Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Timnas Indonesia FIFA Series 2026: Debut John Herdman, Peluang Salip Malaysia di Ranking FIFA hingga Spekulasi Tiket Piala Dunia Jika Iran Mundur

Divka Vance Yandriana • Jumat, 13 Maret 2026 | 18:00 WIB

Timnas Indonesia FIFA Series 2026 jadi debut John Herdman, peluang salip Malaysia di ranking FIFA hingga spekulasi tiket Piala Dunia.
Timnas Indonesia FIFA Series 2026 jadi debut John Herdman, peluang salip Malaysia di ranking FIFA hingga spekulasi tiket Piala Dunia.

JAKARTATimnas Indonesia FIFA Series 2026 menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Turnamen mini internasional yang digelar pada 27–30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tidak hanya menjadi ajang uji coba biasa, tetapi juga panggung debut pelatih baru John Herdman bersama skuad Garuda.

Selain itu, Timnas Indonesia FIFA Series 2026 juga membawa sejumlah misi penting. Mulai dari menguji komposisi pemain baru, memperbaiki posisi di ranking FIFA, hingga membuka peluang menyalip rival Asia Tenggara, Malaysia.

Di tengah momentum tersebut, muncul pula spekulasi besar di sepak bola dunia setelah Iran dikabarkan mempertimbangkan mundur dari Piala Dunia 2026. Kondisi ini membuat beberapa pihak mulai menyoroti kemungkinan perubahan komposisi peserta dari zona Asia, termasuk peluang bagi negara yang berada dekat jalur kualifikasi.

Baca Juga: Kedai Kopi di Kota Blitar Ini Hadirkan Sentuhan Vintage dan Chinese

Debut Pelatih Baru John Herdman

FIFA Series 2026 akan menjadi debut resmi John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut memanggil 41 pemain untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus seleksi akhir sebelum turnamen dimulai.

Skuad sementara ini memperlihatkan kombinasi pemain diaspora yang berkarier di luar negeri dan pemain yang tampil di kompetisi domestik. Sejumlah nama seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans, hingga Adrian Wibowo masuk dalam daftar penyerang.

Sementara dari Liga Indonesia terdapat Mauro Zilstra, Hoki Karaka, Yakob Sayuri, Beckham Putra, hingga Stefano Lilipaly.

Baca Juga: Tawarkan Konsep Syariah, Ada Empat Tipe Pilihan Kamar di Hotel Minimalis Kota Blitar Ini

Komposisi tersebut menunjukkan upaya Herdman menjaga keseimbangan pengalaman internasional dan pemain yang rutin bermain di kompetisi lokal.

Namun di sisi lain, beberapa pemain penting dipastikan absen. Thom Haye dan Shayne Pattynama harus menjalani skorsing, sementara Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam absen karena cedera.

Meski demikian, kedalaman skuad Garuda tetap dianggap cukup kuat dengan hadirnya pemain berpengalaman seperti Kevin Diks, Sandy Walsh, Jordi Amat, Rizky Ridho, hingga Joey Pelupessy.

Baca Juga: Persib Bandung Siap Permalukan Borneo FC di Samarinda, Bojan Hodak Bocorkan Rahasia Rekor Ramadan demi Kejar Hat-trick Juara

Ketajaman Striker Jadi Sorotan

Salah satu perhatian utama menjelang Timnas Indonesia FIFA Series 2026 adalah performa lini depan. Beberapa penyerang yang dipanggil belum menunjukkan statistik yang meyakinkan bersama klub masing-masing musim ini.

Ole Romeny misalnya, belum mencetak gol dari 16 pertandingan bersama Oxford United di kasta kedua Liga Inggris. Mauro Zilstra juga belum mencatatkan gol sejak bergabung dengan Persija Jakarta.

Ramadan Sananta mencetak empat gol dari 23 laga di Malaysia, sementara Hoki Karaka mencatat empat gol dan satu assist bersama Persita Tangerang.

Situasi ini membuat produktivitas penyerang tengah menjadi tanda tanya.

Namun di sektor sayap justru terlihat lebih menjanjikan. Yakob Sayuri tampil cukup tajam dengan enam gol dan tiga assist bersama Malut United. Stefano Lilipaly juga menunjukkan konsistensi dengan dua gol dan enam assist bersama Dewa United.

Performa pemain sayap ini diharapkan mampu menjadi alternatif serangan jika striker tengah belum menemukan ketajamannya.

Peluang Salip Malaysia di Ranking FIFA

Turnamen ini juga sangat penting bagi posisi Indonesia di ranking dunia. Saat ini, timnas Indonesia menempati peringkat 122 dunia dengan 1144,73 poin.

Posisi tersebut hanya terpaut tipis dari Malaysia yang berada di peringkat 121 dengan 1145,89 poin.

Jika Indonesia mampu meraih kemenangan dalam Timnas Indonesia FIFA Series 2026, skuad Garuda berpotensi memperoleh tambahan sekitar 10,16 poin. Total poin itu bisa membawa Indonesia naik hingga empat peringkat ke posisi 118 dunia.

Selain Malaysia, Indonesia juga berpeluang menyalip beberapa negara lain seperti Sierra Leone, Korea Utara, dan Namibia.

Selisih poin yang sangat tipis membuat setiap pertandingan internasional kini memiliki dampak besar terhadap posisi ranking FIFA.

Tantangan Lawan dari Tiga Konfederasi

Dalam turnamen ini, Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada pertandingan pertama. Sementara laga lain mempertemukan Bulgaria dengan Kepulauan Solomon.

Format turnamen mempertemukan pemenang kedua laga di partai final, sementara tim yang kalah akan bermain memperebutkan posisi ketiga.

Gelandang Marc Klok yang pernah bermain di Liga Bulgaria mengingatkan bahwa tim Eropa Timur tersebut memiliki karakter permainan yang kuat secara fisik.

Menurutnya, pemain Bulgaria cenderung memiliki postur tinggi dan memainkan gaya direct football yang mengandalkan umpan panjang serta duel udara.

Sorotan FIFA dan Spekulasi Piala Dunia

Di tengah persiapan tersebut, Indonesia juga mendapat sorotan dari Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia memuji perkembangan sepak bola Indonesia, terutama pembangunan National Training Center di Ibu Kota Nusantara.

Sorotan ini muncul bersamaan dengan spekulasi mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 karena situasi keamanan dalam negeri.

Jika benar terjadi, FIFA harus mencari pengganti dari konfederasi Asia. Namun secara regulasi, peluang terbesar dimiliki negara yang paling dekat dengan jalur kualifikasi.

Meski peluang Indonesia masih kecil, fakta bahwa nama Garuda mulai muncul dalam diskusi sepak bola global menunjukkan perubahan citra yang signifikan.

Dengan momentum Timnas Indonesia FIFA Series 2026, skuad Garuda memiliki kesempatan penting untuk membuktikan bahwa perkembangan sepak bola nasional mulai diperhitungkan di panggung internasional.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Timnas Indonesia #timnas #piala dunia