 poin). Ketajaman Rama Faza akan menjadi tumpuan bagi Surabaya Samator untuk menghadapi gempuran tim bertabur bintang seperti Jakarta Bhayangkara Presisi yang diperkuat Arjuna Mahendra dan Rendy Tamamilang.
Pertarungan di babak Final Four nanti diprediksi akan sangat berimbang. Setiap tim akan bertemu satu sama lain dengan sistem dua putaran. Hasil dari putaran reguler pekan ke-8 sebelumnya menunjukkan performa impresif dari Jakarta POPSIVO Polwan yang melumat Medan Falcon 3-0, serta kemenangan telak Gresik Petrokimia atas Jakarta Pertamina Enduro dengan skor serupa.
Format Baru Best of Three dan Lokasi Pertandingan
Ada yang berbeda dengan format Final Four Proliga 2026 kali ini. Pihak penyelenggara menerapkan sistem kompetisi yang lebih menantang. Tim peringkat kesatu dan kedua dari klasemen Final Four akan melaju ke babak Grand Final, sementara peringkat ketiga dan keempat akan memperebutkan posisi juara ketiga.
Kejutan terbesar terletak pada format Grand Final yang kini menggunakan sistem Best of Three. Jika sebelumnya juara ditentukan hanya lewat satu pertandingan final, kini partai puncak bisa digelar maksimal tiga kali. Tim yang berhasil meraih dua kemenangan terlebih dahulu akan langsung dinobatkan sebagai juara tanpa perlu memainkan pertandingan ketiga. Format ini diadopsi untuk meningkatkan sportivitas dan memberikan tontonan yang lebih panjang bagi penggemar.
Jadwal Tour de Central Java: Surabaya, Semarang, dan Solo
Jadwal Final Four Proliga 2026 akan menyambangi tiga kota besar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pekan pertama akan digelar di Surabaya pada 3-5 April 2026. Antusiasme warga Surabaya diprediksi akan meledak, mengingat Surabaya Samator dan Jakarta Pertamina Enduro memiliki basis massa yang besar di sana.
Setelah dari Surabaya, rombongan atlet voli terbaik tanah air akan bergeser ke Semarang untuk menjalani pekan kedua pada 10-12 April 2026. Sebagai penutup babak empat besar, pekan ketiga akan diselenggarakan di Solo pada 17-19 April 2026. Dengan jadwal yang sangat padat dan format pertandingan yang ketat, ketahanan fisik dan kedalaman skuad akan menjadi kunci bagi setiap tim untuk bisa menembus partai puncak. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.